Dear mbak Sisca..
   
  Dulu aku juga kaya gitu. Waktu mo melahirkan, orang-orang bilang biasanya ASI 
dah mulai keluar, tapi aku sama sekali ngga keluar. Trus begitu Kinan lahir, 
ASI juga masih ngga keluar sampe kurang lebih semingguan. Tapi mamae-nya jadi 
sakit n bengkak banget. Akhirnya trus coba di masase (ampun, sakitnya....) Tapi 
alhamdulilah trus ASInya sedikit sedikit mulai keluar, dipaksain aja diminumin 
ke Kinan. Untungnya Kinan sabar banget, mau terus ngenyot walopun cuma dikit 
keluarnya. Tapi ya tetep ditambahin sufor, soalnya khan kasian, dia juga butuh 
minum. lama-lama jadi banyak juga kok ASI-nya. N sampe sekarang (kinan 10,5 
bulan) dia masih minum ASI. N alhamdulilah sehat...
   
  Jadi...tetep usaha ya buat ngasih ASI... Moga-moga sukses ya....

Novrian17 Rianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              Jangan pernah putus asa ya mba untuk tetap memberikan ASI pada 
sang buah hati. Terus aja mba berikan, karena kalo sampai mba berhenti menyusui 
maka ASI otomatis tidak akan berproduksi lagi dan berhenti total nantinya. 
Tentunya mba tidak mau itu kan? pengalam saya dulu, ini juga berdasarkan 
pengalaman teman saya, untuk membuat ASI kita lancar dan banyak kita harus di 
pijat seputar dada kita. Tadinya saya sih kurang percaya, tapi setelah saya 
jalani Alhamdulillah ASI saya banyak dan hingga sekarang (Ariq jalan 8 bulan) 
saya masih menyusui. Semoga membantu ya...
  Tetap semangat ya mba... 
   
  Bundanya Ariq


  ----- Original Message ----
From: s_veronita <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 29, 2007 10:48:46 AM
Subject: [parentsguide] (share pendapat dong..)

    dear parents,
satu minggu yang lalu kami baru aja di anugerahi bayi perempuan. dan 
sudah sejak awal kehamilan, rencanaku memang ingin memberikan ASI 
pada bayiku. tapi, kayaknya gak mungkin..... ??

hari-1, ASI-ku cuma bening kental seperti air gula. suster bilang, 
itu adalah kolostrum. tapi setelah hari ke-3 sampai kemarin, ASI-ku 
cuma keluar sedikit sekali dan encer seperti air beras (air yang 
bekas mencuci beras) dan bayi pun aku tambah dengan sufor. puncak 
kesedihannya adalah tadi malam, walau sudah menyusui hampir selama 
satu jam (dg payudara kiri dan kanan bergantian tiap sepuluh menit), 
bayiku belum juga merasakan kenyang. padahal setiap hari aku selalu 
makan sayur daun katuk dan lancar asi (kaplet).

dearest parents..... . ada yang pernah mengalami hal ini? share dong. 
kasihan bayiku, takutnya dia tidak mendapatkan gizi yang baik dengan 
ASI yang encer ini.

cheers,
sisca 




  



  
---------------------------------
  Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.   

         

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke