dulu anakku juga pernah 1x panas hingga 40 derajat, aku paniknya minta ampun... 
langsung aku bawa ke DSA dekat rumah... untungnya setelah 2 jam panasnya 
berkurang... 
oh ya... bukunya bisa beli dimana ya...
thanks ya...

mama steven

www.boeboe2000.multiply.com

--- On Thu, 7/2/09, hoesana <[email protected]> wrote:

From: hoesana <[email protected]>
Subject: RE: [parentsguide] sharing IRUD yg mengancam nyawadari milis sebelah
To: [email protected], [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Thursday, July 2, 2009, 2:25 PM











    
            
            


      
      

IRUD itu singkatan dari Irrational Use of Drugs, di mana terdapat 2

masalah penting di dalamnya, yaitu Polifarmasi dan Pemberian antibiotik

yang tidak tepat (berlebihan / tidak pada tempatnya).

Mbak juga bisa beli bukunya: Q & A itu adalah buku tulisan dr.

Purnamawati. Judul lengkapnya Q&A Smart Parents for Healthy Children.

Isinya berupa email-email terpilih dari milis ini (masalah + jawaban)

yang sudah disertai dengan rangkumannya. ..

atau ikutan PESAT (moderator minta ijin)= Program Edukasi Orangtua Sehat

yang adalah seminar yg diadakan oleh Yayasan Orangtua Peduli  bekerja

sama dgn WHO.... 

 



-----Original Message-----

From: parentsguide@ yahoogroups. com [mailto:parentsguide@ yahoogroups. com]

On Behalf Of MeITa WeRdIYanti 

Sent: Thursday, July 02, 2009 6:06 AM

To: motherandbabyclub@ yahoogroups. com ; parentsguide@ yahoogroups. com 

Cc: Ayah-Bunda-Anak@ yahoogroups. com 

Subject: Re: [parentsguide] sharing IRUD yg mengancam nyawadari milis

sebelah



IRUD apa ya?

Sent from my BlackBerry® XL 



-----Original Message-----

From: hoesana <hoes...@bhinneka. com>



Date: Wed, 1 Jul 2009 07:51:31 

To: <motherandbabyclub@ yahoogroups. com>; <asiforb...@yahoogro ups.com>;

<parentsguide@ yahoogroups. com>; <ghfriendship@ yahoogroups. com>

Cc: <Ayah-Bunda-Anak@ yahoogroups. com>; <dokter_umum@ yahoogroups. com>

Subject: [parentsguide] sharing IRUD yg mengancam nyawadari milis

sebelah



  

 

-----Original Message-----

From: dyah christanti

Sent: Wednesday, July 01, 2009 2:13 PM



Tepat setahun sudah,saya baru kembali memberanikan diri

untuk sharing di sini. 



Rasanya remuk redam,jika kami kembali mengingat

peristiwa setahun lalu. 



Sebuah tindakan IRUD yg mengancam nyawa anak kami. 



Saat

itu adalah masa kegelapan bagi kami,karena belum mengenal milis ini. 



Yang saya

tahu hanyalah "asi is the best", selebihnya NOL. 



Seorang sahabat di

kantor,memang sudah mengajak saya untuk join milis sehat 



(maaf ya ika,baru tahu

bahwa you're right girl!). 



Tapi karena kesombongan saya,selalu saya tolak &

saya tertawakan. 



Baru menyesal,ketika tahu betapa tercerahkannya kami akan ilmu yg sudah

kami dapat.



Saat itu,anak saya banyu usianya menjelang 9bulan. 



Sekitar

akhir juni tahun lalu, anak saya demam tinggi. Suhunya 39 derajat.

Rewelnya luar biasa. 



Saya sudah memberikan obat penurun demam,tapi demamnya tak kunjung

turun. 



Saya masih ingat, saat itu maghrib,demamnya pun bertambah tinggi. 



Saya

ukur 40,5 derajat. Saya gendong & susui banyu. Namun tiba-tiba, banyu

kejang-kejang. Kami semua panik luar biasa. Saya pun menangis histeris

melihatnya. 



