Saya kira inilah yang diharapkan kawan-kawan dan seluruh rakyat Indonesia. Proses
Pemilu hanya memastikan siapa yang memimpin, setelah itu mari bangun bersama-sama,
karena tidak mungkin PDIP-PKB-PAN membangun sendiri.
Belajar kepada Demokrat-Republik di US, pada saat Pemilu silahkan sama-sama garang
dan berjuang mencari simpati rakyat. Setelah terpilih sama-sama membangun karena
itu bukan tugas pemenang saja, tetapi tugas semua elemen, terutama para
tokoh-tokoh bangsa untuk bersama-sama dengan tulus membangun untuk dan bersama
rakyat.
Andrew G. Pattiwael wrote:
> Bung Blucer,
>
> yah saya harapkan begitu bung, dan saya harapkan Mbak Mega tidak berputus
> asa dicerca sana sini. Anggaplah ini merupakan suatu masukan yang berarti
> dan dapat dijadikan pedoman untuk berpijak yang lebih bijak tentunya.
> Dan semoga kita bisa berharap, bahwa tidak akan ada lagi ketidak-pastian
> dalam kehidupan di Indonesia lagi, semoga Partai-partai yang kalah (agak
> negatif juga ya kata ini) dapat menerima kekelahan itu dengan lapang
> dada, Mengakui bahwa memang PDIP lah yang dipilih oleh Mayoritas Rakyat,
> dan kalau ingin membentuk oposan, harus dengan kejujuran pula. Semoga
> Amin Rais dan Gus Dur tetap mendukung Megawati.
>
> Untuk Golkar: Mari Berbenah Diri, Bersihkan kotoran yang masih terus
> menempel, mari mandi, cuci semua daki, jigong, jadi Manusia Baru lagi,
> memakai baju baru, celana baru dan sepatu baru, memakai Kopiah baru, dan
> semoga Otak yang lebih cemerlang dan ketabahan serta ketulusan hati yang
> semakin dalam lagi....
>
> Andrew Pattiwael
>
> On Sun, 13 Jun 1999, Blucer Rajagukguk wrote:
>
> > Satu-satu akan mendukung siapa yang didukung rakyat. Jadi yang teriak
> > begini-begitu tentang kepemimpinan Mega padahal Mega sendiri belum memimpin
> > itu termasuk keblinger. Sama-sama kita bantulah untuk kepemimpinannya, entah
> > melalui artikel atau lainnya.