Kemungkinan ikut campur tangan partai boleh-boleh saja, tetapi yang terpenting
rakyat akan menilai apakah wakil rakyat telah dewasa dalam membuat keputusannya.
Seluruh wakil rakyat akan terlihat apakah membela bangsa atau partai atau
individu. Tetapi dengan voting terbuka, seluruh peristiwa menjadi transparan.
Sistem voting tertutup memiliki efek negatif yang lebih banyak dan lebih
berbahaya dari voting terbuka. Money politics serta ancaman bisa saja terjadi,
dan masyarakatpun tidak akan mampu melihat hal ini, karena sistem yang tertutup.

Kurang lebih atas dua metoda tetap ada, tetapi voting terbuka relatif jauh lebih
baik dari voting tertutup.

e-pohan wrote:

> Saya sebagai pribadi lebih setuju dengan sistem tertutup, karena dengan
> sistem terbuka ada kemungkinan ikut campur tangan partai dalam menetukan
> pilihan si wakil rakyat.. hal inilah yang harus dicegah..
>
> Dengan sistem tertutup, pilihan para wakil rakyat tersebut tidak dapat
> diketahui oleh partainya(saya harap demikian), sehingga si wakil dapat
> menyatakan keinginannya yang tentunya harus berdasarkan keinginan rakyat
> yang diwakilinya  tanpa takut diintimidasi atau direcall oleh
> partainya..,jangan lupa bahwa sistem terbuka itulah yang membelenggu
> kebebasan wakil rakyat selama orde baru kemarin.(itu karena mereka takut di
> recall)
>
> Tapi saya juga tidak menutup kemungkinan akan terjadi beberapa keanehan
> apabila sistem tertutup dilaksanakan, oleh karena itu saya berharap sistem
> apapun yang diterapkan nantinya, para wakil kita akan benar-benar membela
> kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau partainya sendiri..
>
> Salam
>
> Ezula
> ----- Original Message -----
> From: Bruce Chan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, June 24, 1999 12:38 AM
> Subject: Satu Orang Satu Suara
>
> > Rekan-rekan terhormat:
> >
> > Sebagaimana diketahui hampir seluruh pihak yang terlibat dalam SU MPR
> > mendatang telah menyatakan kesetujuannya akan sistem "satu orang satu
> suara"
> > dalam memilih presiden dan wakil presiden.
> >
> > Yang tampaknya belum disetujui adalah apakah pemilihan akan terbuka atau
> > tertutup. Sepertinya sebagian besar menyatakan pilihannya akan sistem yang
> > tertutup dengan *alasan* agar benar-benar rahasia.
> >
> > Bagi saya pribadi, sistem terbuka adalah yang saya setujui. Dengan sistem
> > ini kita bisa melihat apakah para wakil kita benar-benar konsekwen
> mewakili
> > aspirasi kita. Sedangkan dengan sistem tertutup kemungkinan-kemungkinan
> aneh
> > sangat mungkin terjadi. Pemilihan sepenting ini seharusnya bisa
> > dipertanggungjawabkan oleh para pemilihnya.
> >
> > Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain, baik yang pro-tertutup atau
> > pro-terbuka?
> >
> > Bruce Chan
> >
> >
> > ______________________________________________________
> > Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> >

Kirim email ke