In a message dated 6/9/99 2:29:15 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Saya berpendapat jelas bukan mewakili rakyat, mewakili diri saya pribadi.
> Yang
> saya riaukan adalah rakyat yang memilih Mega. Yang aya resahkan adalah
suara
> yang memilih Mega, jika kebanyakan adalah orang orang yang tidak tahu
> sebenarnya Mega, tahunya Mega adalah anak Sukarno, seperti contohnya para
> rakyat kecil, tentu saja bisa berabe, karena masa depan mereka dalam
> jeopardy
> termasuk the rest of rakyat Indonesia lainnya yang tidak ikut ikutan
memilih
> Mega, karena mau tidak mau mereka harus rela berada dibawah kepemimpinan
> Mega.
>
> Yuni
Irwan:
Dengan kata lain anda ingin mengatakan bahwa anda lebih
tahu banyak tentang Mega ketimbang pemilih2 PDIP.
Hmmm....mungkin karena sikap anda yg seperti ini makanya
anda kemarin2 itu dibilang sok tahu oleh beberapa rekan disini.
Sadarkah anda sebenarnya dalam posting anda terdahulu
itu anda sudah melontarkan satu prasangka yg tidak didukung
oleh bukti atau pun nalar yg cukup?
Kalau anda belum menyadarinya, nanti saya postingkan
disini bagian dari posting anda tersebut. Tapi kalau anda
sudah menyadarinya, baguslah, saya ngga perlu lagi
menunjukkan hal tersebut.
Belajarlah dari kesalahan. Jangan menganggap diri
menjadi orang yg paling hebat dan merasa paling tahu
tentang sesuatu. Di atas awan masih ada langit.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu