Salam Permias,
Berikut saya sampaikan komentar singkat tentang kampanye PDI-Perjuangan dari
seorang ibu. Ada komentar balik?
Jabat erat,
Ahmad Syamil
Toledo, OH
---------- Forwarded message ----------
Date: Mon, 31 May 1999 09:45:44 +0700 (WIB)
From: Sri Suwardhani <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [itb75] kampanye PDI-P
Hari minggu tgl 30/5/99, kebetulan hari Raya Umat Budha, dan dianjurkan
kepada partai2 untuk tidak berkampanye.
Tapi didaerah Bandung yang katanya kampanye berjalan lancar alias
aman alias tidak ada gontok2an, ternyata PDI-P melakukan kampanye (pawai
kendaraan) yang sama sekali "tidak Simpatik". Malahan menurut saya terlalu
brutal, saya bisa bilang brutal, karena saya kebetulan melihat dengan mata
kepala sendiri, sepanjang perjalanan Cimahi-Bandung(Dago).
Kenapa saya bisa bilang brutal??
> Dalam satu sepeda motor, kebanyakan dinaiki oleh tiga orang, satu orang
putri dan duduk ditengah2 antara dua putra, kemudian kaki si putri ini
dinaikkan ke kaki si putra yang didepan (saya sampai ngelus dada...
astagfirullah...bener2 mulai zaman eduan). Dan itu tidak hanya satu
motor, beberapa motor....., padahal di mobil saya bawa dua ponakan
putri., bisa dibayangkan ..kalau yang naik motor itu putra-putri kita??,
dimana moral calon2 penerus bangsa itu.
> Yang kedua, diatas kap mobil yang biasa naik hanya putra2 saja, ini
putra-putri dan dengan bangganya dan sambil melambaikan bendera
kebanggaan PDIP. Tapi yang mengagetkan saya, ternyata putri2 itu
dipegang (dalam posisi dipeluk) oleh kaum putranya, mudah2an itu adik
atau saudara, kalau bukan...????
Dan ada putri yang bak putri ikan duyung dengan stylenya berpose diatas
kap mesin..cckcckcckcck
> Ketiga, sesampainya di Dago..saya bertemu dengan rombongan PDIP yang
konvoi sepeda motor, begitu saya perhatikan memang tidak sevulgar
sepanjang jalan arah dari BDG-Cimahi, tetapi yang menaiki sepeda motor
itu banyak yang masih bayek/piyek alias anak dibawah umur????, masak
kita akan selalu berkomentar..wah kalau ada apa2 yah salah sendiri..,
gimana kalau diantara mereka terselip anak2 temen2 kita sendiri??, anak2
itu kan aset bangsa...saya bener2 prihatin deh
Yang saya ingin tanyakan kepada kader PDIP (mungkin diantaranya ada temen
kita sendiri), bagaimana bangsa kita akan dibawa ke ERA yang lebih maju
atau minimal lebih baiklah dari yang kemarin, kalau untuk mengontrol
massanya saja tidak bisa?? Karena menurut saya "KONTROL ke BAWAH" itu
sangat penting untuk membenahi "BUDAYA" kita yang sudah hancur..cur...cur
berantakan...
wass,
Sri SHPR