menanggapi tulisan bung Yusuf sebelumnya dimana disebutkan bahwa menurut
pemain saham dan Adi Sasono (?), adalah bagus apabila tarif Telkom
dinaikkan, karena dengan demikian maka Telkom akan semakin untung --->
pajak dan dividend untuk negara. Dan juga disebutkan bahwa asumsi pengguna
telepon adalah mereka yang berpenghasilan lebih dari rata2 penghasilan
penduduk (dengan asumsi pengguna 7 juta).

Saya mempunyai argumen tersendiri :
1. Tidak bisakah Telkom meningkatkan penghasilan dan untung dengan tidak
menaikkan tarif ?
misal : peningkatan efisiensi, renegosiasi dengan KSO2, company's
splitting (seperti yang dilakukan Standard Oil, ataupun AT&T beberapa
puluh tahun yang lalu).
2. Apakah dengan menaikkan tarif, untung pasti bisa ditingkatkan ? Dan
kalaupun bisa, berapa persenkah peningkatannya ?
Ada argumen lain yang mengatakan bahwa dengan kenaikan tarif, maka
frekuensi penggunaaan telepon akan berkurang yang leads to reduced
revenues.
3. Berapa frekuensi dan persentase penduduk berpenghasilan rendah dalam
menggunakan jasa telepon ? Apakah memang justified bahwa kenaikan tarif
telepon memang proporsional dengan untung yang akan didapat negara dan
akan dibelanjakan untuk penduduk berpenghasilan rendah yang tidak memakai
telepon ?
4. (yang ini tidak berkaitan langsung) Saya melihat bahwa
pemerintah sekarang ini berusaha mati2an meningkatkan pendapatan dari
pajak dan cukai. Tapi sayangnya pajak yang dikenakan malah bersifat
regresif, dalam artian bahwa pajak tidak langsung ditingkatkan secara
tidak proporsionil (pajak tidak langsung disini adalah PPN, yang sekarang
cakupannya akan diperluas lagi sehingga meliputi barang2 sehari2 yang juga
dipakai oleh mereka yang berpenghasilan rendah), sedangkan pajak langsung
(contoh PPH) tidak diadakan revisi. Sehingga praktis dan sering terjadi
adalah yang berpenghasilan rendah mensubsidi yang berpenghasilan tinggi
(relatively speaking). Contoh ini adalah seperti telepon tadi, bisa2 yang
terjadi adalah rakyat kecil yang menggunakan jasa telepon mensubsidi
perusahaan besar atau individu berpenghasilan tinggi.


Salam,
Ian

Kirim email ke