Kenyataan yg tdk bisa diingkari:
sebagian (besar?) dari mereka - pengemudi becak dkk - dan sebagian (besar?)
dari kita ternyata masih doyan 'pepes kosong'.....

RI

> ----------
> From:         Nasrullah Idris[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Friday, June 04, 1999 9:09 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Pengemudi Becak tentang Pepes Kosong
>
>      Kemarin saya ngobrol dengan beberapa pengemudi becak yang berkaitan
> dengan pemilu.
>      Ketika saya tanyakan tentang kampanye, salah seorang pengemudi becak
> menyatakan bahwa kampanye itu terkadang seperti memperebutkan PEPES
> KOSONG.
>      Mereka, sambungnya, begitu antusias berjingkrak-jingkrak,
> berlari-lari,
> atau berdendang-dendang dengan maksud memperoleh isinya yang baru dibuka
> Pasca Pemilu. Tetapi sayangnya, pepes itu kosong. Akhirnya menggerutulah
> mereka. Mereka itu justru kebanyakan dari kalangan miskin.
>      Karena itu, ia tidak antusias mengikuti kampanye. Mendingan cari
> duit.
>
> Salam,
>
> Nasrullah Idris
>

Kirim email ke