Salam lae pohan,
Hati boleh panas kepala tetap dingin.
Mudah-mudahan Tuhan memberikan kita petunjuk atas segala bencana yang
terjadi di tanah air kita tercinta ini.
Saya hanya usulkan kita semua orang beragama tetap yakin dan taqwa
kepada ajaran Tuhan agar bersikap damai dan kasih kepada siapapun juga.
Walaupun dihati kecil, saya sangat menginginkan agar orang-orang yang
mengotaki segala macam kerusuhan ini segera masuk kedalam bara api yang
panas ataupun segera tenggelam ke dalam kolam tokai karena waktu
istirahat sudah habis :)
peace.

Ramadhan Pohan wrote:
>
> Salam!
> Selama hati dan kepala kita panas, diskusi apapun-- apalagi SARA begini--
> pasti kita keblinger dan ngawur. Pembantaian demi pembantaian terjadi.
> Provokasi demi provokasi. Kambing hitam.
>
> Sakin ayiknya kita berpanas-ria, kita pun lupa tentang analisis obyektif.
> Bagaimana peristiwa Ambon terjadi. Siapa yang menyulut bara api dalam sekam
> itu? Kenapa aparat keamanan takut menggunakan "security approach"? Kenapa
> kepolisian dan Pangab Wiranto lamban dan gagal menguak tabir persitiwa Ambon.
> Kenapa kasus Ketapang, Kupang, Semanggi, Trisakti... dst... dst terus
> berlangsung TANPA ADA UPAYA APARAT MENUNTASKANNYA???  Di mana intelijen?
> Sebagai abdi bangsa, kepada siapa kita dan terutama aparat berpihak?
>
> Boro-boro.... Ingat Edy Tansil? Marsinah? Udin Bernas? Ditje? Dst... Dst...
>
> Bagaimana kalau kita bikin list persoalan kriminal dan ketakberdayaan aparat
> mengungkap pengangkangan hukum?
>
> Kemarin kita mendengar betapa Gus Dur yakin pelaku Peristiwa Ambon ada di
> Ciganjur. Gus Dur bukan orang sembarangan. Kenapa aparat-- atau tegasnya
> Kapolri atau bahkan Pangab Wiranto-- tidak mau menindaklanjuti sinyalemen Gus
> Dur itu?   Ada azas praduga tak bersalah. Memang. Itu patut terus dijunjung.
> Tapi, penyelidikan sudah bisa dilakukan lewat pernyataan Gus Dur.  Gus Dur
> pasti akan memberitahu aparat ttg siapa orang Ciganjur yang berdiri di balik
> Pembantaian Ambon.  Sehingga Yorris yang tokoh PP-- yang rumahnya juga di
> Ciganjur-- tidak tersangkut-sangkut namanya.
>
> Coba baca berita ini:
>
> Soal Dalang di Balik Rusuh Ambon
>
> Jakarta, JP.-
>
> Tengara Ketua Umum PB NU KH Abdurrahman Wahid yang mensinyalir dalang
> kerusuhan Ambon ada di Ciganjur, ternyata, ditanggapi dingin oleh tokoh yang
> kebetulan rumahnya di Ciganjur. Ketua Pelaksana Harian Pemuda Pancasila (PP)
> Yorrys Rawayei, yang tinggal di Ciganjur, malah tersenyum mendengar pertanyaan
> wartawan yang mengaitkan tengara Gus Dur itu dengan dirinya.
>
> SELANJUTNYA, SILAHKAN KLIK:
>
> http://www.jawapos.co.id/23jan/ut23j12.htm
>
> Salam!
> ramadhan pohan

Kirim email ke