Wah kalo ngomong2 soal goal spektakuler karena adanya scrimage di
depan gawang, sebenarnya yang paling saya takutkan bukan apa-apa:
Saya takut kalo "GOL TANGAN TUHAN" ala Maradona terulang lagi. Kalau
sudah begini, jangan tanya lagi: Wasit pura-pura tak melihat, penonton
terpaksa "melongo", siapapun kipernya tak akan menduga samasekali
terjadinya GOL CURANG ini. Dan complaint apapun setelah gol disahkan &
pertandingan selesai tak berarti samasekali: tetap tak merubah
kedudukan...MARADONA tetap jadi pemenang!!
Ya nggak Bung Pohan & Lili?

Salam Maradona!


---Lily <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau kipernya gimana bung Pohan?
> Bola liar dalam situasi chaos di depan gawang pun acap kali ditepis
manis
> oleh Gianluca Pagliuca (InterMilan-Italy) atau oleh super-parate-nya
> Gianluigi Buffon (Parma- Italy) yang menghalau tembakan terarah Dmitri
> Alenitchev (AS Roma- Russia). Seperti Fabien Barthez (AS Monaco
-Perancis)
> menyelamatkan gawangnya dari tendangan Roberto dan Dino Baggio pada
> pertandingan Piala Dunia 1998  melawan Italy di Perancis yang membuat
> kedudukan 0-0 dan harus ditentukan lewat adu pinalti.
>
> Atau seperti Peter Schmeichel (MU- Denmark) memeluk erat kiriman
bola dari
> Hughes  dan Anelka  sementara David Seaman (Arsenal - Inggris)
menyambut
> bola-bola Bechkam dan Cole dalam partai liga Inggris antara Arsenal-MU
> semalam.
>
> Hidup Kiper !
> Lily

_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com

Kirim email ke