Met Lebaran hallo Indonesiaku
Masalahnya ,Kalau menurut saya pelaut indonesia itu kurang siap dalam mengatasi masa globalisasi.
1. Kemampuan dalam Bahasa Inggris itu nomer satu
2. Mentalitas ( Bukan masalah Keberanian Berkelahi ) mentalitas disini maksud saya luas bapak tau sendiri .
3. Perkumpulan/ Kesatuan pelaut yang kurang dipercayai oleh pelaut kita
4. Materi pelajaran yang terlalu banyak dan kurang berarti dalam bidangya
5. Banyak sekolah swasta yang tidak standart.daripada bikin sekolah lagi lebih baik beli kapal latih, seperti MENGKARA, ( Kapal Latih BPLP/P3B dulu kala ) yang komplet dengan alat2 navigasi/mesin yang canggih.
 
Maaf disini saya jelaskan dalam masalah bahasa inggris mohon semua sekolah pelayaran jam pelajaran bahasa inggris ditambah dan taruna2 diharuskan berbahasa inggris, memang program itu waktu saya taruna kalo ngak salah ada tetapi ngak berjalan.
Pelajaran MKDU dihapus, ngak sesuai lagi karena kita sudah mendapatkan di SD-SMP-SMA. Untuk mempertambah jam  pelajaran di bidang Nautika atau Mesin, dan bahasa inggris.
Kita ketahui untuk mengambil ANT3 dulu MPB3 saja dulu saya ada lebih dari 20 modul. Sedangkan di luar negeri sekolah pelayaran tidak seperti di tempat kita : Contohnya dibawah ini
 
MA0527 Maritime Communications
MA0532 Tanker Familiarisation
MA0534 Advanced Fire-fighting
MA0536 Introduction to Navigation
MA0537 Elementary Ship Knowledge
MA0538 Basic Safety Training
MA0539 Electronic Navigation Systems
MA0540 Ship Knowledge
MA0541 Principles of Navigation
MS7141 Mathematics 1
MS7442 Science 1
MS7542 Software Application
LC0604 Communication Skills for Work
SP0601 Character Development
 
Itu diatas modul untuk siswa sekolah pelayaran di spore + malaysia C.O.C class 3 dan untuk COC class 2&1 hanya 6 mata kuliah
ngak ada pelajaran yang macem2 dan dikapal ngak perlu.
Ini maaf sekali saya  bukan membandingkan tetapi hanya memberikan info dan saran untuk kita tidak kalah dalam persaingan global.
Maaf pelaut kita asal cetak dan kalau ngak lulus ngomel ama dosenya, main sogok sana sini dan pelaut sendiri yang memulainya takut ngak lulus. Betul Engak?????????dan dalam penawaran gaji tidak pernah menawar untuk standart pelaut, asal terima daripada nganggur dan kita belum punya standart gaji untuk pelaut kita .Apalagi untuk Persh. Pel dalam negeri.
 
Rgds
COC 2&1 Polytechnic Spore
 
 


Dwi Sudarko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
SATU INI PERLU DI-INGAT ?

SUDAH BANYAK PELAUT NGANGGUR, DAN JIKA MENDAPAT
PEKERJAAN, GAJI YANG DITERIMA HANYA CUKUP UNTUK KURSUS
MENDAPATKAN CERTIFICATE SAJA, YANG SETIAP TAHUN TERUS
BERTAMBAH ? BAGAIMANA INI BAPAK-BAPAK CAPT.PENGAJAR.

TERIMAKASIH.
DARKO.

