Panut Wirata Wrote:
>Bung Rosadi dan saudara-saudara yang lain:
> Saya, Panut Wirata, adalah yang mengajak supaya kita berfikir
>kritis dalam menanggapi berita. Khusus tentang berita Theo Syafei dan
>ceramahnya, di milis ini hanya terkirim ulasan berita tentang kasus
>tersebut dan transcript ceramahnyapun tidak di poskan di milis ini.
>Nah dari hanya ulasan/analisa berita ini, ada yang membuat penilaian
>tentang Theo Syafei, bukan tentang ulasan berita itu sendiri. Dalam
>disiplin ilmu pengetahuan, cara ini adalah menggunakan data sekunder.
Percayalah, Anda tidak akan dapat PhD kalau hanya memakai data sekunder;
kalau tinjauan pustaka anda hanya penuh dengan revieuw tanpa juornal
article dari refereed publication.
Percayalah bung Panut.., berita tentang bp. Theo Syafei telah saya
dapatkan jauh sebelum berita tersebut muncul di MILIS ini. Dan
percayalah saya telah banyak mendapatkan informasi yang cukup dapat
dipercaya tentang kebenaran berita tersebut. namun demikian.., saya
berterima kasih atas nasehat-nasehat anda.., paling tidak saya menemukan
seseorang yang jalan pikirannya hampir sama dengan saya dalam menanggapi
sebuah berita.
Panut Wirata wrote:
> Dan percayalah bahwa cara berfikir mau menelan data sekunder,
>tersier dsb (menjadi gosip, rumor, isu, isapan jempol, hasutan) adalah
sumber dari segala macam kerusuhan, kekisruhan dan segala macam
>kekacau-balauan. Dan saya benar-benar kecewa bila anggota Permias
>suka menelan data sekunder, tersier dsb. Kalau yang sudah sampai di
>AS dan sekolah di AS masih gemar bersantap gosip atau termakan gosip,
>dapat di bayangkan bagaimana dengan orang-orang yang kurang beruntung
>mendapat pendidikan tinggi.
Setuju sekali..., kita memang harus berhati-hati dalam menanggapi berita
yang sifatnya menghasut dan gosip belaka, agar kita tidak terjebak dalam
kekisruhan, seperti yang banyak dilakukan oleh media SiaR.., yang banyak
muncul di MILIS ini.....:).
Oh ya.., selain itu, kita juga harus berani mengungkapkan kebenaran
sebuah berita.., berita yang dilengkapi dengan BUKTI NYATA tentunya..,
yang TIDAK SAMA dengan berita isapan jempol.
Panut Wirata Wrote:
> Khusus tentang tanggapan Bung Rosadi terhadap posting saya,
>berikut ini salah satu paragraf dari beliau: "Iya nih..., marilah kita
semua berfikir kritis dalam menanggapi informasi di media
>massa...,selama yang diberitakan itu BUKAN KISDI,bp.Adi Sasono,
>Bp.Habibie,ICMI, dan ormas Islam yang lainnya.
>Kalo beritanya soal bp.Adi Sasono,bp.Habibie,Kisdi dan ormas Islam
>yang lainnya......., ya TIDAK PERLU lah berfikir kritis, terima aja
>beritanya mentah-mentah...nggak perlu diteliti lagi..., SIKAT SAJA
>mereka....:)"
> Saya kira pernyataan Bung Rosadi ini berbau tuduhan diskriminasi
>agama. Bung Rosadi menjadi defensif. Sama sekali tidak ada niat saya
berpraktek diskriminasi agama waktu saya mengajak berfikir kritis.
Saya percaya dengan niat baik anda bung panut. Pernyataan saya itu tidak
khusus saya tujukan kepada anda, ,melainkan sekedar kritik kepada kita
semua.., agar selalu menjunjung tinggi perinsip keadilan dan tidak
"berlebihan" dalam segala hal. kalopun pernyataan tersebut terkait
dengan email anda, itu hanya sekedar kebetulan saja. Namun demikian saya
minta maaf kepada anda, jika saya telah menyebabkan anda gusar dan
tersinggung. maafkan saya bung....
Panut Wrote:
>Dan sejak saya bergabung dalam milis ini kurang lebih dua bulan, yaitu
pada saat Bung Rosadi berpolemik dengan Bung Pattiweal tentang Adi
Sasono, saya memberikan pendapat saya yang netral dengan batasan
>definisi yang saya cantumkan. Tunjukkan mana buktinya bahwa saya
>double standard dan hypokrit dari posting saya yang terdahulu.
Saya tidak pernah mengatakan anda double standar ataupun hipokrit kok..,
anda boleh check di email saya yang terdahulu. Tanggapan anda tentang
bp.Adi Sasono saya akui cukup netral.., hanya saja TIDAK senetral
tanggapan anda terhadap berita bp.Theo Syafei(anda terkesan tidak
"banyak bicara" tentang hal itu). Dan tanggapan anda kepada saya tentang
diskusi racis..Wow..cukup panjang juga ya...walaupun banyak
kesalahpahaman yang terjadi(anda mesti berhati-hati juga lain kali
bung....:)
Pandu Wirata :
> Jadi komentar Bung Rosadi terhadap posting saya adalah salah
>alamat. Dan perlu saya tekankan, saya bergabung dan berpartisipasi
>dalam milis ini sebagai individu, pribadi dan atas nama saya sendiri,
>bukan bagian dari grup atau kelompok. Karena itu bila Anda berkenan
>menanggapi posting saya, silahkan secara khusus ditujukan terhadap
>pendapat saya. Jangan memasukkan saya dalam kelompok apapun dan
>jangan mengaggap saya termasuk dalam suatu kelompok apapun.
Wah...sabar dong bung panut..saya tidak memasukkan anda dalam golongan
manapun juga. Sebagaimana yang anda katakan..anda baru bergabung kurang
lebih 2 bulan di Milis ini(kurang lebih sama dengan saya).., mana
mungkin orang yang "tidak saya kenal" saya masukkan kedalam kelompok
tertentu. Kalopun saya menanggapi email anda itu lewat jalur umum(bukan
JAPRI), karena saya ingin "pesan" yang saya sampaikan itu terbaca oleh
semua rekan di milis permias@ ini..., lagi pula anda kan juga mengirim
email tersebut dengan melalui Permias@.
Akhirnya saya sekali lagi mohon maaf kepada anda atas
pernyataan-pernyataan saya yang membuat anda gusar dan tersinggung.
Bagi saya, diskusi dan debat di milis permias@ ini tak lain hanyalah
sekedar untuk saling bertukar pandangan dan memperluas pergaulan.
Makanya saya tidak terlalu ambil pusing dengan tanggapan rekan lain yang
"kurang ajar" sekalipun..., karena masalahnya kita kan tidak cukup
saling mengenal satu sama lain...,wajar saja kalo terjadi salah paham.
Ok bung panut...sekian dulu dari saya..., mudah-mudahan anda bisa
menerima dengan baik penjelasan saya ini.
Jika anda beragama Islam, saya mengucapkan..:
"SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1419 H...,MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN".
>Terimakasih.
Terima Kasih kembali...:)
>Wasalam,
>Panut Wirata
Wassalam
Mohamad Rosadi
>
>
>
>
>
>
>
>---Johnson Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> > kalau gue sih, om beny dan om theo, gue kutuk walau agamanya apa...
>> > emang gue pikirin? pembunuh dan penyebar fitnah apa sih bedanya?
>idiiih
>> > :-)
>> >
>>
>> ha.ha.ha.... setuju banget..
>> baru kali ini gue seneng banget baca e-mail dari permias.
>> gak cuma bla..bla..bla...teori tinggi tapi praktek nol(jadi inget
>seseorang
>> yang rajin banget nulis e-mail ke milis milis, sampe gue bingung,
>> tuh orang kerjanya memang penulis e-mail profesional kali)
>> tapi bener bener dari hati.
>> mau benny, mau adi sasono, mau liem, mau semuanya kek,
>> kalau salah yah salah. kagak usah dilihat agama, golongan, ras dll.
>> emangnya semua katolik kayak benny ?
>> emangnya semua islam kayak adi sasono ?
>> emang semua keturunan cina kayak liem ?
>>
>>
>> > temen-temen, hipokrit elo-elo itu bikin muak sadar nggak sih
>> > nama kalian keren-keren,baunya barat banget, tapi kelakuan idiih,
>gue
>> > malu :)) kampung...
>> >
>> > smile
>> > dona s
>>
>> ha.ha.ha...nama gue juga bau barat nih...=)...
>> makasih dona s atas kritiknya....=)
>>
>> Johnson Chandra
>>
>
>
>
>_________________________________________________________
>DO YOU YAHOO!?
>Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com