Saudara-saudara Indonesiaku sekalian yang ada di Indonesia dan yang
berada di luar Indonesia. SUNGGUH-SUNGGUH SAYA PRIHATIN TERHADAP KEADAAN
DI TANAH AIR. Sebegitu mengenaskan dan benar-benar tidak ada
PERIKEMANUSIAAN!
Sebenarnya apa yang di permasalahkan? Kekuasaan? Perut lapar? Agama
?atau apa sebenarnya?. Apapun masalah yang tidak etis itu, SADARLAH!
kita sedang menghadapi suatu masalah besar. Kita sedang mengalami awal
dari kehancuran negara kita sendiri. Cobalah kita, sesama bangsa, satu
rumah, satu kampung, mencoba untuk MEMPERBAIKI MENGATASI MASALAH YANG
BESAR INI DENGAN BERSAMA-SAMA; BERSATU!, dan jangan saling memvonis satu
sama lain, atau mengaku dirinya lebih hebat dari pada yang lain, dan
TOLONG!, janganlah kita menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggung
jawabkan, yang akhirnya dapat membuat dendam sehingga memisahkan kita
dengan saudara-saudara Indonesia kita lainnya. Betul, kita boleh
mempertahankan pendapat atau berdebat mengenai masalah yang terjadi di
Tanah Air, TAPI INGAT, tujuan kita adalah MENYELESAIKAN MASALAH dan
bukan mempertahankan pendapat pada suatu sisi saja yang dianggap oleh
masing-masing individu benar. Dan BUKAN SAATNYA SEKARANG UNTUK BERDEBAT
MENGELUARKAN INTELEKTUALNYA MASING-MASING INDIVIDU YANG AKHIRNYA
MENGHASILKAN SUATU KEMUFAKATAN YANG TIDAK ADA JUNTRUNGANNYA!
Saya berbicara tentang masa depan negara, masa depan kita juga, buka
visi kalian!. Jangan terpengaruh!BERSATU!
SAYA YAKIN, TEMAN-TEMAN SAYA DI UNIVERSITAS TRISAKTI, JAKARTA DAN DI
UNIVERSITAS LAINNYA DI TANAH AIR, BERKORBAN NYAWANYA, BERJUANG DEMI
REFORMASI BUKAN UNTUK DILECEHKAN SEMATA-MATA DEMI PERANG SAUDARA DAN
DEMI KERUSUHAN-KERUSUHAN ATAU UNTUK SALING MENYALAHKAN SATU SAMA LAIN .
Pada waktu itu, saya berada di tengah-tengah mereka dan kalau
saudara-saudara sekalian menyaksikan kejadian tanggal 12-16 November '98
dan berada dalam posisi saya, saudara-saudara mungkin dapat lebih
merasakan BETAPA BESARNYA SEMANGAT MEREKA, YANG MEREKA LUAPKAN DAN
KORBANKAN DEMI AGAR KITA BERSAMA-SAMA MEMPERTAHANKAN NEGARA KITA
TERCINTA TERHINDAR DARI KEHANCURAN DAN MEMPUNYAI VISI MASA DEPAN YANG
LEBIH CERAH!
BAYANGKAN !
BILA SUDARA MENJADI SAKSI HIDUP KEJADIAN 12-16 November kemarin !!!
SEORANG KAWAN BAIK SAYA, DIPUKULI, DIHAJAR SEPERTI ANJING BULUK, DIMANA
PERIKEMANUSIAAN TIDAK DIPERHATIKAN LAGI. BAHKAN SEORANG KAWAN SAYA
LAINNYA GUGUR DI TEMBAK DI DEPAN MATA SAYA !!
Memang kejadian itu sudah berlalu dan kita berharap agar tidak sampai
terjadi lagi. TAPI MAUKAH MEREKA GUGUR DENGAN HARAPAN YANG SIA- SIA ?
UNTUK PARA PROVOKATOR! YANG HENDAK MENYENARKAN BERITA TIDAK BENAR DAN
BUSUK, SADARLAH! ITU NEGARAMU JUGA YANG KAU OMONGKAN, SAUDARA-SAUDARA
KITA JUGALAH YANG AKAN MENJADI KORBAN!
Bagi mahasiswa yang studi di luar Tanah Air, hendaklah kita mulai
membuka visi kita, membuka kepala kita justru PERBEDAAN YANG ADA, ITULAH
YANG AKAN MENYATUKAN KITA, BILA KITA MENGIJAK PADA SATU REL YANG SAMA!
BERSATULAH!. Bilamana kita mendengar berita-berita dari Tanah Air yang
kurang mengenakkan, cobalah ditelusuri kembali dan jangan lansung
terpengaruh! KARENA BAGAIMANAPUN KITA LAHIR DI KAMPUNG TANAH YANG SATU!
Dan berdoalah, agar Tuhan memberikan jalan yang paling benar mengatasi
masalah yang besar ini.
Saya yakin, kita semua studi di luar Tanah Air, juga nantinya
pengetahuan yang kita peroleh, akan kita sumbangkan demi Tanah Air kita
sendiri, demi masa depan negara yang lebih baik.
Sekali lagi saya tekankan, BERSATU JANGAN MEMISAH!
Wassalam,
James Suselo
nb : Maafkan bila ada perkataan yang kurang mengenakkan di hati
saudara. Terima kasih.
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com