Selamat ya mba sisca atas anugrah putrinya .. :)

Aku juga dulu pernah seperti itu, udah minum susu lama.. kanan kiri, sampai 
balik lagi ke kanan lagi trus kiri lagi, sampe2 ke2 PD sakit sekali, eh si 
Nathan nggak berhenti2 minta minum nggak bobok2....
Mungkin karena baby masih butuh kehangatan en kenyamanan pelukan bunda nya kali 
ya..  (CMIIW yach moms...).. jadi mungkin dia bukannya laper, tetapi cuma 
ngempeng doank. 

Dulu2 aku bingung banget. tapi itu cuma sementara koq, begitu si Nathan tambah 
besar, dia nggak gitu lagi koq.

Oh ya Mba Sisca, biar gimana pun ASI tetep is the best.
Setahu saya, ASI itu memang encer, nggak seperti sufor, tetapi kandungan 
gizinya sangat lengkap en bagus. lalu ASI itu terdiri dari foremilk en 
hindmilk, dimana foremilk (ASI yang pertama kali keluar) itu emank encer, dan 
berguna untuk menghilangkan rasa haus si baby, lalu lama kelamaan menjadi lebih 
kental (hindmilk) yang berguna untuk mengenyangkan baby.

Sejauh yang saya tahu (dari baca2 kanan kiri.. hehehehe...) sebaiknya jika 
memberikan ASI ke baby dari 1 PD dulu sampai benar2 kosong, agar si baby 
mendapatkan kandungan gizi yang sempurna tadi (fore en hindmilk) kurang lebih 
sekitar 10-15 menit.  Jika si baby blum merasa kenyang, barulah sodorkan PD 
yang satunya lagi. Tetapi umumnya baby sudah cukup bila 1 PD saja. 

Ohya.. ASI pasti cukup koq, karena ASI itu sifatnya on demand.
So.. tenang aja ya.... pasti mungkin koq.
(CMIIW lagi ya moms... )

Cheers en good luck
'febbie
mamanyajonathan





---Original Message------

Friday, June 29, 2007, 10:48:46 AM, 
>From    : [EMAIL PROTECTED]
Subject : [parentsguide] (share pendapat dong..)

  
  
  
dear parents,
satu minggu yang lalu kami baru aja di anugerahi bayi perempuan. dan 
sudah sejak awal kehamilan, rencanaku memang ingin memberikan ASI 
pada bayiku. tapi, kayaknya gak mungkin.....??

hari-1, ASI-ku cuma bening kental seperti air gula. suster bilang, 
itu adalah kolostrum. tapi setelah hari ke-3 sampai kemarin, ASI-ku 
cuma keluar sedikit sekali dan encer seperti air beras (air yang 
bekas mencuci beras) dan bayi pun aku tambah dengan sufor. puncak 
kesedihannya adalah tadi malam, walau sudah menyusui hampir selama 
satu jam (dg payudara kiri dan kanan bergantian tiap sepuluh menit), 
bayiku belum juga merasakan kenyang. padahal setiap hari aku selalu 
makan sayur daun katuk dan lancar asi (kaplet).

dearest parents...... ada yang pernah mengalami hal ini? share dong. 
kasihan bayiku, takutnya dia tidak mendapatkan gizi yang baik dengan 
ASI yang encer ini.

cheers,
sisca 



  
    


-- 
    


Kirim email ke