Sharing, ya.....
Aku sih beda lagi. Aku biasain anak2ku utk tidur terpisah sejak usia 7-8bln. 
Kecuali jika anak sedang sakit.
Saat menjelang tidur, tetep ditemenin. Sambil cerita, baca do'a atau ngobrol 
(jika sudah bisa diajak komunikasi).
Yang penting, suasana kamar dan tempat tidurnya dalam kondisi aman.
Bagi aku sih, ada beberapa keuntungannya. Anak jadi lebih mandiri, berani, 
sangat mudah menerapkan disiplin dan yang penting kami tidak perlu sembunyi2 
jika akan melakukan "aktifitas" dengan suami di malam hari. 
Hasilnya juga anak2 saya tidak merasa "tersisihkan". Dan hubungan kami sangat 
akrab.

Aku pernah baca satu buku psikology (saya lupa judulnya), bahwa walau sedetik, 
anak akan terbangun jika mendengar suara berisik.
Nah.....yg bahaya, klu dia sampai melihat "kegiatan" kita dengan suami dimalam 
hari. Dan walaupun beberapa detik, apa yg dia lihat akan tetap terekam dalam 
ingatannya.

Sekedar bercerita, ya...
Aku pernah tugas di Puskesmas di Mataramn Lombok. Salah satu rekan saya tugas 
di RS jiwa di Mataram.
Nah.....salah satu pasiennya yg kira2 usia SMP mengalami gangguan jiwa dengan 
selalu berteriak kata2 "kotor" dan porno.
Menurut kawan saya, sejak usia kecil dia selalu melihat "aktifitas" malam hari 
ortunya.
Dan anak itu dirawat di RS jiwa sudah lebih dari 2 thn, dan tidak sembuh2.

Salah satu tetangga saya juga mengalami hal yg sama. 
Dia punya anak 3 (SMA, SMP dan SD)
Nah.....anak2nya masih tidur satu kamar dengan ortunya sampai SD. Ternyata 
kejadian nya sama. Anak nya suka terbangun beberapa detik saat tidurnya 
terganggu karena mendengar "aktifitas" ortunya.
Dan apa yg terjadi?
Saat SMA, anak pertamanya hamil diluar nikah. Karena dia ingin mempraktekkan 
apa yg terekam dalam ingatannya saat dia kecil.
 
Setelah itu saya ngeri banget klu membayangkan yg terjadi pada anak itu.

Nah......mom, sekian pengalaman saya. Mudah2an semua itu tidak terjadi pada 
anak2 kita. Kita harus tetap waspada.

Ma'af jika cerita saya kurang berkenan.....


Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]

Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: MomsDhi <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Fri, 11 Apr 2008 02:36:45 
To:[email protected]
Subject: Re: [parentsguide] sharing, anak tidur sekamar ortu


Dear mama Rafe, 
  
Mo ikutan sharing nih. Aq jg br pny 1 anak (putra, 4th) yg msh tdr 1 kmr sm 
mami papinya. Sebnrnya sih aq lbh ke kasian aja ngga ksh dia tdr sendiri dikmr 
krn spt mama Rafe, aq jg working mom yg cm pny wkt ma anakku dirmh kl mlm aja 
(pg kan grabak grubuk ngurus anak mo sekolah n ortu mo b'angkat kerja, jd ngga 
byk wkt di pg hr). Sebenernya sih aq dah beli ranjang uk. single buat anakku 
bo2 ndiri meskipun tetep dikmr yg sm dgn aq, tp kl pas mlm liat anakku tdr 
dikasurnya ndiri, kok aq jd kasian yah?? Akhirnya balik lg bobo ma aq n papinya 
yg dikasurnya anakku. Msh blm rela ngebiarin dia tdr ndiri. 
  
Biasanya aq selalu nemenin dia tdr sambil crt, curhat n doa. Lucu sih kl denger 
crt n curhatnya pas mo tdr. Kdg2 dr lubuk hatinya yg plg dlm. Tp setelah aq 
nonton acr Nanny di MetroTV n krn skrg dia dah 4th, aq dah latih dia spy bobo 
ngga ditemenin aq/papinya. Ritual crt, curhat n doa yg biasanya aq lakukan pas 
kt dah ditmp tdr, dirubah pd saat dia blm msk kmr. Pintu kmr yg biasanya 
ditutup, dibuka dikit biar dia tau kl papi maminya tetep ada tp diluar kmr. 
  
Pertama2 agak susah n kasian krn terbiasa bobo ma aq, tp lm2...bs jg tuh 
meskipun tdr tetep aja msh 1 ranjang ma aq. Mungkin nanti kl dah usia 5-6th, aq 
akan ngelepas dia bobo ndiri di kasurnya n dikmrnya. Kl skrg sih...blm rela krn 
damai bgt kl liatin mukanya lg tdr. 
  
Gitu aja sharingnya...tks yah...

--- On Thu, 4/10/08, Indah Sari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 From: Indah Sari <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [parentsguide] sharing, anak tidur sekamar ortu
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Thursday, April 10, 2008, 11:44 PM

 
 
 
 
 
dear... 
sharing donk mengenai masalah anak tidur dengan orang tua or kamar sendiri, apa 
ada efek psikologisnya? 
Rafe ku 1,5 th, saat ini masih tidur seranjang dengan kami, papa-mamanya. 
Secara aku working mom, aku ingin waktu ku di rumah semaksimal mungkin dengan 
anak. 
Aku enjoy banget keadaan seperti sekarang. 
Sekarang Rafe ceritanya mau punya ade. Rasanya ranjang kami agak kekecilan bila 
ditiduri berempat nantinya. 
suami saya lebih senang bila nantinya anak2 tidur di kamar mereka, lebih 
mandiri. 
Tapi aku rasanya lebih seneng seranjang dengan Rafe dan adiknya nanti... 
Saat ini rafe juga lagi disapih. Usaha menyapih agak terhalangai gara2 Rafe 
suka kebangun malem2 n minta nenen...sulit nolaknya, dan akan lebih mudah bila 
dia tidur di kamar sendiri. 
Keliatannya akan ada kesulitan juga membiasakan dia tidur sendiri nantinya, 
lebih mudah bila ia tidur dg bs nya. 
Tapi aku ga rela aja kalo anaku harus tidur sama BS nya. 
  
Maaf ya kepanjangan. .. bila temans ada tips2 n saran masalah tidur2 ini...most 
welcome... 
  
tx n rgds, 
Indah
 
----------------
 Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia 
<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.yahoo.com/>  yang baru! 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com                                                           
                
------------------------------------

===================================================================
Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi APRIL 2008.

SI KECIL PUN BISA STRES! KUPAS SELUK BELUKNYA!

Siapa bilang stres hanya milik orang dewasa saja? Si buyung dan si upik pun 
tidak terbebas dari serangan stres. Tidak Percaya? Temukan jawabannya di sini.


Simak juga bahasan menarik lain :
- Memanjakan Si Kecil dengan Cinta
- Enterobacter Sakazakii: Si Bakteri yang Menggemparkan!
- Mikropenis pada Anak: Apa Penyebabnya?

BONUS: Majalah HIPOO untuk Si Kecil dengan tema Ulang Tahun.

Segera dapatkan PARENTS GUIDE edisi APRIL 2008 di agen majalah dan toko buku 
terkemuka di kota Anda. Baca daftar isinya di 
http://www.parents.co.id/dsp_tocfeb07.php

Ikuti Talkshow IKA-FKUI &  Parents Guide.

PERANAN ZAT BESI UNTUK KECERDASAN & PERILAKU ANAK

Sabtu, 12 April 2008
di Hotel Novotel - Mangga Dua Square - Jakarta
Jam 09.00 - 13.00

Only Rp. 50,000 (include Coffee Break, Lunch, materi seminar,
sertifikat, Goody Bag dan kesempatan untuk memenangkan doorprize)

Pembicaranya ;
1. dr. Endang Windiastuti, Sp.A(K), MMed(Paed) :
" Kekurangan Zat Besi : Penyebab, Pencegah dan Penanggulangannya"

2. dr.Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si :
" Kurang Zat Besi Dampaknya terhadap Kecerdasan dan Perilaku Anak"

Nikmati pula alunan musik dari Twin Soul dan disediakan playland
(Hipoo Land) - arena bermain, mengembangkan bakat & kreativitas untuk
si buah hati.

For further information & reservation, please contact :
Hotline Pelanggan ParentsGuide (Emma) di:
(021) 7040-8785, 527-7302, 525-6792


===================================================================
Setiap pelanggan baru PASTI DAPAT HADIAH. Informasi berlangganan hubungi Emma 
(021) 527 7302, 5256792, 70408785
atau email: [EMAIL PROTECTED]

Ayo bergabung dengan Parents Forum, berbagi informasi bersama Parents dari 
seluruh Indonesia hanya di: http://parentsguide.co.id/smf/

===============================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/parentsguide/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke