saya melihat posting seperti itu adalah posting untuk mengcounter atau
sebagai isyu tandingan dari isyu yang sedang beredar saat ini.
maaf kalo saya melihat seperti itu.
hanya saya tidak ingin justru dalam kondisi seperti ini, muncul pemikiran
balas-balasan.
Seharusnya muncul pemikiran, "sebagai kelompok yang memiliki kondisi
mayoritas, maka dia yang harus lebih bertanggung jawab terhadap kondisi
kedamaian di Indonesia ini"
misalkan di Kupang, dengan mayoritas Nasraninya, seharusnya muncul sikap
dna pemikiran "saya harus bertanggung jawab thd kondisi yang ada"
begitu pula misalkan seandainya Islam yang menjadi mayoritas, pemikiran
dan sikap seperti itu yang harus dipegang.
Insya Allah kondisi bakal lebih baik.
kalo yang anda pikirkan adalah kedamaian semu. saya nggak tahu yang
dimaksud seperti apa, dan menekan yang anda katakan itu juga seperti apa
saya kurang faham, tapi kalo prinsip yang saya katakan di atas itu
dipegang oleh semuanya, saya yakin akan ada kedamaian.
mengenai konfirmasi atas berita yang anda terima, dapat saja anda
mengatakan
"adakah rekan-rekan permias yang punya kaset atau MP3 semua da'wah-da'wah
Zaenudin dan rekaman dari Tarmizi dalam acara bla bla bla"
atau
"adakah rekan-rekan permias yang punya salinan atau mp3 da'wah theo
Syafei dalam kasus bla bla bla"
mudah-mudahan mengerti apa yang saya katakan.
wassalam
Yadi
------------
Laboratorium Telematika-Teknik Elektro
Institut Teknologi Bandung
------------
On Wed, 6 Jan 1999, Irwan Ariston Napitupulu wrote:
> In a message dated 1/6/99 8:59:06 AM Eastern Standard Time, [EMAIL PROTECTED]
>
> Waduh bung Yadi, sabar bung....sabar.....:)
> Lha, posting saya kemarin khan dalam rangka minta konfirmasi
> dan bukan dalam rangka menghakimi. Masa sih bahasa Indonesia
> kurang jelas? Coba deh dibaca ulang lagi, benar ngga yg saya
> omongin ini? Saya minta konfirmasi seperti ini khan akan lebih
> baik ke rekan2 saya yg berbeda agama di milis permias ini.
> Kalau saya dapat informasi dari satu sumber doang dan ngga
> check and recheck lagi itu khan malah kurang baik. Bukan demikian?
>
> Sisi positif lainnya dari saya posting khan itu di milis permias adalah
> rekan2 saya yg beragama Islam bisa mengetahui ada informasi/rumors
> seperti apa yg saya dengar. Nah, jadi rekan2 bisa cari tahu kebenaran
> akan informasi tersebut atau pun juga meluruskan dari informasi yg
> salah. Dengan demikian kita bisa sama2 mengerti situasi yg berkembang.
>
> Saya asumsikan rekan2 yg terdaftar di milis permias itu pikirannya
> sudah pada dewasa cara berpikirnya dan ngga gampang disulut2.
> Namanya juga kaum intektual, masa masih bisa dikomporin sih?....:)
> Itu makanya saya postingkannya di milis permias.
>
> Bung Yadi, bagi saya tuh kedamaian tidak ada kalau satu pihak
> atau golongan masih menekan pihak atau golongan yang lain.
> Kedamaian tersebut bagi saya adalah kedamaian semu.
>
> Kalau anda mau mengartikan posting saya tersebut adalah untuk
> memperkeruh suasana, saya mau bilang apa lagi? Silahkan anda
> mau mengartikan apa saja atas posting saya tersebut, tapi yg jelas
> saya sedang cari konfirmasi atas berita/isu yg saya dengar dengan
> tujuan untuk mencari kejelasan berita atau pun menegakkan hukum agar
> tidak terjadi perbedaan perlakuan kalau memang informasi/rumors
> itu benar adanya.
>
> Dalam posting terpisah pun saya juga meminta transkrip atau konfirmasi
> atas ucapan Theo Syafei sewaktu di Kupang.
> Soalnya yg saya dengar Theo menyampaikan tentang ambisi ICMI
> dan sub organisasinya yg bertujuan "meng-Islam-kan" Indonesia.
> Dan tampaknya hal tersebut telah berubah menjadi
> "Theo melecehkan Islam". Padahal kita tahu bersama kalau memang
> benar yg diucapkan oleh Theo Syafei itu adalah soal ICMI khan seharusnya
> tidak ditarik ke agama karena setahu saya ICMI itu adalah organisasi
> dan Islam itu tidak sama dengan ICMI (tolong saya dikoreksi kalau salah).
> Catatan: saya tidak sedang memberikan pernyataan bahwa apa
> yg saya dengar tentang isi ucapan Theo adalah yg benar.
>
> Itulah sebabnya saya ingin kejelasan atau konfirmasi atas informasi2
> yg saya dengar. Dan milis permias saya anggap sebagai salah satu
> alternatif mencari konfirmasi.
>
> Mudah2an bung Yadi sekarang bisa melihat poin saya sekarang.
> Kalau pun anda belum juga bisa melihatnya, ya tidak apa2.
> Tapi yg jelas saya tidak melihat ada salahnya mencari konfirmasi
> atas informasi2 yg belum jelas kepada rekan2 di permias.
> Semakin banyak kita punya informasi2 semakin kita mengenali
> situasi yg ada di sekitar kita.
>
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>