Bung Krisnadi,
Saya tidak akan menjawab pertanyaan anda yang terlalu
personal itu. Yang perlu saya tegaskan, saya bukan
tipe orang yang akan lari dari tanggung-jawab untuk
kembali bekerja ke Bappenas (yg kebetulan menangani
"administrasi" biaya pendidikan S-2 saya) setelah
selesai studi saya nanti. Titik.
Saya masih yakin, anda pasti tidak memakai identitas
anda yang asli (maka saya bilang anda banci). Saya
tahu, anda seorang teman saya yang lebih senior di
Bappenas -- yang sangat kecewa kenapa Bappenas tiba2
cuma akan dijadikan setingkat eselon-1, dan tidak lagi
akan menangani proyek2 pembangunan...:(
Karena itu, anda juga tahu banyak sejarah gelap atau
sepak-terjangnya AR di Bappenas, termasuk menyebut
nama Taufik Rahman segala, yang saya tahu pasti tak
banyak orang diluar Bappenas yang tahu siapa Taufik
Rahman itu.
Saya tak akan banyak komentar ttg Alirahman, karena
saya memang baru masuk Bappenas akhir tahun 1993
ketika AR sudah dipindahkan ke Pembantu Asmen bidang
Kemiskinan (Banasmen dari Prof. Mubyarto). Jadi, maaf,
saya memang tak tahu banyak ttg sejarah sepak-terjang
masa lalunya selama dia masih menjabat kepala Biro
Pertanian.
Saya percaya, anda sebagai orang Bappenas yang lebih
senior lebih tahu hal ini. Hanya, dugaan saya, karena
anda saat ini memakai uang OTO-Bappenas untuk studi,
maka anda tidak mau berterus-terang siapa anda
sebenarnya. Jadi, takut, bung Kris.?
Sekian.
Salam,

Priyo Pujiwasono


--- Krisnadi Dayanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bung Priyo yang budiman, saya kira statement saya
> tidak secara tegas menuduh kelompok anda (kel.
> Madani)
> berafiliasi dengan LSM-nya Alirahman (yang saya duga
> bernama Madani). Sudah saya sampaikan bahwa
> informasi
> yang saya posting pun belum tentu benar dan perlu
> diklarifikasi. Kalau anda dan kelompok anda merasa
> terpojokkan serta perjuangan kel. Madani benar-benar
> tulus sebagaimana yang anda kemukakan,
> perkenankanlah
> saya mohon maaf dan menyatakan bangga atas
> keberadaan
> kelompok anda.
>
> Namun ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan
> (maaf
> agak personal):
> Pertanyaannya:
> 1. Apa maksud anda "mantan" staf Bappenas, anda
> keluar, atau dikeluarkan karena aktifitas politis
> (kan
> tidak boleh PN berpolitik) atau hal lain?
> 2. Kalau anda mantan staf Bappenas, gimana pandangan
> anda terhadap sosok AR? Apakah juga sudah sejalan
> dengan perjuangan kel. Madani..!?
> 3. Kalau anda studi S3 di mana S2 anda dan apakah
> juga
> biaya sendiri?  -- saya menduga anda dapet biaya
> dari
> rakyat Indonesia cq. Bappenas. Selesai S2 anda harus
> pulang karena terikat kontrak 2n+1. Namun anda
> diterima di S3 dan tetap tidak mau kembali ke
> Indonesia. Menghindari 'tagihan negara' atas bea
> siswa
> anda lalu anda 'berbaik-baik' dengan kepala OTO yang
> saat itu dipegang Alirohman....!?
> Jangan marah deh yaa, cuma nanya doang.. Tujuan kita
> sama: dapet kabinet yang kredibel dan senantiasa
> melakukan kontrol sosial (habis kagak ada
> oposisi...).
> Salam,
> Kris.


=====

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com

Kirim email ke