Title: RE: Fwd: TRANSKRIP CERAMAH THEO SYAFEI BISA MENYESATKAN

Mohammad Rosadi:
Loh bukankah anda sendiri yang mengatakan saya sebagai orang bodoh (tanpa tanda kutip), karena tidak menghadir/mendengarkan ceramah bp.Theo Syafei ??? Jadi asumsi saya atas pernyataan ini, pastilah anda seorang yang pintar, karena TELAH menghadiri/mendengarkan ceramah bp. Theo

Syafei..:)

Efron:
Memang nggak enak 'kan kalo dikatakan sebagai orang bodoh apalagi tak menggunakan tanda kutip. Namun tanda kutip mengundang banyak arti. Ia dapat bermakna bukan arti sebenarnya atau dapat juga bermakna sebagai "high light" seperti yang saya tulis. Oleh karena alasan teknis orang dapat saja menuliskan suatu istilah (asing) dengan tanda kutip. Jadi saya memandang tanda kutip Anda sebagai "high light" atau penekanan. Saya hanya mencoba reaksi Anda jika diejek sebagai orang bodoh. Mantan Presiden Soeharto pun tak pernah saya umpat sebagai orang bodoh. Jika ia bodoh tak mungkin dapat menguasai Indonesia selama 32 tahun.

Mohammad Rosadi:
Saya tidak menghujat bp.Theo Syafei (ada yang tahu definisi menghujat..?). Saya cuma mengatakan beliau sebagai orang yang "bodoh dan fasik"(dengan tanda kutip loh) karena pernyataan yang dilontarkannya. Rasanya TIDAK PERLU mengenal beliau secara langsung untuk hal yang beginian, karena maslahnya kan beliau sendiri tidak membantah atau meminta maaf atas pernyataannya itu. Kalaulah beliau membantah (minimal minta maaf lah), maka predikat "bodoh dan fasik" dalam tanda kutip ini akan hilang dengan sendirinya. paham ya bung..?

Oh ya..,juga tolong dibedakan antara "menulis secara langsung" dengan "menanggapi" sebuah tulisan atau pernyataan. Tulisan anda terhadap seorang tokoh (bp Amien Rais) memang sudah seharusnya berdasarkan

pengalaman pribadi anda (walaupun tidak mewakili seluruh kepribadian sang tokoh tersebut). Sementara dalam menanggapi suatu berita atau tulisan lebih ditekankan pada "kebenaran sumber berita" (yang disertai

BUKTI NYATA tentunya) dan faktor-faktor pendukung lainnya(seperti akibat yang ditimbulkan dan tidak adanya bantahan dari tokoh atau orang lain yang tau persis tentang berita tersebut atau tokoh yang diberitakan).

Efron:
Menghujat dalam bahasa sehari-hari dapat berarti "mengata-ngatain". Sekali lagi tanda kutip Anda dianggap sebagai "high light". Sah-sah saja Anda menilai TS tanpa mengenalnya. Namun saya menilai Anda hanyalah ikut-ikutan orang. TS tidak minta maaf dan tak membantah? Anda keliru, Bung! Jelas TS sudah membantahnya soal keaslian transkrip pidatonya. Namun demikian TS sudah meminta maaf. TS juga tidak takut dituntut karena secara hukum pidatonya untuk kalangan terbatas yang tentu tak bisa dituntut karena itu hak privasi orang.

Mohammad Rosadi:
Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa memang ada penceramah yang berlebihan dalam menyoal masalah ketuhanan yesus ini..(untuk itu lah saya pribadi minta maaf pada anda dan umat kristen lainnya), tapi saya rasa itu jumlahnya relatif kecil kan dan TIDAK "selalu", seperti yang anda katakan sebelumnya.

Mengenai dosa.., nanti saja kita buktikan di akherat kelak.., siapa yang benar-benar berdosa. Tapi saya setuju kok bahwa kata-kata hujatan memang tidak boleh digunakan dalam menyoal masalah ketuhanan Yesus sekalipun(tampaknya anda sudah mulai memahami arti kata "Menghujat"..:)

Efron:
Saya tidak akan berpolemik soal yang satu ini. Menjadi pengikut Kristus memang harus siap memikul salib-Nya.

Mohammad Rosadi:
Bung Efron..bung Efron...., masakan anda tidak bisa membedakan mana tulisan anda, dan mana tulisan saya..? Saya sengaja tidak mencantumkan nama anda sebagai "tanda" karena saya pikir tanda ">" sudah cukup sebagai tanda tulisan yang hendak ditanggapi.lagipula email dibawah ini kan sifatnya kan untuk menganggapi.., jadi tentunya mudah sekali untuk melihat mana tulisan yang akan ditanggapi dan mana tulisan yang menanggapi. Namun walau begitu saya mohon maaf loh.., kalo memang anda kurang berkenan dengan format tulisan seperti itu, karena memang tidak disengaja.

Untuk selanjutnya saya berjanji akan mencantumkan nama anda jika saya menanggapi tulisan anda.

Efron:
Jelas dong, saya bisa menciri tulisan saya. Bagaimana dengan orang lain? Bukankah menulis itu untuk orang lain? Dalam milis setting yang Anda buat belum tentu sama dengan hasil posting Anda. Orang lain sangat boleh jadi akan kesukaran mencirikan dua tulisan, karena itu memang bukan tulisannya. Terima kasih Anda dapat memahaminya.

Akhirnya: Selamat Berhari Raya Idul Fitri 1419H! Kiranya suasana ini dapat menghangatkan Virginia yang sedang kedinginan.

Wassalam,
Efron

Kirim email ke