...
>Rekan yth.,
>
>Menanggapi berita terakhir tentang: ABRI menyatakan perang terhadap
>kerusuhan-kerusuhan dan akan melakukan tembak di tempat terhadap
>perusuh, yang disampaikan oleh Pangab Wiranto, sungguh sangat tepat
>waktunya setelah segala kerusuhan yang terjadi di Indonesia selama ini
>terkesan 'dibiarkan saja'. Apalagi kalau dikaitkan dengan Pemilu yang
>semakin dekat, dan kecemasan masyarakat yang semakin tinggi.
Yw: Dari obrolan warung kopi, bagaimanapun pernyataan Wiranto
itu masih dilecehkan (seperti biasanya). Dia bilang: "... Abri
menyatakan perang terhadap perusuh..." Orang pada nanya:
"Abri yang mana?" Ini aja udah langsung bikin orang (kebanyakan)
sadar juga situasi sekarang sebenernya gimana.
Kalopun orang mau bilang: "Abri itu ada satu, tidak ada
abri hijau, abri merah putih, abri itu satu..."
Bukti di lapangan kayaknya juga kurang mendukung. Contohnya:
tim mawar, yg dipimpin seorang mayor, di pengadilan diterima
pernyataannya bahwa dia mengambil prakarsa sendiri utk culik
sana culik sini (yg artinya dia nyempal dari komando Abri-abri
yg lain). Terus ketika di kerawang ada Abri diciduk,
(oknum) F-Abri bilang: itu gerombolan yg ada di Abri (yg
nyempal dari komando Abri-abri yg lain). Jadi kalo dibilang
Abri cuma satu (kesatuan), apa orang masih percaya?
Rasanya tidak semua percaya. Dan rasanya yg tidak percaya
itu punya cukup argumen untuk tidak percaya. ;-)