Forward dari bincang@ [sedikit lagi soal Ambon].
Walaupun berisi sedikit joke, isinya 98% serius.
Helson SIAGIAN
-----------------------
http://gwu.edu/~siagian
-----------------------
On Thu, 4 Mar 1999, Bhimantara Widyajala wrote:
> Irsan, seingatku aku enggak pernah nusukin sate. Apalagi nusukin satenya
> sama aku dan Nofri (bukannya sama tusukan sate?). Kalau nusukin potongan
> daging sapi untuk disate sih memang dulu pernah.
>
> Di zaman semrawut sekarang ini kadang-kadang kita tidak sadar kalau sedang
> berbuat kesalahan. Kelihatannya sepele tapi ternyata menyangkut hal yang
> sangat prinsip. Kelihatannya sudah benar tapi kalau dilihat agak jauh
> sedikit kok jadi aneh alias tidak 100% benar. Kalau dilihat dari jarak
> yang lebih jauh lagi kok jadi enggak fokus alias jauh dari gambaran
> kejadian yang sebenarnya. Kalau melihatnya terlalu dekat, kok kejadian
> seluruhnya menjadi tidak terlihat sempurna. Ini baru dilihat saja , belum
> kalau dipikir lebih mendalam (Ini sudah enggak ada kaitannya sama satenya
> Irsan tadi).
>
> Persoalan di Ambon ini adalah contoh kasus yang tidak bisa selesai dalam
> waktu satu hari, karena proses "penciptaan" atau barangkali "lahirnya"
> kasus itu sendiri KONON (sorry pakai uppercase) sudah berlangsung cukup
> lama dan sebenarnya tidak hanya terjadi di wilayah ini(Saya khawatir
> setelah ada kasus-kasus (rambutan) Aceh, (jeruk) Pontianak, (pisang)
> Ambon, daerah-daerah yang mengandung nama buah-buahan jadi target garapan
> berikutnya. Mungkin aparat keamanan perlu mewawancarai para saudagar buah
> di Taman Buah Mekarsari). Namun, tentu saja ini bukan suatu pembenaran
> untuk membiarkan tindak kekerasan dan bertambahnya jumlah korban yang
> berjatuhan. Justru harus disadari ada hal yang harus dikerjakan dalam
> waktu singkat, yaitu perlindungan terhadap keselamatan jiwa dan harta
> manusia, dan sekaligus kesadaran ada proses panjang yang tetap harus
> dilalui. Karena untuk membangun saling pengertian antarumat beragama itu
> sesungguhnya bukan masalah mudah, apalagi di tingkat bawah yang
> pengetahuan agamanya juga pas-pasan. Kalau dipaksakan bisa runyam juga
> nantinya karena akan selalu ada situasi genting (contravention atau bahkan
> conflict) yang harus dilalui. Situasi in-group dan out-group ini
> sebenarnya fakta yang sudah lama diingatkan oleh para sosiolog. Keseleo
> lidah sedikit akan dapat memicu amuk massa. Apalagi kalau keseleonya
> banyak dan sering sekali. Di forum Bincang ini yang notabene warganya
> memiliki latar belakang pendidikan yang baik (setidaknya bisa main
> e-mail), seringkali emosi lebih berperan dalam diskusi, apalagi
> saudara-saudara kita yang langsung mengalami persoalan di sana.
>
> Karena menyangkut sifat dasar atau alami manusia tadi, maka penyelesaian
> atau penanganan persoalannya seharusnya juga senatural mungkin. Jangan
> pakai deklarasi bersama atau pernyataan damai yang diprakarsai
> (baca:dipaksakan) oleh aparat seperti masa lalu yang maunya cepat selesai.
> Itu sebabnya projek-projek yang hanya mengejar target waktu, hasilnya pada
> umumnya berantakan. Contohnya, projek Candi Sewu (Loro Jonggrang) yang
> dimandori oleh Bandung Bondowoso, projek Tangkuban Perahu yang Pimpro-nya
> Sangkuriang, atau yang lebih klasik projek pemindahan Taman Sari yang
> direktur pelaksananya Sukrasana atas perintah Bambang Sumantri(bukan
> saudaranya mas Bambang Harimurti), semuanya berakhir dengan tragedi karena
> ingin diselesaikan dalam waktu satu malam saja. Ini tidak natural, karena
> tidak ada keikhlasan.
>
> Lalu konkretnya bagaimana penanganan kasus Ambon? Buktikan ada hukum yang
> berpihak kepada kebenaran. Kalau ada tindak kekerasan ya harus ditumpas.
> Tidak peduli itu dilakukan karena alasan balas dendam atas tindak
> kekerasan terdahulu atau bukan. Penggantian pejabat baik ABRI tidak
> dibatasi pada tingkat atas Komando militer atau Kepala Kepolisian di
> daerah, jajaran di bawahnya yang enggak becus menangani kerusuhan/ tindak
> kekerasan sejak dini sehingga menimbulkan rasa curiga adanya keberpihakan
> aparat pemerintah harus dilakukan, termasuk pejabat Pemda yang terbukti
> gagal membina warganya selama ini. Apalagi kalau kecurigaan keberpihakan
> itu betul, harus diproses lebih lanjut. Langkah Habibie menugaskan LIPI
> untuk meneliti akar permasalahan di Maluku ini tetap harus didukung karena
> akan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
>
> Teoritis kedengarannya? Betul sekali karena memang pada dasarnya yang saya
> ingin kemukakan adalah bagaimana mendewasakan pola berpikir kita sebagai
> orang Indonesia MUMPUNG (sorry lagi) sedang ada di negeri orang (ada cukup
> jarak untuk melihat Indonesia) agar tidak mudah terjebak
> pemikiran-pemikiran yang terlalu sempit atau pun sebaliknya terlalu luas
> sehingga tidak jelas lagi batas-batasnya. Ada koridor yang cukup luas bagi
> kita untuk bekerja sama dan bergaul tanpa harus menjadikan perbedaan agama
> sebagai ganjalan di antara kita. Sayangnya tidak semua orang mau
> memanfaatkan koridor ini atau justru cenderung mengabaikan batas-batasnya.
> Kalau kita yang sekolah di Amerika saja masih berpola pikir garis keras,
> apalagi saudara-saudara kita yang ada di seberang sana yang mengalami
> kekerasan itu dalam arti yang sebenarnya.
>
>
> Bhimantara Widyajala
> *Bersama Helson Siagian (sekarang PhD student di Arkansas) dan Nofri
> (dicalonkan jadi Kepala Cabang BTN di Dili atau Ambon) pernah
> internship di rumah juragan sate Irsan dan Faran, keduanya
> melanjutkan pendidikan S2 di AU dari hasil usaha sate, yang terakhir
> disebut menduduki jabatan orang No.2 di Permias DC dan rencananya mau
> running jadi Ketua Permias DC bersaing dengan calon lainnya dari marga
> Hutagalung juga (Charles? atau Nadya?).
>
>
>
>
> On Mon, 1 Mar 1999, Irsan Jusnadi wrote:
>
> > wah bang Helson....bisa aja..maaf deh kalo dulu minta tolong nusukin sate
> > sama Bima & Novri buat pikniknya Ardhie.......udah pindah state ya bang....
> > kapan balik ke DC....
> >
> >
> > Irsan Jusnadi
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Helson Siagian <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > Cc: Patrick <[EMAIL PROTECTED]>; Mahendra Siregar <[EMAIL PROTECTED]>;
> > [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: Tuesday, March 02, 1999 12:00 PM
> > Subject: Re: [bincang] Re: [bincang] (komentar) TUHAN: VERSI KRISTEN DAN
> > ISLAM
> >
> >
> > >
> > >
> > >Sudah banyak sekarang yang sama hebatnya dengan Patrick. Hidup Patrick.
> > >
> > >
> > >Helson SIAGIAN
> > >------------------------------
> > >Visit: http://gwu.edu/~siagian
> > >------------------------------
> > >
> > >On Sun, 28 Feb 1999, Irsan Jusnadi wrote:
> > >
> > >>
> > >> akh ..... sudah menjadi rahasia umum ....
> > >> Indonesia itu penuh manusia-manusia TOLOL,
> > >> dan sombong.
> > >>
> > >> *****he-he-he.......termasuk anda ya ...sdr. Patrick
> > >>
> > >> Dan orang-orang seperti Hasan .... suka
> > >> pura-pura menjadi "nabi-nabian" seolah-olah
> > >> dia tahu semua luar-dalam Kristen dan Islam.
> > >> Orang-orang seperti ini-lah yang kerja-nya
> > >> mau adu-domba antar-umat beragama di Indonesia.
> > >>
> > >>
> > >> *****Oke lah.....mungkin sdr. Hasan seorang pengadu domba....
> > >> anyway....saya ingin mengetahui jawaban anda mengenai interpretasi anda
> > >> mengenai
> > >> luar-dalam kristen... atau minimal ayat-ayat yang dibahas oleh sdr.
> > >> Hasan....
> > >> Please....sdr. Patrick....
> > >>
> > >> Rekomendasi saya hanya satu ....
> > >> Tolong jangan di-injak-injak ajaran Agama Islam itu, akh.
> > >> Saya jadi mau muntah melihat muka-mu dan semua
> > >> kata-kata-mu. Bila anda seorang Muslimin
> > >> yang benar-benar taat dengan semua ajaran Agama
> > >> Islam .... saya yakin 100% Islam TIDAK AKAN
> > >> dan TIDAK PERNAH mengajarkan untuk
> > >> mengolok-olok dan merendah-kan agama lain.
> > >>
> > >>
> > >> *****memang....Islam tidak akan dan tidak pernah mengajarkan untuk
> > >> mengolok-ngolok dan merendah-kan agama lain
> > >>
> > >> Dan tolong jangan banyak bullshit deh ... dalam
> > >> menerjemah-kan ayat-ayat Alkitab.
> > >> Anda HARUS sudah terlebih dahulu mempercayai
> > >> dan menerima Yesus Kristus sebagai juru-selamat
> > >> anda .... baru anda punya hak untuk memberi
> > >> komentar apa-pun mengenai ajaran agama Kristen.
> > >> Karena Yesus harus-lah hidup di hati-mu, baru
> > >> nanti Yesus akan memberikan penerangan dan
> > >> penjelasan yang murni, baru kamu bisa mengerti
> > >> apa isi dan arti ayat-ayat Alkitab itu.
> > >>
> > >>
> > >>
> > >> *****bagaimana dengan anda?...apakah sudah mempercayai dan menerima Yesus
> > >> Kristus
> > >> sebagai juru selamat anda?... kalau sudah ...ya
> > >> mbok...dijelasken....bagaimana yang benernya...
> > >> biar nggak keliru....
> > >>
> > >>
> > >> Itu sebab-nya pula .... saya TIDAK MAU
> > >> berkomentar banyak mengenai Agama Islam ...
> > >> karena saya TIDAK mempercayai-nya, dan
> > >> juga TIDAK hidup di dalam-nya.
> > >> Jadi saya TIDAK PUNYA HAK untuk
> > >> mengolok-olok, memberi komentar, maupun
> > >> mencoba main tafsir-menafsir isi dari Al 'Quran itu.
> > >>
> > >>
> > >> *****mongggooooo
> > >>
> > >> So .... FUCK YOU, Hasan !!!!
> > >>
> > >> Provokator kerusuhan SARA anjing LU !!!!
> > >>
> > >>
> > >> *****nah ini dia.....sdr. Patrick....kata-kata dewanya jangan dikeluarin
> > >> dong....
> > >> kita boleh beda pendapat.......tapi
> > >> jangan berubah jadi "Gay" gitu dong....
> > >> udah jelas namanya " Hasan" ... masa mau di ( sensor ) gitu sih......
> > >> atau "sdr. Patrick" berubah jadi "sdri. Patrick".... he-he-he-he....sorri
> > >> buat semuanya yang merasa
> > >> sdri.....ini khusus buat Patrick aja....
> > >>
> > >> *****boleh juga kita nggak setuju sama pendapat orang lain.....tapi
> > >jangan
> > >> jadi nggak bisa membedakan
> > >> mana manusia mana anjing dong.......sdr. hasan bisa bahasa manusia
> > >> kok....lalu dia juga bisa nulis
> > >> dan ngirim e-mail kok....masa dibilang anjing....atau mungkin anjing nya
> > >> anda bisa ngomong, nulis dan
> > >> ngirim e-mail ya.......
> > >>
> > >> ****oh ya buat rekan-rekan yang di V-tech.....temenin dong
> > >Patrick....kasian
> > >> tuh nggak ada yang
> > >> perhatiin....ajak jalan-jalan kek....ajak olah-raga kek......kasian
> > >> kan....jadi minta perhatian di bincang....
> > >> jangan sibuk kerja melulu dong Trick.....ngurusin komputer di Vtech nggak
> > >> ada abis-abisnya...sekali-sekali refreshing dong......biar nggak
> > >emosian....
> > >> he-he-he-he
> > >>
> > >> ****buah mangga buah kedondong
> > >> temenin patrick dong...
> > >>
> > >>
> > >> *************
> > >> Menghilangkan perbedaan di saat sekarang ini dan menimbulkan persamaan
> > >> adalah
> > >> salah satu cara untuk meredam konflik.....
> > >> Hanya saja kita harus akui bahwa perbedaan itu memang selalu ada.....
> > >> dan kita harus siap berbeda pendapat dengan cara-cara yang baik.....
> > >>
> > >>
> > >>
> > >> Irsan Jusnadi
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >> ------------------------------------
> > >>
> > >> Mahendra Siregar wrote:
> > >>
> > >> > Yth. Sdr. Hasan,
> > >> >
> > >> > Jangankan mengenai Tuhan atau agama, masyarakat Indonesia akan dengan
> > >> gampang sekali menjadi mata gelap dan kalap kalau saudara, istri atau
> > >> orangtuanya direndahkan. Oleh karena itu, marilah kita menahan diri untuk
> > >> tidak melakukan hal-hal yang dapat mengundang reaksi yang tidak kita
> > >> inginkan bersama. Sejarah kita sejak dijajah Belanda menunjukkan bahwa
> > >> rakyat Indonesia mudah sekali diadu domba untuk dihancur-leburkan dengan
> > >> isu-isu SARA.
> > >> >
> > >> > Marilah kita menarik manfaat dari pengalaman 350 tahun dijajah Belanda
> > >> itu, maupun berbagai peristiwa di Ketapang, Ambon dsb, bahwa hal-hal yang
> > >> sangat sensitif seperti itu hendaknya tidak diutarakan secara terbuka.
> > >> Bangkitkan semangat persaudaraan dan saling-menghargai di antara kita.
> > >Anda
> > >> tentu sama yakinnya dengan saya bahwa Tuhan menciptakan bangsa Indonesia
> > >> yang demikian beragam itu bukan sebagai lambang perpecahan atau
> > >kehancuran,
> > >> tetapi justru untuk membuktikan kekuatanNya di atas segala akal dan
> > >> perilaku manusia.
> > >> >
> > >> > Semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi anda, saya dan seluruh bangsa
> > >> Indonesia dari perpecahan dan kehancuran. Amin.
