Bang Ariston ...... bumi nya masih kelihatan nggak ? ....
Ketinggian ya "terbang" nya .....he....he...
Jatuhnya sakit loh .....

:-)
Hadeer

----------
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: "Mega bukanlah Manajer konflik yang baik"(?)
> Date: 09 Juni 1999 14:54
>
> Weleh, lagi enak2 bobo koq dipanggilin terus nih.
> Ada apa lae Sitorus? Koq pusing amat sih dengan
> istilah  "manajer konflik"?
> Sapa itu yg ngomong? Bung Eep?
> Weleh...weleh....kemarin2 dia juga ngomong kalau
> PDIP  itu bukan partai reformis dan juga pro status-quo.
> Dan pendapatnya itu sudah dibahas oleh seorang kandidat
> doktor politik yg lagi studi di Jepang yg telah dimuat
> di satu media massa, sayangnya saya ngga sempat bookmark
> tulisannya. Penulis tersebut membahasnya dari penggunaan
> istilah dan memperhatikan sikap2 politik PDIP. Ternyata
> pernyataan Eep itu sangat lemah bila dilihat dari segi
> akademis.
>
> Nah, sekarang muncul lagi dengan istilah manajer konflik
> yg baik. Apa pula ini? Ada rekan2 yg bisa nerangin hal ini?
> Yang saya tahu sih di dunia manajemen itu yg dikenal
> adalah istilah management by conflict. Jadi bukan artinya
> manajer konflik.
>
> Kalau mau bicara soal konflik, dimana ada perbedaan
> disitu terbuka terjadinya konflik. Tul ngga?
> Demikian juga dengan PDIP. Semenjak menyatakan
> diri sebagai partai terbuka, maka dengan demikian
> akan berkumpul orang2 yg punya berbagai kepentingan.
>
> Nah, sekarang saya balik ngundang anda dan rekan2
> untuk lebih jeli berpikir dan mengamati.
> Kenapa kira2 PDIP yg katanya banyak konflik itu masih
> tetap seperti sekarang, tidak terpecah belah, tapi
> malah makin besar?
> Trus, coba ngebayangin lagi, seandainya bukan Megawati
> yg memimpin disana, apakah PDIP bisa seperti sekarang
> dengan konflik2 yg ada tersebut?
>
> Bagi saya pribadi, PDIP tetap bersatu seperti sekarang
> bahkan menjadi lebih besar lagi, ditengah konflik2 yg ada
> adalah bukti nyata bahwa Mega adalah tipe pemimpin yg
> dapat mempersatukan. Jadi, sangat cocok untuk kondisi
> Indonesia yg memang banyak perbedaan dan terbuka
> kemungkinan konflik yg tidak kecil.
>
> Kembali soal manajer konflik yg baik. Ini istilah baru apaan sih?
> Kalau ngikutin kalimatnya sih, hmmm.....nominasi paling
> kuat untuk menjabat manager konflik yg baik ya itu dia,
> Soeharto. Konflik2 abis ditangan dia, yg berani punya pendapat
> atau kepentingan berbeda, disikat habis. Sampai2 membuat
> orang jadi malas untuk punya pendapat berbeda.....:)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke