Hehehehe........Susah ya menuliskan nama saya ?
Saya menghargai komentar Anda Mas Budi, paling tidak
anda bisa menangkap ide jangka pendek, yang sangat
mudah untuk di-implementasikan segera. Depdikbud tinggal
mengeluarkan Surat Keputusan dalam waktu se-hari, dan
keesokan harinya sudah dapat dilaksanakan.
Tidak seperti sekarang, semua hal-hal 'klasik' seperti
Pembinaan Siswa, Pertemuaan antar Osis, Kegiatan
Seminar, Pembahasan meningkatkan Kwalitas Sekolah dll,
telah dijalankan Pemerintah dg Dana Milyaran rupiah.
Ada hasilnya ? Yang terlihat malah semakin maraknya
Tawuran pada saat ini.
Sekali lagi, Ide ini adalah Ide sederhana, dengan tujuan
jangka pendek, yang mungkin juga dijangka panjang-kan
apabila dikemudian hari pemerintah belum juga menemukan
jalan keluarnya.
Jangan menunggu sampai ada korban lebih lanjut.
Atau mungkin ada Ide yang lebih baik lagi dari Rekan2,
atau dari Tokoh tokoh Pendidikan terkemuka ?
Salam,
bRidWaN
At 12:34 PM 7/27/99 -0700, Budi Haryanto wrote:
>Stop pemakaian seragam sekolah: antisipasi pencegahan tawuran pelajar.
>
>Saya pikir ini adalah gagasan yang brilian untuk dilakukan dalam jangka
>pendek. Selamat buat mas bRidWaN (mainin 'shift' lagi nih..., untuk
>menghormati yang punya nama) atas idenya. Kalau memang pemerintah mau
>mengatasi/mencegah tawuran pelajar ini, ide ini relevan untuk
>diaplikasikan. Lalu diamati selama sebulan, dua bulan, atau beberapa
>saat apa memang frekuensi tawurannya mereda, tetap, atau bahkan
>meningkat. Lalu ditindaklanjuti dengan policy lain yang relevan.
>
>Apa yang dikhawatirkan neng Inta soal jor-jorannya siswa dalam
>berbusana bisa saja dieliminasi dengan policy di tiap-tiap sekolah.
>
>Salam,
>Budi
>bRidWaN wrote:
>>
>> Dasar pemikiran saya hanyalah bahwa pelajar sekolah
>> akan melakukan tawuran bila pada waktu mereka
>> berangkat/pulang sekolah bertemu dengan siswa
>> lainnya yang memakai baju " PUTIH ABU-ABU".....
>>
>> Coba bayangkan jika mereka ketemu di bioskop, toko
>> buku, toko kue, warung tenda atau mall, jika mereka
>> memakai pakaian bebas, pasti mereka tidak akan
>> bertawuran. Iya kan ?
>>
>> Ide ini muncul setelah saya melihat kurang berhasilnya
>> pihak yg berwenang meredam masalah Tawuran ini. Bahkan
>> terkesan semakin menjadi-jadi. Hampir setiap hari !
>>
>> Jangan tunggu korabn menjadi lebih banyak lagi.
>> Jangan tunggu samapi adik/kakak/saudar/tetangga kita
>> yang akan menjadi korabn berikutnya.
>>
>> Salam,
>> bRidWaN
>>
>
>