Sdr. Pontianus Terima kasih atas tanggapan Sdr. yang inti sebenarnya anda masih juga curiga dengan tujuan baik kami.
Kami perusahaan resmi dan sekarang sedang training & implentasi ISO 9001:2000 Certificate dan sudah ratusan pelaut yang kami kirim bekerja di atas kapal asing dengan gaji cukup bagus, di atas standar ILO Kami membuka kesempatan untuk ikut kursus ERRM adalah disebabkan persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuka kelas dengan 10-12 peserta, sedangkan peserta dari perusahaan kami tidak mencapai quota tersebut, jadi untuk kelancaran tersebut kami hanya menawarkan siapa tahu ada yang berminat, kalau tidak ya boten opo-opo. Sama sekali kami tidak mengambil keuntungan dari kursus dimaksud; seperti yang Sdr. sangkakan, bahkan kami memberikan kursus gratis untuk pelaut terbaik kami (bhs inggris rating/officer Ship handling/Cook/ Bosun/ Fitter/Oiler/ Oil spil), karena lambat laun penguasaan informasi dan pekerjaan dikapal sangat dituntut oleh regulasi internasional. Jadi kalau bisa sih jangan terlalu Su'uzhon pada setiap informasi, dan jangan merasa diri paling pintar, paling benar. Silakan Sdr. konfirmasi dengan kami, siapa tahu Sdr. tertarik dengan misi perusahaan kami untuk memajukan Pelaut2 Indonesia " HAVE A NICE DAY" for all seafarer's. Wassalam, haidir al'afanie d. Man. Director --------------------- Yth. Pelaut Indonesia di Tempat. Dengan hormat, Kami PT. Adicipta Bangun Mandiri (ABM & Circle Navigation) bekerja dengan Diklat PERTAMINA akan menyelenggarakan Kursus Engine Room Resourcess Management (ERRM), waktu akan ditentukan kemudian setelah terdaftar minimal sepuluh (10) peserta. Biaya Rp2,000,000 (dua juta rupiah) Lama kursus lima (5) hari Kerja Tempat : DIKLAT Pertamina Jl. Pemuda No. 44 Bagi Rekan-rekan yang hendak mengikuti kursus dimaksud sangat diharapkan bisa menghubungi kami untuk pendaftaran secara kolektif; segera hubungi kami: PT. ADICIPTA BANGUN MANDIRI (ABM & Circle Navigation) Lingga Darma Building, 1st Floo Jl. Warung Buncit Raya No. 17 Jakarta 12550 Tel: (021) 7800 167 Fax: (021) 7883 4339 E-mail: [EMAIL PROTECTED] Terima kasih atas perhatian rekan-rekan pelut. Hormat kami, D. Haidir Al'afanie Man. Director ----- Original Message ----- From: Ponti To: [email protected] Sent: Thursday, February 22, 2007 12:37 PM Subject: Re: [pelaut] Diklat Pertamina Ya terima kasih atas sanggahan yg masalah saya bilang =MAHAL =untuk diklat yang saudara iklankan.lupa saya ada 2-3 orang menulis di sini Yang perlu kita benahin adalah. 1. Kesadaran dari pihak perusahaan 2. Instansi yg terkait 3. Perwira atau capt. kapal Satu demi satu kecelakaan telah terjadi, bisnis berkedok kursus semakin menjamur. mutu atau tidaknya itu urusan belakang yang penting dapet Certificate.dan mengeruk keuntungan banyak dari pelaut-pelaut baru beberapa jam yang lalu. telah terjadi kebakaran, jelas kesalahan MANUSIA. siapa yg disalahkan....? ini contoh saja. kursus yg digalakan tapi manusia dilapangan ngak ada pembinaan. ( instansi terkait dalam dunia pelayaran Indonesia ). Berita menyatakan dari muatan chemical. sedangkan chemical adalah MUATAN BERBAHAYA. lha kok dimasukan d! i dalam TRUK. dan di campur sama penumpang.ya jelas muatan berbahaya procedur dimuat di dalam Container ( Lihat di IMDG Code )......NAH SIAPA SALAH, dan siapa yang perlu di benahin, Jelas Pemerintah. syahbandar, perusahaan pelayaran. dan captain harus tegas dan tau cara memuat muatan berbahaya. Coba renungkan. dan jangan pikirkan keuntungan dari kedok KURSUS DIKLAT. Renungkan kita bersama yang mana yang harus dibenahi, Kondisi Kapal layak berlayar ( sesuai dengan Class ), dan tidak melebihi manifest. tapi Tidak layak untuk memuat muatan berbahaya... semua sudah gendheng....KASIAN PENUMPANG , masyarakat yang tidak tahu dan tidak berdosa JADI KORBAN. orang2 yang rakus. nah saya harap bapak2 yang duduk dalam pemerintahan memikirkan ini semua jangan asal 5 taun duduk dikursi empuk harus balik modal. carilah uang dengan keringat yang halal. Salam Ponti ( Tian ) bocah Temanggung Drilling Ship. F D ------------------------------------------------------------------------------ Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.
