He he he..
Saya cerita sedikit.
Dulu juga pernah ada yang datang untuk kampanye East Timor di American University.
Saya pribadi tidak datang.
Tapi teman saya datang dan melihat presentasi mereka.
Dua hal yang lucu adalah mereka sangat menjelek-2an indonesia sekali.
Dan yang paling lucu setelah presentasi memberikan semacam kotak amal buat sumbangan.
Mentok2nya duit juga..
Tapi banyak yang bilang itulah mereka. Mereka memperjuangan East Timor bukan untuk
kemerdekan. Tapi untuk kepentingan mereka sendiri yang tak lain adalah periuk nasi.
Faran
--
On Thu, 23 Sep 1999 12:25:04 Notrida Mandica wrote:
>Thank you Mas Jeffrey. Bukannya tidak percaya pada seruan anda, hanya saja
>saya punya beberapa rekan di beberapa NGOs sini dan komitmen, visi dan goal
>mereka totally different dengan apa yang saya saksikan di ETAN. Mungkin
>Bang Donald benar bahwa terdapat perbedaan pandangan divisi chapter ETAN.
>
>MUST we be aware and stand up for the Indonesia! Not for the military, not
>for the government but for the People of Indonesia!!!!
>
>salam berjuang!
>
>ida
>
>
>>From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject: Re: CAMPAIGN ETAN-UNFAIR
>>Date: Thu, 23 Sep 1999 08:43:43 EDT
>>
>>Makanya mbak, saya dari dulu kan sudah bilang.
>>Nggak pada ngedengerin sih. Setelah ketanggor
>>kelakuan asli mereka baru pada sibuk.....;)
>>
>>Di mana-mana, yang namanya organisasi luar,
>>akan tidak pernah memperhatikan kepentingan
>>Indonesia. Mereka punya tujuan sendiri. Bila
>>perlu mereka akan menohok Indonesia. Itu sudah
>>jamak, dan tidak perlu kita belajar lagi. Masak
>>kayak ABG yg semuanya mesti dilakukan sendiri baru
>>percaya sama omongan orang.
>>
>>Makanya saya selalu heran kalau lihat kalian
>>kemarin pada ramai-ramai mendukung ETAN. Nah,
>>sekarang bisa ambil pelajaran kan? Semestinya
>>anda-anda tidak perlu memperoleh pelajaran dengan
>>cara susah gitu.
>>
>>Hal yg sama juga demikian dengan rekan-rekan di
>>Jerman itu (PPI Jerman - attn. Dedi Priadi).
>>Meminta Jerman menghentikan penjualan alat-alat
>>perang kepada Indonesia membuat kita akan defense-
>>less. Sudah tahu alat perang Indonesia sudah
>>ketinggalan jaman kok dibeginikan. Coba kalau
>>persenjataan kita modern apa Aussie berani belagu
>>kayak gini? Lihat dong foto kapal perang RI yg dipakai
>>buat evakuasi pengungsi. Di bawahnya pada karatan cing.
>>Tuh cek lagi foto-foto yg di surat kabar, dan teliti
>>kondisi kapalnya. Ingat bung, Indonesia diperintah oleh
>>banyak TNI, tetapi Indonesia bukan negara militerisme.
>>Kekuatan militer tidak mencerminkan bagaimana negara itu
>>dikelola. Indonesia cuman punya 250,000 pasukan (dg 212
>>juta penduduk, suatu perbandingan yg terburuk di dunia),
>>dengan spending AB cuman 1.2% GNP, juga termasuk terendah
>>di dunia, apalagi bila dilihat GNP kita. Aduh memelas
>>banget.... Silakan deh dirunut sendiri kenapa perwiranya
>>pada gendut sementara alat perang memprihatinkan.
>>
>>Kenapa anda tidak menentang dwi fungsi ABRI saja sih?
>>Semua masalah bermuara di situ. Ini yg menjadikan militer
>>menguasai peran politik dan AB jadi satu paket. Alhasil
>>penguasa negeri adalah militer yang mempergendut perut
>>sendiri. Masalah persenjataan sih dibiarkan terbengkelai
>>saja karena merasa aman sebagai negara terbesar di Asteng.
>>Setelah dipermalukan Aussie baru pada nyadar deh.
>>
>>Pokoknya saya sih anti deh kalau ada yg minta-minta
>>pihak luar untuk mengusik Indonesia dari luar, baik
>>dengan masalah uang, persenjataan, bantuan militer, dlsb.
>>Masih banyak cara lain yg dapat dilakukan, dan masih
>>banyak hal lain yg dapat dilakukan.
>>
>>Nah, silakan deh pada ngebenerin berita-berita palsu
>>itu. Sigh...
>>
>>
>>'----------------------------------------------
>>>From: Notrida Mandica <[EMAIL PROTECTED]>
>>>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>>Subject: CAMPAIGN ETAN-UNFAIR
>>>Date: Wed, 22 Sep 1999 22:00:07 PDT
>>>
>>>Dear Permias,
>>>
>>>Kemarin malam, ETAN representative mengunjungi Northern Illinois
>>>University
>>>untuk mencari dukungan bagi East Timor. Sebagai mahasiswa yang mendukung
>>>independence for East Timor, saya sangat kecewa bahwa ETAN menyiarkan
>>>video
>>>tape tentang Indonesia and menjelaskan posisi Indonesia yang beberapa
>>>faktanya tidak akurat.
>>>
>>>Pertama:
>>>Video tape yang dibuat oleh wartawan Australia itu menyebutkan bahwa
>>>Penajajahan Jepang masih lebih baik dari Militer Indonesia di East Timor.
>>>This is factually and morally wrong. Tak ada colonial yang baik apapun
>>>alasannya. Nampaknya representative ETAN, Kristen, tidak mengetahui bahwa
>>>kebiadaban colonial Jepang di Indonesia.
>>>Kelihatan sekali bahwa mereka menghalalkan jenis kebiadaban yang dilalukan
>>>oleh negara lain untuk menghantam Indonesia.
>>>
>>>Kedua:
>>>Masih di video tersebut, Ramos Horta menyatakan bahwa Portugis adalah
>>>penjajah yang baik dan tidak mengganggu orang-orang di East Timor.
>>>Pernyataan ini totally wrong sebab pada masa itu, tahun 1970an Portugis
>>>dipimpin oleh pemerintahan militer otoriter. East Timor telah diperas dan
>>>jarah oleh Bangsa Portugis selama 450 tahun.
>>>
>>>Ketiga:
>>>ETAN menyebarkan selebaran yang meminta peserta untuk mendukung Economic
>>>Sanction and Pemutusan Bantuan untuk Militer. Nampaknya ETAN tidak
>>>berfikir
>>>bahwa mereka hendak menyelamatkan 400.000 orang East Timor tapi tidak
>>>peduli
>>>jika mereka menghabiskan nyawa 180 juta bangsa Indonesia yang lebih dari
>>>setengahnya saat ini telah hidup dalam keminiskinan. Saya sangat setuju
>>>jika bantuan militer dihapuskan.
>>>
>>>Keempat:
>>>ETAN dan video presentasinya menyatakan bahwa Bangsa Indonesia adalah
>>>bangsa
>>>Muslim terbesar di dunia dan mereka membunuh Chatolic di East Timor. Ini
>>>totally wrong sebab konflik East Timor bukan konflik agama. LB. Murdani
>>>adalah Chatolic dan beliau yang menyetujui pengiriman Pasukan Komando di
>>>East Timor. Penduduk Indonesia 85 % beragama Islam dan pemerintahnya
>>>membunuh Rakyat Aceh yang beragama Islam.
>>>
>>>Kelima:
>>>ETAN tidak menjelaskan bahwa kalangan universitas dan intellectual dan
>>>sebagian penduduk Indonesia mendukung kemerdekaan East Timor dan sebagian
>>>besar Rakyat East Timor sekarang mengungsi ke negara Indonesia.
>>>
>>>Kita mengutuk penindasan TNI di East Timor, tapi kita harus berdiri tegak
>>>menjelaskan situasi Indonesia kepada orang-orang yang tidak mengetahui
>>>posisi Rakyat Indonesia!
>>>
>>>salam,
>>>
>>>ida
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>______________________________________________________
>>>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>>
>>______________________________________________________
>>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>>
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
DC Email!
free email for the community - http://www.DCemail.com