Wah, main point saya sebenarnya ini lho:
Orang yg pernah bertanggung jawab utk bangkrutnya PT Danareksa, koq sekarang
jadi mau 'mengadili'nya...........
Bukan dagelan? ya, sudah......

RI

> ----------
> From:         Dody Ruliawan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Wednesday, June 09, 1999 11:32 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: Daftar Pengutang dan BPPN
>
> Saya yakin GMS Jusuf yang di BPPN itu sama dengan GMS Jusuf yang di
> Danareksa. Setahu saya pak Glenn memang ditugasi untuk memperbaiki PT
> Bahana, kemudian PT Danareksa dan sebagainya. Kalau kita lihat memang
> cukup banyak manajer profesional yang ditugasi seperti itu misalnya
> Tanri Abeng, Robby Johan, dan semuanya bukan dagelan bung....
>
> Setahu saya gaji di BPPN itu kecil kalau dibandingkan misalnya dengan
> anggota DPR, atau sangat kecil kalau dibandingkan dengan gaji karyawan
> Prakarsa Jakarta.
>
> Contohnya gaji manajer senior, per bulan gross Rp 4 juta, pajaknya
> rata-rata 13%. Kalau dikurskan ke US $ dengan 1US$ = Rp 8.000,- maka
> netto gaji petinggi BPPN itu sama dengan kurang dari US $ 500,- per
> bulan.
> Termasuk besar ? wah.....gimana ya..... kalau rekan-rekan Permias sih
> saya yakin sudah biasa menghadapi kenyataan di USA bahwa gaji pelayan
> restoran (part time) bisa dapat net US$ 1000,- per bulan, tapi entah
> kalau bagi rekan-rekan di Indo......apakah gaji di BPPN itu termasuk
> besar atau tidak....silahkan dinilai sendiri.....
>
> Salam
> Dody
>
>
> --- Rama Indrayana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Wah menarik juga....
> >
> > ngomong2, bosnya BPPN sekarang (GM Jusuf) apa
> > bukannya bekas bos PT
> > Danareksa (no, urut 102)??
> >
> > kalau benar, apakah ini juga termasuk dagelan konyol
> > di negeri ini?
> >
> > (sebenarnya saya juga bertanya2 mengenai
> > 'profesional2' yg dipercaya
> > mengawaki BPPN - dan dibayar tinggi itu-, siapakah
> > mereka ini? apakah mereka
> > sebelumnya tdk terlibat dlm pengelolaan
> > bank2/perusahaan2 yg ternyata
> > bermasalah tsb?)
> >
> > RI
> >
> > > ----------
> > > From:         Mahendra
> > Siregar[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > > Sent:         Tuesday, June 08, 1999 11:22 PM
> > > To:   [EMAIL PROTECTED]
> > > Subject:      Daftar Pengutang
> > >
> > > Daftar 200 Penghutang Terbesar di Indonesia
> > >
> > > Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Selasa
> > (01/06/1999) telah
> > > mengeluarkan daftar 200 penghutang (debitur)
> > terbesar di Indonesia. 200
> > > Perusahaan tersebut meninggalkan hutang di
> > sejumlah bank, baik itu di
> > > Bank Beku
> > > Operasi, Bank Take Over, Bank Umum yang masih
> > rekapitalisasi maupun Bank
> > > Pemerintah. Ke-200 pemilik perusahaan tersebut
> > telah diminta BPPN untuk
> > > merembuk penyelesaian hutang-hutang tersebut.
> > Berikut daftar 200
> > > perusahaan tersebut:
> > >
> > > ----------deleted---------
> > >
> > > 102. Danareksa, PT
> > >
> > > --------deleted------
> > >
> >
>
> _________________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>

Kirim email ke