On Thu, 7 Jan 1999, Irwan Ariston Napitupulu wrote:

> Irwan:
> Saya pikir kita sudah saatnya menghilangkan soal mayoritas
> dan minoritas disini. Mari kita bicara atau berpegang pada hukum.
> Kalau hukum mengatakan dilarang orang melecehkan agama orang
> lain, maka hukum itu berlaku tidak hanya untuk minoritas tapi juga
> berlaku untuk mayoritas.

saya setuju dengan penegakan hukum, tapi yang harusdiperhatikan adalah
pelaku dari hukum itu sendiri. Saya melihat sebagai pelaku dengan
kapasitas yang besar itu yang lebih bertanggung jawab dengan pelaksanaan
hukum begitu pula pelaku yang dikatakan minoritas.
(bukan pengertian minoritas tidak menjalankan hukum yang sama).


> Irwan:
> Akan menjadi rentan kalau berkehidupan negara kita sandarkan
> pada keinginan atau niat mayoritas dan bukan kepada hukum.
> Selain itu akan terlihat seperti nasib minoritas tergantung dari
> sikap mayoritas. Ini tidak sehat dan ini tidak benar.
> Sudah saatnya bila kita mau hidup bernegara yg sehat harus
> bersandar pada hukum.

saya mengaris bawahi bahwa seorang kaum mayorits HARUS PUNYA LEBIH
kesadaran untuk menjaga kondisi dan menjalankan hukum tsb.
tanpa kesadaran itu, pada akhirnya ya terjadi istilah penindasan kaum
mayoritas terhadap minoritas, dan itu yang terjadi saat ini.

>
> Irwan:
> Bung Yadi, sampai saat ini saya belum mendapat jawaban
> dari anda yg secara jelas dan tegas mengatakan bahwa hal
> tersebut tidak benar. Karenanya saya asumsikan anda pun
> tidak tahu/yakin akan berita/isu tersebut.

dari bebrapa berita yang saya terima (bukan informsi tarmizi dan zaenudin
yang Bung Irwan sebutkan) kasus Theo itu sedang diproses karena ada Bukti
yang nyata berupa salinan dan rekaman.
Ini adalah nyata, dan kalaupun Bung Irwan masih menanyakan mana dan
bagaimana, mungkin ada baiknya posting mail ke ICMI atau lainnya.

sementara kalo informasi yang anda dengar tentang zainuddin, sepengetahuan
saya selama ini, begitu banyak kaset kaset da'wah dair Beliau yang lebih
banyak pada kemaslahatan dan aqidah umat.

kalo kasus Tarmizi, saya pikir tidak ada nada melecehkan (kalo berita yang
anda terima itu seperti itu) toh memang demikian adanya. apakah anda akan
mengatakan itu salah?


>
> Coba anda renungkan dalam hati, bila ternyata apa yg
> saya dengar itu ternyata benar, bagaimanakah sikap anda
> terhadap hal tersebut?

Silahkan buktikan dulu dan berikan bukti yang lebih akurat.

Saya tidak akan berandai-andai dalam hal yang sensitif seperti ini.

teria kasih

Yadi


>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>

Kirim email ke