Salam PERMIAS,
Ehm..ternyata 'tau sedikit' tentang peserta resmi SNP '97, jadi 'nyangkut'
ke 'pertentangan terselubung' mas Priyo ('pa kabar nich, mas?) dengan mas
Krisnadi (barusan saya balas email japri anda). Terus terang, saat itu
saya hanya ingin menyakinkan rekan2 PERMIAS, bahwa nama mas Krisnadi memang
tidak tercantum sebagai peserta SNP '97.
Alhamdulilah, mas Krisnadi menghubungi saya langsung via japri, dan
menjelaskan bahwa dia memang hadir di SNP '97 (berarti dugaan saya tidak
salah kan, bahwa anda memang hadir) dan ternyata bukan sebagai peserta.
Menurut pengakuan mas Krisnadi, dia hadir sejak pagi hari hingga malam
hari untuk mengambil titipan yang dibawakan oleh seseorang yang juga hadir
di acara tsb. (wah, enak juga ya, mas Kris, bisa hadir di acara SNP '97
dengan gratis dan kenalan dengan cewek lagi ya..hehehe...just kidding
lho..).
Saya pribadi percaya terhadap penjelasan anda tsb. dan oleh karena itulah,
saya sempatkan untuk menuliskan hal diatas ke Permias@ semata-mata untuk
menyakinkan kesungguhan mas Krisnadi untuk menyumbangkan pemikiran2 anda
demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Namun demikian, saya tekankan,
sebaiknya mas Krisnadi juga menyimak dengan seksama apa yang ditulis oleh
Daeng Ida (Notrida Mandica), karena sepenuhnya saya sependapat dengan alur
pemikirannya tsb.
So, silahkan mas Krisnadi tetap menyumbangkan pemikiran2nya dan jangan
sekalipun terlintas dalam benak anda untuk mengundurkan diri dari forum
Permias@ (seperti yang anda sampaikan kepada saya), karena sekecil apapun
sumbangan anda terhadap PERMIAS, tentu saja harus dihargai oleh PERMIAS.
Tentu saja, pemikiran2 anda yang sangat diharapkan oleh PERMIAS sesuai
dengan kemampuan anda sebagai seorang konsultan (di lingkungan BAPPENAS
lagi..wah hebat tuch, mas!).
Sebagai informasi, sejak awal, Permias@ telah hadir sebagai suatu forum
komunikasi yang bertanggung jawab, dan salah satunya, dibuktikan dengan
kejujuran hati bahwa penulis jujur akan identitasnya dan tentu saja, siap
bertanggung jawab terhadap tulisan2 yang dia 'lahirkan'.
Dan waktu telah lama membuktikan di Permias@ ini, bahwa mereka yang
bertanggung jawab terhadap tulisan2nya tetap eksis sampai saat ini
(sekalipun mereka telah berada di Indonesia) dan yang terutama,
berdasarkan pengalaman, keberadaan mereka diakui sebagai bagian dari
perjalanan sejarah PERMIAS, khususnya Permias@.
Akhir kata, seperti yang dikatakan oleh lae Irwan (Horas, lae!!), "Mari
berdiskusi secara sehat. Buktikan ini milis permias".
Salam hangat dari Pantai Selatan Florida,
M. Dharma Datubara