In a message dated 6/16/99 5:31:43 AM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Yw: Saya mikir-mikir, kalo saya menempatkan diri di posisi PAN:
> Kenapa PAN nggak memantapkan koalisi dg PK dan PPP saja?
> Saya pikir koalisi PAN+PPP+PK ini paling tidak bisa jadi
> solid.
Irwan:
Koalisinya untuk apa?
Khan topik/agenda mendatang yg lagi hangat itu adalah
pemilihan presiden. Kalau PAN+PPP+PK saja yg berkoalisi,
ya kurang dong suaranya. Tapi kalau PAN+PPP+PK+PKB+PDIP
berkoalisi untuk memilih presiden mendatang, itu baru kuat....:)
Nah, kalau nanti dalam sidang2, ya baiknya jangan diomongin
dulu dari sekarang akan berkoalisi. Bagusan berkoalisinya
kasus per kasus. Kalau udah koalisi permanen mah mending
lebur saja dong. Tul, ngga?....:)
Saya masih yakin PAN dalam 5 tahun ke depan akan menjadi
partai besar asalkan mereka tetap konsisten dengan garis perjuangan
mereka saat ini. Saya pun akan mempertimbangkan memilih
PAN pada 5 tahun mendatang asalkan PAN tetap dengan
rencana membentuk negara federalnya. Kalau sekarang, agenda
itu bagi saya kurang cocok karena kondisi masyarakatnya
dan strukturnya belum pas/mendukung untuk membentuk
negara federal. Biarlah 5 tahun ini disiapkan menuju ke sana.
Saya berharap PAN tetap pada garis reformasi dan
dahulukan kedaulatan rakyat.
Jangan biarkan Golkar yg sudah bikin susah rakyat berpuluh
tahun, sudah mengadu domba dengan menggunakan unsur SARA,
dibiarkan memimpin negeri ini. Buat apa dong kemarin2 itu
mahasiswa pada demo, rakyat pada turun bersatu, kalau
akhirnya ke Golkar lagi ke Golkar lagi.
Jangan sia2kan darah yg sudah tertumpah dalam menumbangkan
rejim orde baru.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu