Siapa yang akan di-voting ?
Megawati atau Habibie ?
Salam,
bRidWaN
At 04:03 PM 6/24/99 -0400, Blucer Rajagukguk wrote:
>Kemungkinan ikut campur tangan partai boleh-boleh saja, tetapi yang
terpenting
>rakyat akan menilai apakah wakil rakyat telah dewasa dalam membuat
keputusannya.
>Seluruh wakil rakyat akan terlihat apakah membela bangsa atau partai atau
>individu. Tetapi dengan voting terbuka, seluruh peristiwa menjadi transparan.
>Sistem voting tertutup memiliki efek negatif yang lebih banyak dan lebih
>berbahaya dari voting terbuka. Money politics serta ancaman bisa saja
terjadi,
>dan masyarakatpun tidak akan mampu melihat hal ini, karena sistem yang
tertutup.
>
>Kurang lebih atas dua metoda tetap ada, tetapi voting terbuka relatif jauh
lebih
>baik dari voting tertutup.
>
>e-pohan wrote:
>
>> Saya sebagai pribadi lebih setuju dengan sistem tertutup, karena dengan
>> sistem terbuka ada kemungkinan ikut campur tangan partai dalam menetukan
>> pilihan si wakil rakyat.. hal inilah yang harus dicegah..
>>
>> Dengan sistem tertutup, pilihan para wakil rakyat tersebut tidak dapat
>> diketahui oleh partainya(saya harap demikian), sehingga si wakil dapat
>> menyatakan keinginannya yang tentunya harus berdasarkan keinginan rakyat
>> yang diwakilinya tanpa takut diintimidasi atau direcall oleh
>> partainya..,jangan lupa bahwa sistem terbuka itulah yang membelenggu
>> kebebasan wakil rakyat selama orde baru kemarin.(itu karena mereka takut di
>> recall)
>>
>> Tapi saya juga tidak menutup kemungkinan akan terjadi beberapa keanehan
>> apabila sistem tertutup dilaksanakan, oleh karena itu saya berharap sistem
>> apapun yang diterapkan nantinya, para wakil kita akan benar-benar membela
>> kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau partainya sendiri..
>>
>> Salam
>>
>> Ezula
>> ----- Original Message -----
>> From: Bruce Chan <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[EMAIL PROTECTED]>
>> Sent: Thursday, June 24, 1999 12:38 AM
>> Subject: Satu Orang Satu Suara
>>
>> > Rekan-rekan terhormat:
>> >
>> > Sebagaimana diketahui hampir seluruh pihak yang terlibat dalam SU MPR
>> > mendatang telah menyatakan kesetujuannya akan sistem "satu orang satu
>> suara"
>> > dalam memilih presiden dan wakil presiden.
>> >
>> > Yang tampaknya belum disetujui adalah apakah pemilihan akan terbuka atau
>> > tertutup. Sepertinya sebagian besar menyatakan pilihannya akan sistem
yang
>> > tertutup dengan *alasan* agar benar-benar rahasia.
>> >
>> > Bagi saya pribadi, sistem terbuka adalah yang saya setujui. Dengan sistem
>> > ini kita bisa melihat apakah para wakil kita benar-benar konsekwen
>> mewakili
>> > aspirasi kita. Sedangkan dengan sistem tertutup kemungkinan-kemungkinan
>> aneh
>> > sangat mungkin terjadi. Pemilihan sepenting ini seharusnya bisa
>> > dipertanggungjawabkan oleh para pemilihnya.
>> >
>> > Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain, baik yang pro-tertutup atau
>> > pro-terbuka?
>> >
>> > Bruce Chan