Setuju lae.
Awak ini juga cuma punya 'cocot' sama doa saja.
Otot sudah mulai kendor, perut juga membuncit. Kalo dulu 'tawuran' masih
berani didepan (ini dulu ya...sekarang nasehatin orang jangan tawuran :)
sekarang cuma jadi berani 'ngebacot' duluan.
Saya yakin Tuhan selain Maha Pengampun juga Maha Pemarah. Biarlah
orang-orang yang selalu membuat susah rakyat ini segera ditegur Tuhan,
supaya segera bertobat.
peace.

Ramadhan Pohan wrote:
>
> Setuju Lae Blucer,
> Mari sama-sama kita galang kerukunan itu-- sambil jangan lupa mencaci-maki
> para perusuh-- tidak perduli dari agama atau etnis apa mereka. Bukankah
> senjata kita hanya kata-kata? Awak ini apalah... :-)
>
> salam!
> ramadhan pohan

Kirim email ke