sebenarnya hal-hal yang kita bvicarakan saat ini
apakah yang paling "penting" dan paling "genting" ???.
Saya jadi berpikir sepertinya kita ini NATO saja
KIta mungkin nggak berpikir tentang saudara kita yang sedang kelaparan
entah dimana he he he..
Atawa saudara kita yang sedang "perang" di Aceh atau yang meunggu
referendum di Timtim..

Demi Indonesia Baru yang lebih demokratis

Salam Hormat,


Saut A H S
[EMAIL PROTECTED]
Urban & Regional Planning
Bandung Institute of Technology

On Wed, 9 Jun 1999, Frarev Sitorus wrote:

> Bagaimana dengan bung Jaya..? bang Blucer? bang Irwan? bung Bridwan..?
> bang Madhan..?bang Saut dan bang Ari Tarigan bagaimana nih? mbak
> Yuni...?Bung Nasrullah..? bang Efron..?bung Rosadi...?
> Katanya rakyat Indonesia banyak buta politik...?katanya "Bagaimana
> Indonesia akan maju?".
> :-)
> On Wed, 9 Jun 1999, Hadeer wrote:
> # Ehm....saya diminta bicara nich ...
> # Jadi gini maksud dari pernyataan : "Mega bukanlah manager konflik yang
> # baik" ...............adalah ya memang benar memang Mega bukan lah
> #manager konflik yang baik ......... jadi maksudnya adalah seperti yang
> #tertulis leterlek itu ....... nggak ada maksud lainnya lagi ...... :-)
> Iyaa...saya sudah membaca dari posting di permias kan...maksud Saya bukan
> meminta jawaban " adalah ya memang benar memang Mega bukan lah manager
> konflik yang baik" dari bung Hadeer...tetapi paradigma dari ucapan pak Eep
> S. kan...?Bung Hadeerkan pernah mengatakan kepada Saya bahwa anak ITB itu
> harusnya menjawab sesuatu itu dengan keahlian bukannya asal tembak.
>
> # Orang melayu bilang : Sudah gaharu cendana pula, sudah tahu bertanya
> #pula
> # :-)
> Mungkin kalau bung Hadeer memberikan paradigma dari ucapan pak Eep S.
> kepada Saya...berarti Saya menjadi mengerti alasan mengapa keraguan
> terhadap kepemimpinan mbak Mega tersebut.
> :-)))
> jabat erat
>
> # :-)
> #Hadeer
>
>  ----------
> > > From: Frarev Sitorus <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject: "Mega bukanlah Manajer konflik yang baik"(?)
> > > Date: 09 Juni 1999 10:18
> > >
> > > Saya masih belum mengerti dengan arti dari "Mega bukanlah manajer konflik
> > > yang baik" dari ucapan bapak Eep S.
> > > Mungkin bung Jaya, atau bung Hadeer atau bang Blucer atau bang Irwan,
> > atau
> > >  bang Ari Tarigan atau bung BriDwan atau bang Madhan atau mbak Yuni
> > > ataupun teman milis dapat
> > > menjelaskannya...
> > > :-)
> > > jabat erat
> > > FRAREV SITORUS
> >
>

Kirim email ke