Meskipun hanya sebentar, kami tetap panik,ini kejadian kejang demam

pertama kalinya. 



Saya juga tidak tahu bahwa kejang demam tidak berbahaya. 



Saya

masih menunggu suami saya pulang kerja, untuk membawa banyu ke dokter. 

Setelah kejang demam,saya berikan obat penurun demam,dengan harapan

banyu tidak lagi demam. Kembali saya susui banyu & memang banyu menjadi

tenang,tertidur lelap di gendongan. 



Menjelang pukul 9 malam,suami saya

baru tiba di rumah. 



Saat itu,demamnya banyu juga berangsur-angsur naik lagi. 



Demam kembali mencapai 40 derajat,panik kembali melanda kami. 



Takut terjadi

hal2 yg tidak diinginkan,kami membawa banyu ke sebuah UGD RS dekat

rumah. 



Kami

menceritakan yg terjadi kepada dokter. 



Setelah dilakukan pemeriksaan, banyu

diberikan stesolid rectal. 



Bodohnya kami yg tidak tahu. Padahal kejang demam

sudah lewat 4jam yg lalu.

Dokter menyarankan agar banyu dirawat inap. 



Namun,karena kamar penuh,kami disarankan untuk mencari RS lain. 



Suami saya

menolaknya dengan alasan rumah kami sangat dekat dari RS, sehingga jika

terjadi sesuatu hal,kami dapat segera membawa banyu ke RS tsb. 



Akhirnya dokter UGD tsb

memberikan resep yg isinya 



luminal+CTM+ oradexan (puyer) & stesolid rectal,

serta amoxicillin syrup (puyer yg disirupkan)

dgn wejangan dokter bahwa obat

harus dihabiskan.

Pulanglah malam itu ke rumah. Hingga esok harinya,banyu

aktif ceria,tidak demam & muncul batpil.

Saya tetap meminumkan semua obat

(kecuali stesolid) termasuk AB.

Sore harinya,banyu kembali rewel luar biasa,padahal tidak

ada demam. 



Hingga malamnya,banyu sangat rewel. Saya lihat di lengan banyu ada ruam

merah yg tebal. 



Saya & ibu berpikir mungkin ini tampek & akhirnya

kami pakaikan diapers serta baju tangan panjang.

Entah naluri seorang

ibu,rasanya janggal melihat ruam tsb. 



Saya foto ruam tsb dgn mggunakan kamera

hp saya. Sepanjang malam,banyu sering tiba2 bangun & menjerit2. 



Kami panik,tapi

belum terpikirkan untuk ke RS. 



Sampai akhirnya esok paginya tepat 1 Juli 2008,saya

membuka baju & hendak mganti diapers banyu.

Saya kaget,shock & histeris

melihat tubuh banyu yg melepuh & banyak luka terbuka seperti sabetan

golok. 



Larilah kami ke sebuah RS di Jakarta pusat, krn kami pikir RS dekat

rumah pasti msh penuh. 



Di RS tsb,banyu di diagnosa STEVEN JOHNSON SYNDROME & harus dirawat.

Saya tidak tahu apa2 ttg penyakit tsb,sampai akhirnya penjelasan dokter 



& hasil browsing seadanya lewat hp,membuat saya semakin tersayat2. 



Dari hasil browsing,banyak kasus SJS yg nyawanya tidak tertolong. 



Nyawa anak

saya sedang dipertaruhkan. . Ya Tuhan....



Dokter tdk memperbolehkan saya memberikan asi &

mengganti dgn sufor pilihan beliau. 



Saya mengiyakan,tapi selalu kucing2an untuk

memberikan asi. 



Ibu saya selalu bjaga2 mengintip di kaca pintu agar dpt segera memberi

tahu saya, jika dokter/suster menuju ke kamar anak saya. 



Kondisi banyu

pun semakin memburuk & saya selalu tidak tahan setiap banyu menjerit2

kesakitan. 



Di depan banyu,saya tidak berani menangis. 



