Dear Pak Victor,

Saya rasa DEPLU punya kepentingan dan ugasnya
sendiri.Berharap mengenai ketenagakerjaan,banyak hal
yang harus dibenahi.Oleh karena itu,tugas kitas
sebagai bagian dari stakeholder kepelautan Indonesia
memberi masukan,melakukan sesuatu atau kontribusi
apapun itu juga agar dapat mempengaruhi kebijakan
pemerintah tentang ketenagakerjaan khusus pelaut.
Ada beberapa pekerjaan besar/PR:
-Pelaut itu TKI atau bukan?
-Manning agent itu kewenangan Depnakertrans,Dephub
atau Deperindag?
-Pelaut itu seharusnya kewenangan instansi
Depnakertrans,Dephub,Deperintag,Deplu atau instansi
lain?
-Siapkah pelaut jika kepentingannya diwakili oleh
instansi yang seharusnya?
-Siapkah instansi tersebut menangani kepentingan
pelaut secara transparan dan akuntabel?
-Siapkah lembaga independen Pelaut dikelola oleh SDM
yang profesional agar dapat berjalan secara transparan
dan akuntabel?
-Siapkah manning agent dikelola secara profesional
agar dapat berjalan akuntabel dan transparan?
-Siapkah manning agent bersatu untuk mengkoreksi atau
bila perlu "menghukum" agent-agent yang tidak
transparan dan akuntabel?
-Siapkah para pelaut menyisihkan sedikit
penghasilannya bagi union?
-Siapkah para pelaut bersatu?

Mungkin dengan adanya tulisan ini  saya menjadi musuh
dari manning agent yang merasa tersindir..tapi
perubahan itu memang butuh pengorbanan..Seperti kata
news dotcom:yang merasa tersindir harus
tersenyum,minimal seyum kecut..Cape dech!

Regards,

Dodi
--- Victh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear Seafarers,
>    
>   Rasanya senang mendengar ada undangan dari DEPLU,
> dan kebetulan Pak Budiman yang diundang kesana untuk
> ikut rapat. Apalagi kita sesama anggota milis pelaut
> juga ikut diundang meskipun lewat saran dan masukan.
> Dimana dari semua masukan yang masuk, saya bisa
> merasakan adanya kerinduan dari para pelaut akan
> adanya atmosfir yang lebih baik kedepannya.
>   Saya yakin, Deplu akan menanggapi usulan dan semua
> masukan yang saudara2 sudah sampaikan yang tentunya
> sudah dipilah pilah oleh Pak Moderator untuk dibawa,
> dan pastinya semua uneg2 yang ada juga bakal
> disampaikan ke bapak2 di DEPLU.
>    
>   Namun ada yang mengganjal di hati saya, dan tentu
> pasti ada sebagian rekan2 juga merasa demikian.
> Yaitu, inti dan kelanjutan dari pertemuan hari
> selasa nanti. Apa semua masukan dicatat, dijanjiin
> akan ditindak lanjuti, trus makan siang n ramah
> tamah trus pulang? Atau ada langkah2 konkrit yang
> akan diambil?
>    
>   Salah satu contoh, kasus TKI. Ini bukan hanya
> masalah tenaga kerja saja, tapi sudah menyangkut
> masalah politik. Bahkan Presiden pun sering
> menyinggung masalah ini. Sampai2 ada TV swasta yang
> mengfasilitasi pertemuan dengan unsur2 terkait untuk
> membahas masalah TKI. Tapi dari sekian banyak
> pertemuan, pembahasan dan solusi yang ada, tetap
> saja nasib TKI kelabu. Dibilang pahlawan devisa,
> tapi kok diperlakukan ngga benar di luar negeri, pas
> balik ke indonesia, masih juga diperas.
>    
>   Nah, berangkat dari kasus yang diatas, saya cuma
> agak ragu..... kita sudah bersemangat ngasih
> masukan, Pak Budiman pun sudah memberikan input dan
> pembahasan dari semua masalah.... tapi yang perlu
> kita tahu.... seriuskah DEPLU menanggapinya?
>    
>   Kalau hanya sekedar meeting, terima saran.... n
> janji tinggal janji.... rasanya percuma kita
> mengusulkan apa yang menjadi keresahan kita selama
> ini. Karena sudah berkali kali, bahkan sering
> dibahas.... tetap saja perubahan yang kita inginkan
> tidak terlaksana.
>    
>   Usulan Bapak-bapak sekalian, emang positif sekali.
> Nasib pelaut... ijazah... sistem penggajian....
> sampe mengkritisi kemampuan dan profesionalitas
> pelaut. Itu sangat bagus..... Tapi kita tidak perlu
> jauh2 dulu..... kita tanyakan ke negeri kita...
> sudahkah kita menjadi tuan rumah di negeri kita
> sendiri?
>    
>   Perusahaan lokal kita saja, jarang ada yang mau
> menggaji kita sama dengan mereka menggaji pelaut
> asing. Demikian juga ada usulan untuk Offshore
> Company di Indonesia agar mempekerjakan lebih banyak
> tenaga kerja kita. Rasanya kita perlu lihat Undang2
> Tenaga Kerja. Kalo tidak salah (moga2 saya salah)
> pemerintah membolehkan 50% tenaga kerja asing
> bekerja untuk kapal milik perusahaan asing yang
> beroperasi di perairan indonesia. Dari undang2 saja
> tercermin bagaimana nasionalisme kita. Apalagi
> perusahaan2 pelayaran kita....... begitu banyak
> kisah sedih di kalangan pelaut yang bekerja di
> perusahaan lokal. Rasanya hal2 seperti ini dululah
> yang harus kita benahi.
>    
>   Nah, untuk pertemuan di DEPLU nanti.... saya yakin
> Pak Budiman sudah memiliki garis besar yang akan
> disampaikan. Saya juga tidak pesimis, tapi tidak
> juga mau banyak berharap. Tanya kenapa?
>    
>   Yang pasti, buat rekan2 pelaut..... jalan untuk
> bisa seperti kehidupan pelaut dari negara tetangga
> kita seperti Philipina, masih sangat jauh. Sepanjang
> tidak ada keinginan dan gebrakan dari pihak
> pemerintah, nasib kita akan tetap sama seperti saat
> ini.
>    
>   Yah...yang berkualitas tetap bisa dapat kerja yang
> bagus.... yang doyan lewat broker juga akan tetap
> demikian.... n terus.... itu sudah menjadi mata
> rantai yang sulit untuk diputus. Karena kuatnya
> demand dari pihak pelaut yang ingin bekerja
> dibanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.
>    
>   Tapi apapun itu.. saya berharap, lewat pertemuan
> hari selasa nanti, akan ada positif poin buat kita
> pelaut2. Artinya akan ada sedikit angin segar dari 3
> poin yang akan dibahas nanti.
>    
>    
>   Thanx...
>    
>    
>   Cheers to all seafarers
>    
>    
>    
>   Victor
>    
>   
> 
>  
> 
>               
> ---------------------------------
> Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai
> perlindungan terbaik terhadap spam. 
>  http://id.mail.yahoo.com/



 
____________________________________________________________________________________
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.
http://videogames.yahoo.com/platform?platform=120121


JALESVEVA YAYAMAHE 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke