Benar deh aku juga setuju mbak. Anindya 12 bulan juga ga merangkak mbak, dan maunya langsung berjalan aja, oh ya anindya juga sudah ada bakat seninya tuh dari umur 8 bulan suka mengangguk2anggukan kepala (mata da alis ikut turun naik) serta tangan dan badannya ikut goyang-goyang klo dengar musik baik lagu anak2 maupun lagu dewasa lho. Oh ya aku juga dulu menurut ibuku ga merangkak juga dan dari kecil sampai besar aku suka menari, ikut sanggar dan suka ikut lomba, dan juga dari SD sampai SMA alhamdulillah selalu juara 1 or 2 di kelas bahkan di SMP n SMA juara sesekolahan lho. Jadi menurutku tahap-tahap perkembangan fisik bayi tuh berbeda-beda ga bisa disamakan meskipun saudara satu kandungpung sering juga berbeda. Setiap bayi adalah individu dengan pikirannya sendiri yang memiliki proritasnya sendiri tentang bagaimana ia berkembang! Aku baca di salah satu buku karangan Kyra Karmilloff dan Annette Karmillof-Smith bahwa : menurut penelitian para peneliti2 bahwa posisi merangkak terjadi tidak sengaja, yaitu ketika si kecil proses tidak sengaja yang terjatuh ketika sedang duduk, sehingga dikatakan proses kesalahan yang tidak sengaja dan berakibat baik. Merangkak merupakan bentuk keinginan si kecil untuk dapat berpindah. jadi bayi yang tidak merangkak kemungkinan sudah menemukan cara sendiri untuk berpindah tempat seperti menyeret pantatnya, atau berjalan seperti beruang ataupun merayap. Jiwa seni, kepandaian dasarnya juga bisa karena kebiasaan, bakat dan pastinya dari keturunan genetik juga.
Salam; Mama Anindya ----- Original Message ----- From: Putu Prapti Utami To: [email protected] Sent: Monday, June 11, 2007 1:53 AM Subject: Re: [parentsguide] Therapi agar mau merangkak dan efeknya bayi yg tidak merangkak?? Sepertinya teori tidak merangkak dengan tidak adanya jiwa seni agak meragukan deh, anakku ke-2nya tidak ada yang merangkak, mereka hanya merayap/melata, juga anak ke-3 usianya 10 bulan, juga merayap. Anak 1, tulisannya bagus (menulis halus dapat pujian dari gurunya bahwa tulisanya bagus dan memang nilainya bagus, bukan menyombongkan lho, hanya mau menyampaikan bahwa ttg teori relevansi antara merangkak + tulisan + jiwa seni dan fakta-nya), sementara anak ke-2, seneng menari dan banyak prestasi (juara lomba-lomba menari) dari seni tari, hmmm jadi kayanya sih ndak relevan kalo anak tidak merangkak itu efeknya tidak pandai menulis dan tidak berjiwa seni. Krn aku lihat fakta ke-2 kakaknya tidak merangkak dan so far fine-fine aja, jadi untuk anak ke-3 Ryuki tidak aku paksakan belajar merangkak, kalo bisa-nya hanya merayap ya nggak apa-apa lah...tiap anak beda-beda, aku denger juga ada yang ngesot, langsung jalan, aku sendiri dulu waktu bayi malahan ndak pake merangkak or merayap langsung jalan, tapi jiwa seni banget hehehhe seneng menari Bali maksudnya, cinta banget soalnya sama budaya Bali. Mungkin teori tsb bisa dibenarkan jika sudah melalui survey+angket+kuesioner yang banyak. Regard's Putu Prapti Utami [EMAIL PROTECTED] or [EMAIL PROTECTED] http://gokusukmaryuki.multiply.com ----- Original Message ----- From: rini pramono To: [email protected] Sent: Monday, June 11, 2007 3:08 PM Subject: Re: [parentsguide] Therapi agar mau merangkak dan efeknya bayi yg tidak merangkak?? Wah, mungkin bukannya tidak bisa merangkak, tapi belum bisa merangkak. Pertumbuhan setiap bayi/anak kan berbeda-beda. Hihihi...aku malah baru denger, kalo ada hubungan antara merangkak dengan jiwa seni serta tulisan tangan. Yang aku tau malah, merangkak itu adalah tahap kemampuan anak yang kalau terlewat, tidak papa. Aku sendiri waktu kecil melewati tahap itu, tapi tulisan tangan saya lumayan bagus (ehm) dan bisa main piano dan nyanyi dengan baik....hehehe....kalo menulis terlalu lama, aku juga cape persendian, tapi mungkin karena sudah berumur kali ya....hehehe.... Maaf kalau tidak membantu rini - ibunya raissa + kyran yonomadani <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear All Mom and Pop Ini sharing saya yang ke 3, khaira putri saya umur 9 bulan, dia tidak merangkak tapi merayap seperti abri, lucu juga sebenernya sech. Kemarn saya sempet ngobrol2 sama temen2, ktanya kalo tidak merangkak syaraf halus di tangan dan dengkul kurang bagus, hal ini memang saya pernah denger saat ikut suatu pelatihan bahwa anak yang tidak merangkak mayoritas tulisannya jelek dan kurang mempunyai jiwa seni. Hal ini memang saya alami sendiri, kata orang tua saya, saya waktu bayi tidak merangkak dan juga tidak merayap, maupun ngesot, duduk berdiri langsung jalan, dampaknya memang tulisan saya jelek dan merasa cape dipersendian apabila menulis kelamaan, tapi kalo olahraga maupun yang memerlukan tenaga besar tidak masalah. Mohon sharingnya bagi temen2 yang mengetahui hal ini : Bagaimana therapinya agar anak mau merangkak??? Apa ada efeknya jangka pendek maupun jangka panjang??? Terima kasih sebelumnya. Wassalam Ayah Khaira http://khairaku.multiply.com/ Recent Activity a.. 38New Members b.. 1New Photos Visit Your Group SPONSORED LINKS a.. Parenting b.. Parenting family c.. Family parenting d.. Parent guide e.. Hotel surabaya Sell Online Yahoo! makes it easy to start selling online. Y! GeoCities Be Vocal Publish your opi- nions with a blog. Yahoo! Groups Start a group in 3 easy steps. Connect with others. .

