Kalau begitu diharapkan adanya kedewasaan dari partai, agar si wakil rakyat
tidak meresa terekan dan tidak ada lagi perstiwa recall-recall-lan

Salam

Ezula
----- Original Message -----
From: Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, June 25, 1999 3:03 AM
Subject: Re: Satu Orang Satu Suara


> Kemungkinan ikut campur tangan partai boleh-boleh saja, tetapi yang
terpenting
> rakyat akan menilai apakah wakil rakyat telah dewasa dalam membuat
keputusannya.
> Seluruh wakil rakyat akan terlihat apakah membela bangsa atau partai atau
> individu. Tetapi dengan voting terbuka, seluruh peristiwa menjadi
transparan.
> Sistem voting tertutup memiliki efek negatif yang lebih banyak dan lebih
> berbahaya dari voting terbuka. Money politics serta ancaman bisa saja
terjadi,
> dan masyarakatpun tidak akan mampu melihat hal ini, karena sistem yang
tertutup.
>
> Kurang lebih atas dua metoda tetap ada, tetapi voting terbuka relatif jauh
lebih
> baik dari voting tertutup.
>
> e-pohan wrote:
>
> > Saya sebagai pribadi lebih setuju dengan sistem tertutup, karena dengan
> > sistem terbuka ada kemungkinan ikut campur tangan partai dalam menetukan
> > pilihan si wakil rakyat.. hal inilah yang harus dicegah..
> >
> > Dengan sistem tertutup, pilihan para wakil rakyat tersebut tidak dapat
> > diketahui oleh partainya(saya harap demikian), sehingga si wakil dapat
> > menyatakan keinginannya yang tentunya harus berdasarkan keinginan rakyat
> > yang diwakilinya  tanpa takut diintimidasi atau direcall oleh
> > partainya..,jangan lupa bahwa sistem terbuka itulah yang membelenggu
> > kebebasan wakil rakyat selama orde baru kemarin.(itu karena mereka takut
di
> > recall)
> >
> > Tapi saya juga tidak menutup kemungkinan akan terjadi beberapa keanehan
> > apabila sistem tertutup dilaksanakan, oleh karena itu saya berharap
sistem
> > apapun yang diterapkan nantinya, para wakil kita akan benar-benar
membela
> > kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau partainya sendiri..
> >
> > Salam
> >
> > Ezula
> > ----- Original Message -----
> > From: Bruce Chan <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Thursday, June 24, 1999 12:38 AM
> > Subject: Satu Orang Satu Suara
> >
> > > Rekan-rekan terhormat:
> > >
> > > Sebagaimana diketahui hampir seluruh pihak yang terlibat dalam SU MPR
> > > mendatang telah menyatakan kesetujuannya akan sistem "satu orang satu
> > suara"
> > > dalam memilih presiden dan wakil presiden.
> > >
> > > Yang tampaknya belum disetujui adalah apakah pemilihan akan terbuka
atau
> > > tertutup. Sepertinya sebagian besar menyatakan pilihannya akan sistem
yang
> > > tertutup dengan *alasan* agar benar-benar rahasia.
> > >
> > > Bagi saya pribadi, sistem terbuka adalah yang saya setujui. Dengan
sistem
> > > ini kita bisa melihat apakah para wakil kita benar-benar konsekwen
> > mewakili
> > > aspirasi kita. Sedangkan dengan sistem tertutup
kemungkinan-kemungkinan
> > aneh
> > > sangat mungkin terjadi. Pemilihan sepenting ini seharusnya bisa
> > > dipertanggungjawabkan oleh para pemilihnya.
> > >
> > > Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain, baik yang pro-tertutup atau
> > > pro-terbuka?
> > >
> > > Bruce Chan
> > >
> > >
> > > ______________________________________________________
> > > Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> > >
>

Kirim email ke