Dear Mb Sisca,

Selamat ya mbak bergabung dengan klub Ibu Menyusui, seputar asi ada milis 
khusunya lho mbak send e-mail aja [EMAIL PROTECTED] disini dikupas habis 
berbagai kendala ibu menyusui, ada yang kena nursing strike, nipple confusion, 
dsb, dan syukurnya bisa mendapatkan solusi terbaik, hingga kini Ryuki 11 bulan 
masih ASI (6 bulan hanya ASI), dan saat ini belum pakai susu formula (minum ASI 
perah disamping bubur).

Untuk menjadi anggota Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) bisa send e-mail 
ke [EMAIL PROTECTED] dalam waktu dekat akan launcing wadah AIMI dengan event 
perdananya Agustus nanti ada World Breastfeeding Week (Pekan ASI sedunia).

Mbak memang diawal2 ASI berasa kurang banget, dulu aku sampaikan keluhan ke 
DSOG kmd disuntik spy lancar ASI dan dikasi Molloco B12, setelah itu lancar 
banget. Nanti mungkin ada masalah puting lecet, bisa pake salep Kamilosan tapi 
banyak Ibu yang berhasil dengan oleskan aja ASInya ke puting sebelum dan 
sesudah nyusuin lalu diangin2kan, dan kendala-kendala lainnya mudah2an bisa 
dilewati dengan lancar. Lalu bisa lulus ASI exclusive 6 bulan, nyusuin 1 tahun 
tanpa susu formula, 2 tahun teteup nyusuin.... banyak kok mbak Ibu bekerja saat 
ini yang bertekad bulat full ASI...karena ASI adalah hak asasi anak lho mbak, 
jangan sakiti hati anak ya mbak dengan menolak menyusui....justru tuntaskan 
segala kendalanya dan berikan ASI karena terbaik untuk anak Ibu.

ASI encer itu biasa , ASI awal keluar memang selalu encer foremilk yg 
mengandung protein dan nanti di akhir2nya akan ada yang kental yang mengandung 
lemak, jadi normal banget lho mbak...jangan ragu deh akan kwalitas ASI...wong 
susu formula kan susu sapi dimana makanannya hanya rumput, ASI itu lebih 
komplit, manusia kan makan daging, sayur, buah dsb yang tidak ada di susu sapi. 
Kalo AHA-DHA di ASI malahan lebih lengkap mbak...jadi jangan buru2 mikirin susu 
formula, yakinkan dulu di kepala bahwa ASI kita cukup, dan pasti cukup, karena 
ASI based on supply demand, seberapa dibutuhkan bayi pasti tersedianya segitu, 
dulu aku juga hampir ndak yakin ASIku cukup eh ternyata malahan sekarang over 
melulu stock ASI di freezerku...

Kalo menyusui seperti ndak berhenti, aku dan semua ibu mengalami hal sama, itu 
karena selama di dalam perut si bayi nyaman dekat ibu, jadi instink bayi yang 
selalu ingin dekat ibu membuat dia nenen terus mbak...itu normal banget dan 
belum tentu ASI kurang, makan saja yg bergizi, susu UHT (nggak harus susu 
hamil-nyusuin), yoghurt, buah, sayuran...aku juga ditambah CDR utk ibu nyusuin, 
Molloco B12, Prolacta DHA...(tapi kalo jamu-jamuan ndak berani).

Selamat menyusui, jangan menyerah lho mbak....anak ASI umumnya lebih sehat, 
lebih cerdas, lebih stabil IQ dan EQnya....udah siap beli breastpump? atau 
belajar perah pakai tangan, siap nabung stock ASI? kalo ditinggal kerja aman 
tetap bisa kasi ASI perah ke anak, puas banget lho mbak kalo bisa kasi ASI full 
6 bulan meski kerja....anaknya juga seneng/sayang banget ke Ibundanya....karena 
meski jadi ibu bekerja bisa komit kasi ASI ...

Regard's
Putu Prapti Utami
[EMAIL PROTECTED] or
[EMAIL PROTECTED] or
[EMAIL PROTECTED]
http://gokusukmaryuki.multiply.com


  ----- Original Message ----- 
  From: s_veronita 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, June 29, 2007 10:48 AM
  Subject: [parentsguide] (share pendapat dong..)


  dear parents,
  satu minggu yang lalu kami baru aja di anugerahi bayi perempuan. dan 
  sudah sejak awal kehamilan, rencanaku memang ingin memberikan ASI 
  pada bayiku. tapi, kayaknya gak mungkin.....??

  hari-1, ASI-ku cuma bening kental seperti air gula. suster bilang, 
  itu adalah kolostrum. tapi setelah hari ke-3 sampai kemarin, ASI-ku 
  cuma keluar sedikit sekali dan encer seperti air beras (air yang 
  bekas mencuci beras) dan bayi pun aku tambah dengan sufor. puncak 
  kesedihannya adalah tadi malam, walau sudah menyusui hampir selama 
  satu jam (dg payudara kiri dan kanan bergantian tiap sepuluh menit), 
  bayiku belum juga merasakan kenyang. padahal setiap hari aku selalu 
  makan sayur daun katuk dan lancar asi (kaplet).

  dearest parents...... ada yang pernah mengalami hal ini? share dong. 
  kasihan bayiku, takutnya dia tidak mendapatkan gizi yang baik dengan 
  ASI yang encer ini.

  cheers,
  sisca 



   

Kirim email ke