> > >> >
> > >> > Wassalam
> > >> > Mahendra Siregar
> > >> >
> > >> > [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > >> >
> > >> > > Assalamu ?alaikum wr wb,
> > >> > >
> > >> > > Tuhan menurut konsep agama yang sejati adalah sesuatu yang Maha
> > >> Pencipta, Maha Perkasa, Maha Tahu, dsb. Dia juga harus Maha Awal (Yang
> > >> Paling Pertama), dan Maha Akhir, dan tak ada sesuatupun yang menyamainya.
> > >> > >
> > >> > > Di sini saya akan menampilkan gambaran tentang Tuhan dari Alkitab
> > >> yang diterbitkan LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) dengan Al Qur'an. Memang
> > >> di beberapa ayat Alkitab lainnya ada gambaran mengenai sifat Tuhan yang
> > >> sejati seperti di atas, namun ada juga ayat lainnya yang menggambarkan
> > >> Tuhan sedemikian rendah, sehingga sifat atau keadaannya, tak lebih dari
> > >> manusia biasa. Sehingga timbul kesan
> > >> > > Adanya pertentangan. Di satu sisi Alkitab mengakui kebesaran Tuhan,
> > >di
> > >> lain pihak, Alkitab juga menggambarkan kelemahan Tuhan. Paradoks. Inilah
> > >> beberapa ayatnya:
> > >> > >
> > >> > > Kejadian (Pergumulan Yakub dengan Allah 32:24-30):
> > >> > > <... Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki
> > >> BERGULAT dengan dia SAMPAI FAJAR MENYINGSING. KETIKA ORANG ITU MELIHAT,
> > >> BAHWA IA TIDAK DAPAT MENGALAHKANNYA, ia memukul sendi pangkal paha Yakub,
> > >> sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, KETIKA IA BERGULAT DENGAN
> > >ORANG
> > >> ITu. Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah
> > >> menyingsing."
> > >> > > Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau
> > >tidak
> > >> memberkati aku." Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?"
> > >> Sahutnya: "Yakub." Lalu
> > >> > > ktata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi
> > >> Israel, sebab ENGKAU TELAH BERGUMUL MELAWAN ALLAH DAN MANUSIA, DAN ENGKAU
> > >> MENANG." Bertanyalah Yakub: "Katakanlah juga namamu." Tetapi sahutnya:
> > >> "Mengapa engkau menanyakan namaku?" Lalu diberkatinyalah Yakub di situ.
> > >> Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "AKU TELAH MELIHAT ALLAH
> > >> BERHADAPAN MUKA, tetapi nyawaku tertolong!"...>
> > >> > >
> > >> > > Di sini Alkitab menggambarkan bagaimana Tuhan harus bergelut dengan
> > >> Yakub hingga terbitnya fajar, karena tidak mampu meng-KO Yakub dalam 1
> > >> ronde. Ini jelas hal yang tak masuk diakal. Jika Mike Tyson yang manusia
> > >> bisa meng-KO orang dalam 1 ronde, mengapa Tuhan tidak?
> > >> > >
> > >> > > Karena Tuhan tak bisa mengalahkan Yakub setelah semalaman
> > >berkelahi,
> > >> maka menurut para pendeta Yahudi yang "diwahyukan" untuk menulis Alkitab
> > >> ini, Yakub dijuluki "Israel", karena Yakub telah bergumul melawan Allah
> > >dan
> > >> manusia, dan Yakub menang.
> > >> > >
> > >> > > Seorang Kristen membuat apologi dengan mengatakan bahwa Tuhan
> > >ketika
> > >> itu berada dalam wujud manusia, karenanya melekatlah sifat2 manusia pada
> > >> diri Tuhan itu. Jika pada saat itu Tuhan bersifat manusia yang bisa
> > >lapar,
> > >> bisa mati, dsb, bagaimana jika ada orang yang bisa membunuh Tuhan,
> > >misalnya
> > >> menembaknya dengan panah atau menusuknya dengan pedang? Apakah hal ini
> > >akan
> > >> mengakibatkan kematian Tuhan?
> > >> > >
> > >> > > Menurut Al Qur'an, Tuhan itu selalu mempunyai sifat2 keTuhanan
> > >kapan
> > >> saja dan di mana saja. Tidak pernah sekalipun, Tuhan berada dalam kondisi
> > >> lemah seperti manusia. Jangankan satu manusia seperti Yakub, seluruh
> > >> manusiapun bisa dihancurkan Tuhan. Hal ini dinyatakan dalam Al Qur'an
> > >surat
> > >> Ibrahim 19-20, yaitu "...Jika Tuhan menghendaki, Dia bisa
> > >memusnahkan
> > >> kamu semua dan menggantimu dengan makhluk yang baru. Demikian itu
> > >tidak
> > >> sukar bagi Allah." Dan di ayat lain, "...Allah Maha Kuasa
> > >> > > di atas segalanya" (Al Baqarah 106).
> > >> > >
> > >> > > Di Alkitab juga diceritakan bagaimana Tuhan Yesus bisa merasa
> > >lapar,
> > >> kemudian bisa salah membuat perkiraan. Yesus berfikir bahwa pohon Ara
> > >yang
> > >> dia lihat sedang berbuah. Tapi begitu dia mendekat, baru dia tahu bahwa
> > >> pohon tsb tak berbuah. Ini kutipan kisahnya dari Alkitab:
> > >> > >
> > >> > > Matius 21:18-19
> > >> > > "...Pada pagi-pagi hari dalam perjalananNya kembali ke kota. Yesus
> > >> merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi
> > >> Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. KataNya
> > >> pada pohon itu:
> > >> > > "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu
> > >juga
> > >> keringlah pohon ara itu..."
> > >> > >
> > >> > > Kalau kita baca Markus 11:13, kita pasti tahu bahwa pohon Ara itu
> > >> belum berbuah karena MEMANG BELUM MUSIMNYA. Ini ayat Alkitabnya:
> > >> > >
> > >> > > Markus 11:13:
> > >> > > "Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia
> > >mendekatinya
> > >> untuk melihat kalau-kalau Ia mendapati apa-apa pada pohon itu. Tetapi
> > >waktu
> > >> Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab
> > >> memang BUKAN MUSIM BUAH ARA."
> > >> > >
> > >> > > Pedagang atau tukang buah juga tahu mengenai hal itu. Cuma herannya
> > >> "Tuhan" yang seharusnya MAHA TAHU seperti Yesus ini malah lebih bodoh
> > >dari
> > >> tukang buah. Itu pohon disamperin juga. Begitu tidak berbuah (karena
> > >memang
> > >> belum musimnya), itu pohon malah dikutuk sampai mati. Coba pikir, apa itu
> > >> tidak kejam? Sudah bodoh, kejam lagi.
> > >> > >
> > >> > > Sebenarnya jika Yesus benar-benar Tuhan, maka dia takkan merasa
> > >> lapar. Atau jika dia ingin makan buah, maka dia tak mungkin tertipu untuk
> > >> mendekati pohon yang tak ada buahnya. Atau jika pohon itu tak berbuah,
> > >> sebagai Tuhan yang Maha Pencipta dia bisa menciptakan buah ara untuk
> > >pohon
> > >> tersebut. Dengan demikian, dia bisa menunjukkan kemuliaannya.
> > >> > >
> > >> > > Seorang Kristen mengatakan bahwa Yesus mengutuk pohon ara tsb agar
> > >> mati untuk menunjukkan "kekuasaan" Yesus. Jika cuma untuk menunjukkan
> > >> kekuasaan, bukankah menciptakan buah itu lebih mulia ketimbang mengutuk
> > >> pohon yang tak berdosa?
> > >> > >
> > >> > > Terus terang Tuhan tak akan begitu. Di Al Qur'an dinyatakan bahwa
> > >> Tuhan itu tidak pernah merasa lapar. Kemudian menurut Islam, Tuhan itu
> > >> Maha Tahu.
> > >> > >
> > >> > > "...Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui" (Al An'am 73).
> > >> > > "...Tiada gugur sehelai daunpun, melainkan Dia mengetahuinya..."
> > >> > > (Al An'am 59). Selain itu Tuhan Maha pencipta dan mustahil
> > >merasa
> > >> lapar. Jika dia ingin menciptakan sesuatu, Ia cukup berkata:
> > >Jadilah!
> > >> Maka jadilah apa yang diinginkannya (Yaasin 82).
> > >> > >
> > >> > > Jelas antara "Tuhan" Yesus versi Alkitab dengan Tuhan versi Al
> > >Qur'an
> > >> terdapat perbedaan yang besuaar sekali.
> > >> > >
> > >> > > Alkitab juga menggambarkan bagaimana lemahnya posisi Tuhan Yesus,
> > >> sehingga bisa diuji Iblis. Ini saya kutip kitab Injil Matius (Percobaan
> > >di
> > >> padang gurun 4:1-11):
> > >> > >
> > >> > > < Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
> > >Dan
> > >> setelah berpuasa 40 hari dan 40 malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu
> > >> datanglah si pencoba itu dan berkata kepadaNya: "Jika Engkau Anak Allah,
> > >> perintahkanlah supaya batu2 ini menjadi roti." Tetapi Yesus menjawab:
> > >"Ada
> > >> tertulis; Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman
> > >> yang keluar dari mulut Allah."
> > >> > >
> > >> > > Kemudian Iblis membawaNya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di
> > >> bubungan Bait Allah. Lalu berkata kepadaNya: "Jika Engkau Anak Allah,
> > >> jatuhkanlah diriMu ke bawah, sebab tertulis: Mengenai Engkau Ia akan
> > >> memerintahkan malaikat-malaikatNya dan mereka akan menatang Engkau di
> > >atas
> > >> tangannya, supaya
> > >> > > kakiMu jangan terantuk kepada batu." Yesus berkata kepadanya: "Ada
> > >> pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" Dan Iblis
> > >> membawaNya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan
> > >> kepadaNya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata
> > >kepadanya:
> > >> "Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika engkau sudjud menyembah aku.
> > >Maka
> > >> berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau
> > >> harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau
> > >> berbakti!" Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat
> > >> datang melayani Yesus.>
> > >> > >
> > >> > > Di sini terlihat bagaimana lemahnya Tuhan Yesus. Tuhan Yesus diuji
> > >> sehingga lapar. Ketika Iblis menantangnya untuk menciptakan roti agar
> > >bisa
> > >> Yesus makan, Yesus tak melakukannya, tapi berdalih bahwa "MANUSIA hidup
> > >> bukan dari roti saja." Ini menunjukkan bahwa Yesus itu adalah manusia.
> > >> Tanpa diberi mukjizat oleh Tuhan, Yesus tidak bisa menciptakan roti.
> > >> Sebaliknya Yesus secara implisit
> > >> > > menyatakan bahwa dia adalah MANUSIA yang hidup bukan dari roti saja.
> > >> > >
> > >> > > Kemudian kita lihat bagaimana rapuhnya Tuhan Yesus. Iblis bisa
> > >> menempatkan Yesus ke atas bubungan gedung yang tinggi kemudian menyuruh
> > >> Yesus melompat.
> > >> > >
> > >> > > Kemudian Iblis menantang Yesus untuk terjun dari puncak gedung itu.
> > >> Jika Yesus benar Tuhan, pastilah dia akan selamat meskipun jatuh dari
> > >> ketinggian, begitu pikir sang Iblis.
> > >> > >
> > >> > > Tapi Yesus tidak mau karena bisa mati. Bukankah perkataannya "Jangan
> > >> cobai Tuhan, Allahmu.." itu menyiratkan bahwa belum tentu Allah
> > >> menyelamatkannya ketika Yesus jatuh. Sebenarnya jika benar Yesus diuji
> > >> untuk menunjukkan sifat keTuhanannya, dia seharusnya melompat dan
> > >selamat,
> > >> untuk menunjukkan sifat keTuhanannya pada sang Iblis. Kalau cuma diam
> > >saja,
> > >> semua manusia juga bisa.
> > >> > >
> > >> > > Kemudian Yesus berkata supaya kita hanya menyembah Allah saja, bukan
> > >> yang lain termasuk Tuhan Yesus, dsb. "ENGKAU HARUS MENYEMBAH TUHAN,
> > >> ALLAHMU, dan HANYA KEPADA DIA SAJALAH ENGKAU BERBAKTI!"
> > >> > >
> > >> > > Jadi kalau ada ayat lain yang menyuruh kita menyembah selain Allah,
> > >> seperti Tuhan Yesus, maka itu tak lain adalah pertentangan yang terjadi
> > >> karena Injil ini sudah dikotori tangan manusia.
> > >> > >
> > >> > > Jika kita berpikir secara mendalam dan kritis, maka akan kita dapati
> > >> bagaimana mudahnya sang Iblis membawa dan menempatkan Yesus ke atas
> > >gedung
> > >> dan gunung yang tinggi. Jika saja Iblis ini bukan sekedar membawa,
> > >> melainkan juga mendorong Yesus dari atap gedung atau dari gunung yang
> > >> tinggi, tentulah Tuhan Yesus akan mati lebih awal.
> > >> > >
> > >> > > Dan masih banyak lagi perbedaan antara konsep Tuhan antara Alkitab
> > >> versus Al Qur'an, misalnya konsep trinitas Alkitab yang menyatakan Tuhan
> > >> itu terdiri dari 3 oknum dengan Al Qur'an dan agama Yahudi yang hanya
> > >> menyatakan Tuhan terdiri dari 1 oknum. Selain itu konsep Tuhan yang bisa
> > >> disalib, menderita, dan mati menurut versi Alkitab, sangat berbeda dengan
> > >> versi Al Qur'an yang menyatakan
> > >> > > bahwa Tuhan itu Maha Perkasa dan di atas segalanya.
> > >> > >
> > >> > > Untuk menentukan Tuhan versi mana yang benar, versi Alkitab atau Al
> > >> Qur'an, maka kita harus menggunakan akal sehat kita sambil tak lupa
> > >berdoa
> > >> kepada Tuhan yang Maha Esa agar kita mendapat petunjuk. Semoga Tuhan
> > >> menunjuki kita jalan ke surga, dan menghindarkan kita dari neraka.
> > >> > >
> > >> > > Demikianlah sedikit tulisan dari saya, semoga kita bisa mengambil
> > >> hikmah dan petunjuk.
> > >> > >
> > >> > > Wassalamu ?alaikum wr wb
> > >> > >
> > >> > > ---------------------------------------------------
> > >> > > Get free personalized email at http://www.iname.com
> > >> > >
> > >> > >
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >> > > To subscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> > > To unsubscribe: send a blank email to:
> > >[EMAIL PROTECTED]
> > >> > > This mailing list sponsored by http://www.webIndonesia.com
> > >> > >
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >> >
> > >> >
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >> > To subscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> > To unsubscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> > This mailing list sponsored by http://www.webIndonesia.com
> > >> >
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >> To subscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> To unsubscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> This mailing list sponsored by http://www.webIndonesia.com
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >> --
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >--
> > >> To subscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> To unsubscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > >> This mailing list sponsored by http://www.webIndonesia.com
> > >>
> > >---------------------------------------------------------------------------
> > >--
> > >>
> > >
> >
> >
> >
> >
> > -----------------------------------------------------------------------------
> > To subscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe: send a blank email to: [EMAIL PROTECTED]
> > This mailing list sponsored by http://www.webIndonesia.com
> > -----------------------------------------------------------------------------
> >
>