Dear all,
Aku juga punya anakku perempuan sekarang umurnya 22 bulan juga tidak
mengalami masa merangkak, langsung bisa duduk - berdiri dan jalan. Saya sih ga
tau ada hubungan antara merangkak dengan tulis menulis dan jiwa seni, kebetulan
temenku seorang psikolog dan menurut dia merangkak itu penting untuk
keseimbangan badan saat kelak dia bisa berjalan dan berlari serta untuk melatih
otot tangannya. Kalau masa itu terlewat katanya sih gpp tapi saat dia sudah
bisa berjalan tetep aja diajarin merangkak sama kita, yaa sambil maen-maen aja
gitu!!!
Menurut cerita aku juga ga merangkak tapi tulisanku lumayan lah :) dan kalau
jiwa seni kaya'nya tergantung domisasi otak kanan atau kiri bukan ??
Kalo mau tetep ngalamin merangkak coba aja dateng ke klinik tumbuh kembang
anak , biasanya sih disuruh fisiotherapy dan diberi stimulan agar anak bisa
merangkak sendiri.
Itu aja sharing dari aku, moga2 bisa membantu.
Regards,
Mimi-nya Alifa
Fahmi Dyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Benar deh aku juga setuju mbak. Anindya 12 bulan juga ga merangkak
mbak, dan maunya langsung berjalan aja, oh ya anindya juga sudah ada bakat
seninya tuh dari umur 8 bulan suka mengangguk2anggukan kepala (mata da alis
ikut turun naik) serta tangan dan badannya ikut goyang-goyang klo dengar musik
baik lagu anak2 maupun lagu dewasa lho. Oh ya aku juga dulu menurut ibuku ga
merangkak juga dan dari kecil sampai besar aku suka menari, ikut sanggar dan
suka ikut lomba, dan juga dari SD sampai SMA alhamdulillah selalu juara 1 or 2
di kelas bahkan di SMP n SMA juara sesekolahan lho. Jadi menurutku tahap-tahap
perkembangan fisik bayi tuh berbeda-beda ga bisa disamakan meskipun saudara
satu kandungpung sering juga berbeda. Setiap bayi adalah individu dengan
pikirannya sendiri yang memiliki proritasnya sendiri tentang bagaimana ia
berkembang!
Aku baca di salah satu buku karangan Kyra Karmilloff dan Annette
Karmillof-Smith bahwa : menurut penelitian para peneliti2 bahwa posisi
merangkak terjadi tidak sengaja, yaitu ketika si kecil proses tidak sengaja
yang terjatuh ketika sedang duduk, sehingga dikatakan proses kesalahan yang
tidak sengaja dan berakibat baik. Merangkak merupakan bentuk keinginan si kecil
untuk dapat berpindah. jadi bayi yang tidak merangkak kemungkinan sudah
menemukan cara sendiri untuk berpindah tempat seperti menyeret pantatnya, atau
berjalan seperti beruang ataupun merayap.
Jiwa seni, kepandaian dasarnya juga bisa karena kebiasaan, bakat dan pastinya
dari keturunan genetik juga.
Salam;
Mama Anindya
----- Original Message -----
From: Putu Prapti Utami
To: [email protected]
Sent: Monday, June 11, 2007 1:53 AM
Subject: Re: [parentsguide] Therapi agar mau merangkak dan efeknya bayi yg
tidak merangkak??
Sepertinya teori tidak merangkak dengan tidak adanya jiwa seni agak
meragukan deh, anakku ke-2nya tidak ada yang merangkak, mereka hanya
merayap/melata, juga anak ke-3 usianya 10 bulan, juga merayap. Anak 1,
tulisannya bagus (menulis halus dapat pujian dari gurunya bahwa tulisanya bagus
dan memang nilainya bagus, bukan menyombongkan lho, hanya mau menyampaikan
bahwa ttg teori relevansi antara merangkak + tulisan + jiwa seni dan
fakta-nya), sementara anak ke-2, seneng menari dan banyak prestasi (juara
lomba-lomba menari) dari seni tari, hmmm jadi kayanya sih ndak relevan kalo
anak tidak merangkak itu efeknya tidak pandai menulis dan tidak berjiwa seni.
Krn aku lihat fakta ke-2 kakaknya tidak merangkak dan so far fine-fine aja,
jadi untuk anak ke-3 Ryuki tidak aku paksakan belajar merangkak, kalo bisa-nya
hanya merayap ya nggak apa-apa lah...tiap anak beda-beda, aku denger juga ada
yang ngesot, langsung jalan, aku sendiri dulu waktu bayi malahan ndak pake
merangkak or
merayap langsung jalan, tapi jiwa seni banget hehehhe seneng menari Bali
maksudnya, cinta banget soalnya sama budaya Bali. Mungkin teori tsb bisa
dibenarkan jika sudah melalui survey+angket+kuesioner yang banyak.
Regard's
Putu Prapti Utami
[EMAIL PROTECTED] or
[EMAIL PROTECTED]
http://gokusukmaryuki.multiply.com
----- Original Message -----
From: rini pramono
To: [email protected]
Sent: Monday, June 11, 2007 3:08 PM
Subject: Re: [parentsguide] Therapi agar mau merangkak dan efeknya bayi yg
tidak merangkak??
Wah, mungkin bukannya tidak bisa merangkak, tapi belum bisa merangkak.
Pertumbuhan setiap bayi/anak kan berbeda-beda.
Hihihi...aku malah baru denger, kalo ada hubungan antara merangkak dengan
jiwa seni serta tulisan tangan. Yang aku tau malah, merangkak itu adalah tahap
kemampuan anak yang kalau terlewat, tidak papa. Aku sendiri waktu kecil
melewati tahap itu, tapi tulisan tangan saya lumayan bagus (ehm) dan bisa main
piano dan nyanyi dengan baik....hehehe....kalo menulis terlalu lama, aku juga
cape persendian, tapi mungkin karena sudah berumur kali ya....hehehe....
Maaf kalau tidak membantu
rini - ibunya raissa + kyran
yonomadani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All Mom and Pop
Ini sharing saya yang ke 3, khaira putri saya umur 9 bulan, dia tidak
merangkak tapi merayap seperti abri, lucu juga sebenernya sech. Kemarn
saya sempet ngobrol2 sama temen2, ktanya kalo tidak merangkak syaraf
halus di tangan dan dengkul kurang bagus, hal ini memang saya pernah
denger saat ikut suatu pelatihan bahwa anak yang tidak merangkak
mayoritas tulisannya jelek dan kurang mempunyai jiwa seni. Hal ini
memang saya alami sendiri, kata orang tua saya, saya waktu bayi tidak
merangkak dan juga tidak merayap, maupun ngesot, duduk berdiri
langsung jalan, dampaknya memang tulisan saya jelek dan merasa cape
dipersendian apabila menulis kelamaan, tapi kalo olahraga maupun yang
memerlukan tenaga besar tidak masalah.
Mohon sharingnya bagi temen2 yang mengetahui hal ini :
Bagaimana therapinya agar anak mau merangkak???
Apa ada efeknya jangka pendek maupun jangka panjang???
Terima kasih sebelumnya.
Wassalam
Ayah Khaira
http://khairaku.multiply.com/
.
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!