.............
> Logikanya mudah sekali, kalau memang itu simpatisan PDI, sunguh
> tololnya
> mereka mau mencoreng pilihannya apalagi pada saat akbar tanjung
> disana.
.............
Memang sih, seandainya benar mereka itu orang2nya PDI, berarti PDI
isinya adalah orang orang yang tolol yang bisa mencoreng muka partainya
sendiri.
Seandainya hal itu adalah rekayasa Golkar untuk menarik simpati
masyarakat sekaligus mencemarkan nama PDI-P yang dianggap saingan
berat. Berarti Golkar juga tolol, karena berani mempertaruhkan nama
yang memang sudah tercemar. Karena kalau sampai terungkap bahwa Golkar
melakukan rekayasa, maka nama Golkar akan semakin terpuruk sampai
serendah rendahnya.
Seandainya itu adalah ulah Partai lain yang ingin mengacau acara
Golkar sekaligus mencemarkan nama PDI-P, berarti partai itu juga tolol,
karena dengan begitu Golkar akan mendapat simpati meskipun acaranya di
dua tempat di gagal. Hal itu juga nggak akan membuat simpatisan PDI-P
menyeberang ke partainya.
Seandainya kejadian itu merupakan rekayasa kelompok pro-Status Quo
(Pemerintah dan ABRI), mereka juga sangat tolol. Lha nggak gitu aja
namanya sudah tercemar dan tercoreng disana sini, kok masih mau
gambling melakukan rekayasa. Seandainya ketahuan, apa nggak semakin
memperburuk citra status quo yang emang udah buruk..?
Lha kalo gitu, kejadian tersebut mencerminkan bahwa bangsa kita ini
masih dipenuhi dengan orang orang tolol serta ketololan ketololan
konyol yang kadang kadang membikin geli.. trus siapa yang pinter..??
_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com