wadoh...iya nih ikutan bingung, secara anakku minumnya UHT coklat setiap 
hari...tulung donk pencerahannya...

--- Pada Sab, 1/8/09, Linda Pickwick <[email protected]> menulis:


Dari: Linda Pickwick <[email protected]>
Judul: Re: [parentsguide] Bahaya Susu!
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 1 Agustus, 2009, 8:42 AM


  



Gw jg bingung nih Mom.. hehe.... Berarti susu uht coklat gizinya ilang donk???




2009/7/31 Monica Supatra <mssupa...@gmail. com>


  




Mbak,
 
Kalo artikel dibwh ini mengenai susu + coklat, implementasinya ke UHT coklat 
gimana dong ya?
 
Berarti berbahaya dong?
 
Rgds,
Monica


2009/7/30 Meilya Sandra <Meilya.Sandra@ bsnmedical. co.id>


  















Bahaya Susu!        
Seperti diketahui, susu memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi fungsi 
tubuh, akan tetapi sadarkah anda, kalau ternyata susu juga membawa dampak yang 
tidak baik kalau digunakan secara tidak lazim. 
Nah kali ini, untuk mendapatkan manfaat terbaik susu, pastikan Anda 
memperhatikan beberapa aturan dalam mengkonsumsinya. 
Dibawah ini ada beberapa aturan yang dilarang dan harus diikuti agar kadar dari 
susu tersebut tidak berkurang dan tidak akan menjadi racun bagi tubuh kita. 
Apa saja aturannya yang dilarang dalam mengkonsumsi susu? ini dia diantaranya: 
1. Susu vs jeruk 
Beri jeda setidaknya satu jam antara minum susu dan mengkonsumsi buah-buahan 
yang bersifat asam, jeruk misalnya. 
Sebab, tartaric acid yang terkandung dalam jeruk akan membekukan protein dalam 
susu. Akibatnya, protein susu jadi sulit diserap tubuh. 
2. Susu vs gula 
Sebaiknya tidak mencampur susu segar yang masih panas dengan gula. Tunggu agak 
dingin, baru mencampurkan gula. Mengapa? Sebab susu mengandung leucine (asam 
amino). Bila dalam keadaan panas dicampur gula, leucine akan bereaksi menjadi 
leusine fructosyl (radikal fluktosa) yang beracun dan dapat merusak tubuh. 
3. Susu vs coklat 
Susu mengandung banyak protein dan kalsium, sementara coklat mengandung asam 
oksalat. Bila keduanya dikonsumsi secara bersamaan, akan menjadi kalsium yang 
bersifat non-larut. Hal ini sangat mempengaruhi daya serap terhadap kalsium. 
Akibatnya adalah timbulnya gejala rambut kering, dan banyak buang air. 
4. Susu vs obat 
Berikan jeda setidaknya satu jam antara minum susu dengan mengkonsumsi obat. 
Karena, susu dapat mempengaruhi tubuh dalam menyerap obat. Susu, dalam hal ini, 
akan melapisi obat dengan membentuk semacam selaput. Akibatnya unsur-unsur yang 
terkandung dalam susu, seperti kalsium, magnesium, dan lain sebagainya 
membentuk reaksi kimia dengan obat. Reaksi kimia ini membuat materi obat tidak 
larut dalam air. Hal ini mempengaruhi kemampuan daya buang dan daya serap 
terhadap obat. 
  
sumber : berbagai sumber
 
 




















      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke