In a message dated 11/2/99 8:21:50 AM Eastern Standard Time, [EMAIL PROTECTED]
writes:

> Bung Krisnadi,
>  Saya tidak akan menjawab pertanyaan anda yang terlalu
>  personal itu.

Irwan:
Memang, hal2 yg sifatnya personal sebaiknya dilakukan
via japri saja. Jangan via milis.

Priyo:
>  Yang perlu saya tegaskan, saya bukan
>  tipe orang yang akan lari dari tanggung-jawab untuk
>  kembali bekerja ke Bappenas (yg kebetulan menangani
>  "administrasi" biaya pendidikan S-2 saya) setelah
>  selesai studi saya nanti. Titik.

Irwan:
Weleh, koq kebablasan nyeritain masalah personal?...:)
Dengan anda cerita seperti di atas di milis ini secara
terbuka, maka akan timbul pertanyaan2 yg mengarah
seperti yg ditanyakan oleh bung Krisnadi.
Walau demikian, saya yakin bung Priyo adalah tipe
mahasiswa pejuang. Mumpung kita di AS, kita memang
perlu gali pengetahuan dan pengalaman seluas2nya
agar nanti ketika kembali ke tanah air bisa banyak
berbuat selain untuk kepentingan pribadi juga untuk
kepentingan orang banyak dan bangsa.

Priyo:
>  Saya masih yakin, anda pasti tidak memakai identitas
>  anda yang asli (maka saya bilang anda banci).

Irwan:
Perkataan dan tuduhan anda kasar sekali. Tidak layak
diucapkan oleh seorang berpendidikan seperti anda.
Kita boleh emosi, tapi perkataan perlu dijaga.
Curiga boleh, tapi menuduh sebaiknya jangan.
Kalimat anda di atas termasuk kalimat tuduhan.
Bila anda tidak memiliki data2 yg cukup, sebaiknya
jangan mengeluarkan tuduhan.
Hal yg perlu diperhatikan, untuk mengetahui
seluk beluk Bappenas, tidak mesti orang itu
bekerja di bappenas atau pun mantan
bappenas. Dia bisa saja orang yg punya kawan
karib di bappenas (saya sendiri punya banyak teman
di bappenas), atau pun keluarga yg bekerja
di bappenas, atau wartawan, atau orang
yg tidak punya kaitan apa2 dengan bappenas
tapi tahu soal bappenas atau tokoh2 di bappenas.
Semoga hal ini disadari dari awalnya.

Saya berharap diskusi di milis ini bisa berlangsung
secara sehat. Tunjukan bahwa milis ini memang
benar milis permias@....:)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke