Yusuf-Wibisono wrote:

> 3. Yg agak unik, yg di bank-bank, nggak ada yg beneran
>    kakap. Termasuk yg di bank BRI atau BCA. Logikanya,
>    tidak mungkin jalur KKN tidak ada yg lewat BRI
>    atau BCA. (Atau saya yg salah?) Dg kata lain, yg
>    kakap-kakap sudah diambil alih BPPN semua.
>    Padahal dg mondok semua (nyampur) di BPPN, penelusuran
>    KKN jadi lebih rumit dan orang nggak tahu, yg 'merampok'
>    bank x,y,z itu siapa-siapa aja orangnya... Dst.

Kenapa dari BRI? Walaupun di bawah Kamardi Arif corporate loan
mencapai 30-an persen dan di bawah Joko konon mencapai 50 persen
(sebelumnya sebagai bank rakyat loan model gitu cuman 10-an persen),
tetap saja BRI adalah bank rakyat, yang 'mestinya' kemungkinannya
memang lebih kecil. Saya denger justru BRI merupakan satu-satunya bank
yang mampu membuat profit besar di jaman susah ini (sejak 1997). Mungkin
bank-bank yg lain justru lebih pas untuk ditelisik. Atau ane nggak ngerti
kalo ada kasus khusus ya? Makane mbok di-scan, tentu kalo ada waktu....


--
Salam,
Jaya


--> I disapprove of what you say, but I will
    defend to death your right to say it. - Voltaire

               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke