Thanks all

Terima kasih tanggapan semuanya, saya sangat berterima kasih atas
sharing semuanya,  memang selama ini segalanya macem teori masih
banyak yang kontroversi  dengan kenyataan, sehingga banyak menimbulkan
 perbedaan pendapat diantara kita. Itulah fungsinya milist ini untuk
saling berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang perkembangan putra
putri kita, saya sangat terbantu maklum ini anak pertama saya, makanya
saya selalu minta sharing sama temen2 yang sudah berpengalaman
meskipun sering ke DSA juga. Karena saya kadang lebih percaya
pengalaman sebagai pembanding dari pada teori.  Yang pasti
perkembangan anak satu sama lain sangat berbeda, hal itu saya sadari,
sehingga saya dan istri tidak terlalu kawatir mengenai perkembangan
anak kami,mungkin ada faktor keturunan jug. Karena saya juga sudah
sering  melatih putri saya agar merangkak tapi sampe saat ini belum
mau, dia lebih enjoy   merayap. Terlepas dari kontroversi mengenai hal
ini, saya masih berharap anak saya bisa merangkak, dengan tidak
memaksa dia, khaira memang sering kami latih seperti yang diampaikan
mama jeje. Semenjak dia lahir saya sering berharap "kamu ntar kalo
bisa merangkak, jangan kaya ayah, ntar tulisannya jelek,hehehe,
ternyata harapannya meleset.....

Sedikit sharing dari temen saya, dampak yang mencolok anaknya yang
tidak merangkak pada kemampuan saraf dengkulnya, itu terlihat ketika
anaknya yang tidak merangkak agak terlambat  kemampuannya mengayuh
dibandingkan dengan anaknya yang merangkak. Mungkin itu juga tidak
benar 100% karena hanya dibandingkan dengan beberapa anak.       

Saya sendiri juga kurang setuju apabila anak yang tidak merangkak
kemampuan prestasinya agak kurang, krna saya sendiri dulu jadi andalan
di kelas,dan catatan saya aman ga ada yang minjem, krn tulisannya
saking jeleknya, hehehe,memang saya tidak punya rasa seni, seinget
saya, saya tidak pernah mendapat nilai 7 dibidang kesenian (kasihan
kan), dan apabila mengambil keputusan dikantor saat ini cenderung
jalan pintas tidak mau  ruwet2 dan bertele tele.  hehehe       

Saya sangat bersyukur meskipun khaira merayap, alhamdulillah kemampuan
daya tangkapnya sangat bagus, sharing ini sangat bermanfaat bagi saya
mudah2an bermanfaat juga bagi teman2 yang mempunyai permasalahan yang
sama. Sekali lagi saya sangat berterima kasih dan mohon maaf apabila
masalah ini menimbulkan kontroversi diantara teman2.Mohon maaf tidak
bisa menanggapi satu persatu.

Wassalam 


Ayah Khaira  

--- In [email protected], sari kailaku
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wah sempet deg2an lo denger tentang pengaruh gak merangkak ke masa
depan anak. Soalnya Deyka gak merangkak, sekarang lagi belajar jalan.
Tapi kt mertuaku, sepupunya Deyka juga ada yang gak merangkak.
Sekarang kelas 5 SD. Prestasinya di sekolah bagus, selalu juara 1 atau
2. Tapi, kata mertuaku, memang dia tetap merangkak, hanya saja
merangkaknya setelah bisa berdiri dan jalan. Jadi, gpp terlewat
merangkaknya, tapi perlu juga (barangkali yaa) anak diajak merangkak
nanti kalo sudah bisa jalan.
> Kemarin aku sempet baca juga di majalah, katanya merangkak bisa
membantu menyeimbangkan otak karena adanya gerakan koordinasi kanan
kiri (kaki dan tangan yang bergantian maju). Make sense juga sih...
Tapi kalo anaknya gak mau merangkak kan susah juga maksanya, la wong
Deyka itu boro-boro merangkak, merambat (maju/mundur di atas perut)
aja nggak.. Jadi aku sabar aja, ntar kalo udah agak gede, baru diajak
lomba merangkak sama ayahnya...hehehe...
> 
> rini pramono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
> Wah, mungkin bukannya tidak bisa merangkak, tapi belum bisa
merangkak. Pertumbuhan setiap bayi/anak kan berbeda-beda. 
>    
>   Hihihi...aku malah baru denger, kalo ada hubungan antara merangkak
dengan jiwa seni serta tulisan tangan. Yang aku tau malah, merangkak
itu adalah tahap kemampuan anak yang kalau terlewat, tidak papa. Aku
sendiri waktu kecil melewati tahap itu, tapi tulisan tangan saya
lumayan bagus (ehm) dan bisa main piano dan nyanyi dengan
baik....hehehe....kalo menulis terlalu lama, aku juga cape persendian,
tapi mungkin karena sudah berumur kali ya....hehehe....
>    
>   Maaf kalau tidak membantu
>    
>   rini - ibunya raissa + kyran
>    
>    
>   
> 
> yonomadani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>       Dear All Mom and Pop
> 
> Ini sharing saya yang ke 3, khaira putri saya umur 9 bulan, dia tidak
> merangkak tapi merayap seperti abri, lucu juga sebenernya sech. Kemarn
> saya sempet ngobrol2 sama temen2, ktanya kalo tidak merangkak syaraf
> halus di tangan dan dengkul kurang bagus, hal ini memang saya pernah
> denger saat ikut suatu pelatihan bahwa anak yang tidak merangkak
> mayoritas tulisannya jelek dan kurang mempunyai jiwa seni. Hal ini
> memang saya alami sendiri, kata orang tua saya, saya waktu bayi tidak
> merangkak dan juga tidak merayap, maupun ngesot, duduk berdiri
> langsung jalan, dampaknya memang tulisan saya jelek dan merasa cape
> dipersendian  apabila menulis kelamaan, tapi kalo olahraga maupun yang
> memerlukan tenaga besar tidak masalah.
> 
> Mohon sharingnya bagi temen2 yang mengetahui hal ini :
> Bagaimana therapinya agar anak mau merangkak???
> Apa ada efeknya jangka pendek maupun jangka panjang???
> 
> Terima kasih sebelumnya.
> 
> Wassalam 
> 
> Ayah Khaira
> http://khairaku.multiply.com/ 
> 
> 
> 
> 
>           
> 
> ---------------------------------
>   Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less,
sign up for your free account today.
>      
>                        
> 
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, not
web links.
>


Kirim email ke