Saya berpendapat jelas bukan mewakili rakyat, mewakili diri saya pribadi. Yang
saya riaukan adalah rakyat yang memilih Mega. Yang aya resahkan adalah suara
yang memilih Mega, jika kebanyakan adalah orang orang yang tidak tahu
sebenarnya Mega, tahunya Mega adalah anak Sukarno, seperti contohnya para
rakyat kecil, tentu saja bisa berabe, karena masa depan mereka dalam jeopardy
termasuk the rest of rakyat Indonesia lainnya yang tidak ikut ikutan memilih
Mega, karena mau tidak mau mereka harus rela berada dibawah kepemimpinan Mega.

Yuni


bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tapi bukan pro status-quo khan...:)


Salam,
bRidWaN


At 10:38 PM 6/8/99 EDT, Irwan Ariston Napitupulu wrote:
>In a message dated 6/8/99 10:36:31 PM Eastern Daylight Time,
>[EMAIL PROTECTED] writes:
>
>> Mba Yuni, bisa anda jelaskan rakyat yang mana?
>>  Hati-hati loh cara-cara lama.
>>  Jangan sok mewakili rakyat kalau tidak tahu benar tentang rakyat.
>
>Irwan:
>Mewakili kelompok Megawati phobia atau ABM (asal bukan mega)
>hehehehe....
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
>


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke