Gimana mas Indi, ini berita akurasinya berapa persen?, kalau memang
benar kok pak Muladi enggak pernah ngomong soal ini dikoran. Menurut
saya berita ini sangat serius, siapapun termasuk 'rajanya setan
sekalipun' kalau mau menghancurkan bangsa ini perlu dilawan (ayo siapa
yang mau ikut saya :). Hanya masalahnya kalau sekedar isu khan cuma
merusak nama baik orang, tapi kalau benar saya kok 'mau marah' juga
yach:).
peace. (yang sangat kesel sama orang yang menghantam rakyat sendiri :)


Indi Soemardjan wrote:
>
> To all,
>
> Please verify if this news is accurate.
>
> I have heard some news in the past about Tommy's and Tutut's involvement
> in providing the fund for these "gangsters' movements".
>
> Anybody cares to add more info?
>
> INDI
>
> ===================
>
> PONTIANAK, Yorrys dan Yapto berencana mengobarkan
> kerusuhan susulan di Kalimantan Barat. Rencana yang disusun di sebuah
> Hotel Bintang 5 di Jakarta itu bocor ke beberapa sejumlah pihak dan
> sampai ke masyarakat Pontianak. Menteri Kehakiman Muladi dikabarkan
> berang setelah mendengar bocoran rencana tersebut.
>
> Setelah sukses membakar Ambon dengan pertikaian antar Agama, kali ini
> Ketua Umum Pemuda Pancasila Yorrys Raweyai dan Yapto Suryosumarno
> kembali dapat pesanan dari Cendana untuk mengobok-obok Kalimantan
> Barat. Sejumlah sumber Siar di Pontianak menyatakan Yorrs dan Yapto
> berencana mengobarkan konflik etnis antara Madura dengan Melayu-Dayak
> di kawasan Singkawang-Pontianak sebagai kelanjutan kejadian Sambas.
>
> Kesuksesan Yorrys dan Yapto di Ambon diduga karena menggunakan
> operator operator preman Ambon yang kebetulan memang sedang bertikai
> antara kelompok Ongky Pieterz dan Milton Natuawakota yang dikenal
> sebagai kelompok Ambon Kristen melawan kelompok Ambon Muslim di bawah
> pimpinan Ongen Sangaji. Dalam hal Kalbar, Yoris dan Yapto kerap
> mengadakan rapat intensif dengan beberapa tokoh preman dan pejabat
> intelejen asal Bakin.
>
> Pada Jumat (2/4) malam Yorrys dan Yapto beserta petinggi intelejen
> ABRI mengadakan rapat guna mendesign skenario kerusuhan di Kalbar.
> Skenario kali ini disusun setelah konflik etnis tersebut ternyata
> tidak menghasilkan konflik agama dan malah justru mulai mereda.
> Menurut sumber SiaR tersebut Tommy dan Sigit Soeharto direncanakan
> terlibat dalam pembiayaan operasi tersebut.
>
> Namun rencana yang akan digulirkan para operator kerusuhan tersebut
> bocor dan didengar Menteri Kehakiman Muladi, yang konon segera
> mengontak beberapa tokoh masyarakat asli Kalimantan Barat di Jakarta.
> Muladi dikabarkan geram pada tindakan para operator politik 'Cendana'
> tersebut.
>
> Seorang kepercayaan Muladi, yang mengaku mantan operator Mbak Tutut
> mengaku membocorkan skenario tersebut. Pria yang mantan redaktur di
> dua majalah ibukota itu mengatakan, "Beberapa elit terutama Muladi
> menginginkan Soeharto dan Tommy diadili sebelum Pemilu agar tidak
> terjadi pemberontakan Rakyat." Menurutnya skenario kerusuhan Kalbar
> itu akan diledakkan di Pontianak dengan mengarahkan ke konflik Agama.
> Tampaknya "track-record" Yorrys dan Yapto makin naik dengan banyaknya
> paket kerusuhan yang dipesan Cendana.

Kirim email ke