Tapi tanpa

sepengetahuannya, saya menangis tersayat2,hingga pada suatu titik pasrah

"Tuhan,jika memang Engkau berkehendak hanya sampai di titik ini kami

menjaganya, maka kami ikhlas karena kami memang tidak dapat menjaga

amanah-Mu dengan baik." Saya tidak tahu,berapa banyak dukungan moriil

dari teman-teman & keluarga, bahkan dari orang yg tdk kami kenal untuk

menguatkan kami. 



Tapi sejak kepasrahan itu,justru semangat kami makin tinggi. Kami terus

pompa semangat hidup untuk banyu. Banyu mendapatkan kompres larutan

burowi,infus, suntikan immunoglobin, suntikan AB,lacto-b,ryzen

drops,zinckid, steroid,dll. Lagi2 saya tidak tahu apapun tentang treatmen

tsb.



Seluruh badan banyu jika dipegang seperti lilin yg lumer meleleh,matanya

tidak bisa membuka,telinganya lengket. 



Tapi saya yakin,banyu

anak yg kuat & mampu btahan. 



Hingga akhirnya,lukanya pun semakin mengering

meski saat itu terlihat seperti tanah kering yg retak,

matanya juga perlahan2

bisa terbuka kembali. 



Dehidrasi bisa dilawan oleh banyu,minumnya luar biasa

banyak.

Semangat hidupnya jg luar biasa tinggi.

Hingga tgl 9 juli,banyu diperbolehkan pulang. 



Kami senang

& bahagia bukan main,meski sempat beberapa lama pasca dirawat, anak kami

menjadi komoditas dokter yg mengatasnamakan alergi. Hingga akhirnya

sahabat saya,meminjamkan buku Q & A (yg jd lecek gara2 saya baca. Maaf

ya ka..). 



Rasanya saya mendapat tamparan yg luar

biasa keras. Bodohnya saya..

Akhirnya sejak saat itu,saya bkenalan dgn milis sehat &

bunda wati (I love you so much bunda). 



Ikut Pesat 9 Jakarta dgn suami (thanks

panitia),meski cuma 1 sesi.

Trimakasih bunda wati,doc's & sp's atas ilmu2nya 



yg

membuat saya & suami kini menjadi sadar & makin mantap utk terus

belajar, memperbaiki kesalahan kami di masa lampau. Mudah2an bisa ikut

full sesi Pesat 10 (amien.). Maaf ya menuh2in inbox,tapi saya bharap

sharing IRUD saya 



bisa membuka mata batin kita semua seberapa bahayanya IRUD. 



Cukup kami yg

melakukan tindakan bodoh, jangan ada lagi orangtua yg bertindak sama.

Kami adalah contoh orangtua yg buruk, 



tapi semoga kisah kami ini dapat menjadi "early warning"

agar kita bisa menerapkan pola pengobatan yg rasional.



Salam,

Dyah

*yg msh nangis jg saat ngetik email ini



------------ --------- --------- ------



Telah Terbit majalah PARENTS GUIDE edisi JULI 2009.



MELAHIRKAN PARA BINTANG



Bintang-bintang cilik bermunculan di mana-mana. Mulai dari artis cilik,

penulis cilik dan ilmuwan cilik. Bagaimana jalan untuk melahirkan para

bintang? Baca pengalaman Mama Baim (Aktor Cilik), Mama Devina (ilmuwan

cilik), Mama Aini (Penulis Cilik)yang telah melahirkan para bintang.

Temukan selengkapnya di majalah Parents Guide edisi Juli 2009.



Simak juga bahasan menarik lain :



- Liputan 5 Kursus Anak Paling Bergengsi, Plus daftar harganya. Kupas

tuntas kursus Golf, Berkuda, Musik, Ballet dan Melukis 



- Darius Donna Agnesia: "Sekolah Sepak Bola untuk Lionel dan Diego" 



- Parents Story: Della Irfan Hakim: Sukses Hypnobirthing! 



Beli juga Majalah HIPOO untuk Balita kesayangan Anda. HIPOO edisi Juli

2009 ini mengangkat tema "BUAH DAN SAYUR".



Info berlangganan hubungi: Emma di (021) 70408785, 527 7302Yahoo! Groups

Links




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke