Keprihatinan Bung Yossy ada benarnya. Kita memang perlu mengingatkan satu
sama lain. Tetapi saya juga perlu memperlihatkan sisi lain, agar kita tidak
terperangkap dalam salah kaprah terus menerus.
Masalahnya adalah kesulitan di Indonesia, tidak cukup hanya diselesaikan
dengan memberikan derma ataupun mengumpulkan sumbangan. Karena itu tak akan
ada habisnya dan juga tidak mendidik. Yang diperlukan adalah lapangan kerja
dan perputaran kembali roda ekonomi. Salah satu diantaranya dengan belanja
produk dalam negeri. Bila semua orang menghemat, dan tidak ada yang
membelanjakan uangnya untuk membeli barang konsumsi maupun barang modal
produksi dalam negeri, dapat dipastikan akan makin banyak karyawan kena PHK.
Jadi logikanya orang kaya Indonesia, harusnya khan malah "diwajibkan"
membelanjakan uangnya di Indonesia, bukannya ikut dianjurkan untuk
menghemat, dan mendepositokan dananya di Bank dan ongkang2 kaki menikmati
riba.
iya apa iya ya ?
Jadi dalam kasus ini barangkali yang dipertanyakan adalah kenapa belanjanya
di Washington DC ya, kenapa nggak di Ambon, Sambas, Kupang dll guna merehab
bangunan yang hancur akibat kerusuhan?
----- Original Message -----
From: Ramadhan Pohan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, March 26, 1999 2:59 AM
Subject: KBRI-JOSSY=KEPRIHATINAN KITA
> Salam!
> Seruan Bung Jossy ini tampaknya serius. Sebelum soal ini melebar jauh dan
> menimbulkan syakwasangka dan keresahan (pasalnya, banyak orang mati
kelaparan,
> mati tak mampu bayar obat di Indonesia).
>
> Minggu lalu saya meliput Seminar Kekerasan dan Pelanggaran HAM Indonesia
di
> The George Washington University, Corcoran Building, DC. Di situ saya
lihat
> puluhan kalangan Tionghoa membuat Kota Amal Solidaritas untuk Korban
Soeharto-
> Rezim Indonesia-- yang dananya diperuntukkan buat pembelian obat-obatan,
> makanan para korban dari Aceh, Ambon dan pelbagai penjuru tanah air.
Terkumpul
> di situ USD 652. Sebuah upaya mulia dilakukan saudara-saudara Tionghoa
> Nasionalis kita. Uang langsung diserahkan lewat Ketua tim Relawan Ita F
Nadia.
>
> Beberapa waktu sebelumnya, saya mendengar sumbangan sejumlah uang dari
> kalangan Nasrani buat Ambon-- demikian juga antisipasi para aktivis IMAAM
> mengumpulkan uang buat para korban Ambon
>
........deleted...