Tapi apakah kita sudah siap bung? Dalam arti apakah setiap elemen
masyarakat kita sudah bisa menerima 'kekelahan' dan 'move on or life on'?
di milist ini kita sudah bisa melihatnya kan...banyak yang tidak dapat
menerima kekalahan.
Sebentar ada lagi yang koment, jangan samakan Indonesia dengan Amerika
atau jangan ngikut-ngikut gaya Amerika. Walau kadang saya ngeliat ini
hanya sebagai trik untuk jangan membandingkan Indonesia karena memang
Indonesia belum mampu.
Dan sepertinya, kekalahan dalam Pemilu di Indonesia selalu diidentikan
dengan 'Dendam' bukannya seperti kata bung itu 'Ikut Membangun'
Semoga kita bisa menghapus tipikal diatas ini.

Andrew Pattiwael



On Sun, 13 Jun 1999, Blucer Rajagukguk wrote:

> Saya kira inilah yang diharapkan kawan-kawan dan seluruh rakyat Indonesia. Proses
> Pemilu hanya memastikan siapa yang memimpin, setelah itu mari bangun bersama-sama,
> karena tidak mungkin PDIP-PKB-PAN membangun sendiri.
> Belajar kepada Demokrat-Republik di US, pada saat Pemilu silahkan sama-sama garang
> dan berjuang mencari simpati rakyat. Setelah terpilih sama-sama membangun karena
> itu bukan tugas pemenang saja, tetapi tugas semua elemen, terutama para
> tokoh-tokoh bangsa untuk bersama-sama dengan tulus membangun untuk dan bersama
> rakyat.
>

Kirim email ke