hmmm....
kita tuh ditipu melulu, sampai sekarang juga masih ditipu
Sejak awal penguasa(baca: militer) memang akan membantai rakyat
Timor-Timur
Kalau pro-integrasi menang, penguasa legitim memburu rakyat
"pemberontak".
Sekarang tapi pro-kemerdekaan menang.
Penguasa lalu membantai rakyat Timor.
Mengapa ?
Kita sejak kecil diajar mengkultuskan negara "kesatuan", bahwa
"kesatuan"
itu memang diperlukan. Kalau tidak, akan terjadi perang saudara.
Apakah yang terjadi sekarang di Timor-Timur perang saudara ?
Milisi yang jelas-jelas dipersenjatai oleh Abri, bisa tetap bebas
berkeliaran.
Jadi seakan-akan terjadi "perang saudara".
Lalu dengan alasan ini, diberlakukan hukum darurat militer.
Padahal yang MEMBANTAI rakyat dengan yang MEMBERLAKUKAN
hukum darurat militer SAMA saja oknumnya.
Lalu rakyat Indonesia (termasuk KITA) dibuat untuk berpikir :
"tuh kan, memang kita harus bersatu. Kalau tidak bersatu, akan terjadi
perang saudara".
Lalu kitapun nurut, diinjak-injak lagi hak kita, demi suatu "persatuan"
yang
semu.
Negara kita sedang dikerjain oleh pihak asing ?
SALAH SENDIRI TUH PENGUASA GOBLOK !!!
SALAH SENDIRI KITA JUGA YANG GOBLOK !!!
Udah tahu pihak asing (tentu) membela kepentingannya sendiri.
Lah tuh penguasa goblok masih aja membantai rakyat.
Kita yang sekolah di luar negeri, masih aja kemakan sama indoktrinasi
pemerintah orde baru.
Mengapa rakyat Timor berontak ?
Mengapa rakyat Aceh berontak ?
Mengapa saya memaki pemerintah ?
Karena pemerintahnya GOBLOK !!!
Cuma mikirin kantong sendiri dan famili !!!
Johnson Chandra