Wah, suatu kebetulan posting saya langsung nggak laku,
berhubung dalam beberapa jam sudah ada calon dari PK.
What a coincidence. Kira-kira boleh nggak sih mengganti calon
presiden setelah pemilu? Ada nggak aturan mainnya? Mungkin ini
PR buat KPU satu lagi. Hehe...habis calonnya nggak beken sama
sekali. Kalau jaman dulu kan ada calon pendamping..... kali aja.

Sekarang ngomong ekonomi. Salah seorang teman baru saja
ngomong bahwa swasta asing masuk ke perbankan RI. Contoh
adalah Bank Duta sudah 90% saham dimiliki orang asing. Dulu
kalau nggak salah Bank BCA sudah sempat disuntik Sultan Brunei.
Entah jadi atau tidak. Berita-berita ini termasuk rekapitalisasi
kok jarang jadi headline ya? Weird.....

Kebijakan pemerintah dengan membolehkan asing masuk ke kita
sangat berbahaya. Lha wong itu sendi perekonomian penting
kok dimasuki swasta asing. Mbah-nya kapitalis seperti AS ini
juga bikin aturan-aturan yg membatasi orang swasta asing.
Apalagi Jepang. Kalau dulu kan bank asing boleh muncul di kota
besar saja ya? Lha kalau Bank Duta apalagi BCA cabangnya sampai
ke desa-desa terus dikuasai asing kan berarti secara ekonomi
Indonesia nggak eksis. Apalagi bisnis retail juga sudah diserang.
Dulu kecolongan dengan GORO plus satu lagi apa itu ya yg dari Belanda
itu..... Bisa-bisa kita balik lagi jadi bangsa kuli seperti masa kolonial
dulu. Kuli sama petani. Uwis....

Weleh-weleh, tokoh kita sibuk pengen jadi presiden jadi nggak
mikirin kalau secara diam-diam negara kita lagi dijual. Jangan sampai
nasib kita kayak Brazil. Saat ini mereka modal nama doang. Semua
udah milik asing, eh masih ngutang, eh masih kena gonjang-ganjing
ekonomi. Lha nilai tambahnya di mana? Bola doang kali.

Kasihan bener negara kita ini. KKG sibuk jadi tutor ngasuh MS, Christianto Wibisono
sibuk bikin karangan tentang Brutusisme, Ken Arokisme, dan berbagai wawancara
imajiner lainnya. Pakar ekonomi dari univ. pada takut ngomong gara-gara
ketanggor analisis rupiah yg nggak pernah bener. Saat ini semua orang jadi
phobia bicara masalah ekonomi gara-gara pada malu kasus rupiah.
Bahkan milis ekonomi juga ikut bangkrut. Weleh...weleh.... bangkrut bener
deh RI ini. Seperti biasa, any thought? any comment?

Salam,
Eyang Troy
 

Hadeer wrote:

Capres RI ke - 4
Dari PK : K.H. Didin Hafizhuddin
 

----------
> From: FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Partai Keadilan
> Date: 19 Maret 1999 14:26
>
> Gile sepi amat hari ini. Pada ujian ya? Okay lah daripada sepi saya
> bikin orek-orek satu lagi.
>
> PK juga sudah mulai mengeluarkan jurus-jurusnya lewat Anis Matta.


--
               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)
 

Kirim email ke