--- kokok ip <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Numpang lewat,
>
> Kalau boleh saya memberi saran, sekolah / kursus
> untuk pelaut sudah cukup banyak belum lagi ditambah
> yang di daerah seperti Jogja, Bitung, Medan dll.
> Namun yang perlu dipertanyakan apakah kualitasnya
> bagus & dapat diandalkan?
> Saya sangat ragu untuk mengatakan kualitas sekolah /
> kursus pelaut saat ini yang ada kualitasnya bagus,
> sekalipun sekolah negeri seperti BPLP/STIP/BP3IP.
>
> Beberapa tempat kursus yang pernah saya ikuti, belum
> ada satupun yang bisa memberikan hasil maksimal
> sesuai dengan tujuan kursus maupun penilaian pribadi
> saya ( maaf ini bukan mencela / menjelekkan ),
> beberapa contoh yang mungkin bisa jadi masukan :
> 1. Hampir semua kursus yang pernah saya ikuti
> KORUPSI WAKTU, jadwal kursus yang misalnya 4 hari
> disunat jadi 2 hari dg alasan dipadatkan. Padahal
> kenyataanya materi yang diberikan juga tidak
> lengkap.
> 2. KWALITAS PENGAJAR yang tidak mencukupi, contoh :
> untuk kursus advance tanker, tenaga pengajar ada
> yang hanya berpengalaman sbg mualim 3 dan dikapal
> kecil / DWT di bwh 10.000 t. Saya tidak mengatakan
> kalau mualim 3 di kapal kecil tidak layak untuk jadi
> pengajar tapi apakah tidak bisa dicarikan tenaga
> pengajar yang ex master VLCC yang sudah
> berpengalaman 10 th lebih dan pelayaran
> internasional?. Kalau di Indonesia belum ada mungkin
> bisa undang dosen tamu dari India / Singapore dll,
> sehingga siswa memperoleh masukan yang maksimal.
> 3. Sebagian waktu kursus yang pernah saya ikuti
> hanya MENGHABISKAN WAKTU UNTUK BERCERITA, pengajar
> banyak menceritakan nostalgia waktu masih kerja
> dikapal, sering terucap kalau siswa sudah lebih
> pengalaman & lebih senior jadi pengajar malah kurang
> menyampaikan materi kursus tapi lebih didominasi
> ngobrol2 yang kurang perlu
> 4. Dengan banyaknya kursus, siswa calon pelaut malah
> jadi KORBAN. Sering sekali terlihat kelas calon
> pelaut kosong karena dosen lebih senang mengajar di
> kelas ketrampilan. Sedikit banyak hal ini tentu
> berpengaruh thd kualitas calon pelaut Indonesia.
> 5. Sudah jadi rahasia umum kalau mau lulus ujian /
> tingkatan tertentu harus ada DANA EKSTRA,
> [EMAIL PROTECTED]&*()_+...?????????
>
> Saran saya lebih baik sistim pengajaran dibenahi /
> diaudit secara fair demi kemajuan pelaut khususnya &
> dunia pendidikan Indonesia umumnya. Bukan sarana
> sekolah / penambahan sekolah yang diutamakan, 100
> kapal latih diberikan / 100 sekolah didirikan tapi
> kalau man power yang ada didalamnya gak baik hanya
> akan menghabiskan uang negara & rakyat yang sudah
> menderita.
>
> Kalupun akan ada penambahan sekolah lebih baik
> dialokasikan diluar jawa & dialihkan ke Indonesia
> Timur, itupun sekolah yang ada sekarang ini diaudit
> secara ketat, yang tidak standart segera ditutup
> sehingga tidak mengorbankan siswanya.
>
> Sekali lagi mohon maaf, bukan saya bermaksud menuduh
> pihak tertentu, kalau tulisan yang saya sampaikan
> tidak sesuai / bertentangan dg kenyataan, anggap
> saja tulisan diatas tidak pernah ada.
>
> hormat saya,
> kokok ip 
>   ----- Original Message -----
>   From: Hadi Supriyono
>   To: [email protected]
>   Sent: Friday, November 11, 2005 9:38 AM
>   Subject: Re: [pelaut] New poll for pelaut
>
>
>   To whom it may concern (yth pak Budiman ?)
>
>   At the moment, maritime education and training in
> Indonesia for various levels are sufficient in
> amount. It means, it is no reason for us to discuss
> about establishing a new school. Not this time.
>
>   
>
>   The most crucial matter and big problem for us now
> is, how to ensure that STCW 95 is well implemented,
> so, every country have no doubt on employing
> Indonesian seafarers as they satisfy with Indonesian
> seafarer's competencies.
>
>   
>
>   Existing Education and Training for seafarers in
> Indonesia both government and non-government are too
> many, and their quality are mostly doubted. They
> need to be improved in quality instead of quantity.
> Like BP2IP Barombong, originally it was established
> to perform as "Rating school". Nowadays BP2IP
> Barombong is not focusing in competencies of
> "Supporting Level" seafarers as they now more
> concern in ANT-ATT-IV and V (Operational Level).
>
>   Frankly speaking, most of private schools in
> Indonesia are only want to collect money from
> participant for they own interest instead of
> orientation nationally.
>
>   
>
>   The most important thing now for us (we, who are
> thinking intensively for better Indonesian Seafarers
> in future) is try to fight for getting TRAINING
> SHIPS.
>
>   Ask to Mr. Isogai, how many students for all
> maritime E/T institutions in Japan? They have 5
> training ships. We have roughly more than 5 times in
> amount of students compares to Japanese. We do not
> have even a single training ship...?????????????
>
>   
>
>   Intinya pak, kita sekarang ini tidak butuh
> tambahan sekolah, tetapi perlu membenahi mutu
> pendidikan dari setiap sekolahan yang sudah ada.
> Yang sangat kita butuhkan adalah KAPAL LATIH
> setidaknya seperti TS SEIUN MARU.
>
>   Maaf saya bicara idealnya. Kalau tujuannya lain
> saya nggak tahu...
>
>   Wassalam
>
>   
>
>   Capt. Hadi Supriyono, Sp.1, MM. M.Mar
>
>   HP.08155086152
>
>                                                    
>                                                   
>
>   
>
>
>   [email protected] wrote:
>
>     Enter your vote today!  A new poll has been
> created for the
>     pelaut group:
>
>     Dengan adanya Sekolah Rating (BP2IP) di
> Barombong, Surabaya dan Tangerang dan rencana
> pembangunan dua lagi di Sorong dan Pangkalan
> Berandan, apakah menurut anda masih diperlukan
> pembangunan sekolah rating lagi ?
>
>       o Sangat Perlu
>       o Sudah cukup
>       o Belum perlu utk saat ini
>
>
>     To vote, please visit the following web page:
>   
>
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/surveys?id=2026238
>
>
>     Note: Please do not reply to this message. Poll
> votes are
>     not collected via email. To vote, you must go to
> the Yahoo! Groups
>     web site listed above.
>
>     Thanks!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
------------------------------------------------------------------------------
>   Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in
> one click.
>
>   JALESVEVA YAYAMAHE
>
>
>
>   SPONSORED LINKS Bali indonesia hotel  Bali
> indonesia  Indonesia hotel 
>         Bali indonesia vacation  Bali indonesia
> travel 
>
>
>
------------------------------------------------------------------------------
>
=== message truncated ===



           
__________________________________
Yahoo! FareChase: Search multiple travel sites in one click.
http://farechase.yahoo.com




JALESVEVA YAYAMAHE


Meet your soulmate!
Yahoo! Asia presents Meetic - where millions of singles gather

JALESVEVA YAYAMAHE



SPONSORED LINKS
Bali indonesia hotel Bali indonesia Indonesia hotel
Bali indonesia vacation Bali indonesia travel


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke