3 Points Usulan Penyelesaian Konflik kepada Pemerintah

Saya mengusulkan 3 points penting kepada Pemerintah
guna mengatasi konflik dalam negeri yang terus
berlarut-larut dan samasekali tidak kondusif bagi
agenda pemulihan ekonomi nasional yang telah dan
sedang diprogramkan, sebagai berikut:
1. Untuk konflik di Aceh: Sesegera mungkin Pemerintah
harus menarik seluruh kesatuan militer (baik TNI
maupun Polri) dari wilayah Aceh, untuk mencegah makin
banyak timbulnya korban jiwa dari pihak-pihak yang
bersengketa, maupun dari rakyat yang samasekali tak
berdosa.
Konsekuensinya: Pemerintah harus membentuk pasukan
khusus penjaga perdamaian yang anggotanya dapat
direcruit dari pemuda-pemuda Ormas2 Islam (dan bukan
lagi dari kesatuan militer). Misalnya dibentuk pasukan
penjaga perdamaian dengan anggota2 dari kelompok
BANSER-nya NU, atau TPI (Tim Pembela Islam),  maupun
kelompok-kelompok silat dari perguruan silat beraliran
Islam. Pendekatan keagamaan dengan melibatkan kelompok
Ormas2 Islam justru akan lebih efektif menciptakan
perdamaian di Aceh yang mayoritas penduduknya
menjunjung tinggi syariat Islam, daripada tetap
"memaksakan" pendekatan keamanan dengan penempatan
militer seperti di masa lalu.
2. Untuk wilayah Ambon, dan wilayah-wilayah lainnya:
Pemerintah harus menempatkan kesatuan militer khusus
yang keanggotaannya se-NETRAL mungkin serta harus
dapat diandalkan. Bahkan, kalau perlu harus dibuat
garis demarkasi/batas antar kelompok agama yang
bertikai. Kelompok militer ini harus menjaga agar
garis pemisah antar kelompok agama ini tidak
dilanggar. Menyerahkan permasalahan kepada kelompok
yang bertikai untuk menyelesaikan sendiri
permasalahannya bukanlah cara yang tepat dan efektif
untuk meredam konflik dalam waktu yang singkat.
Kecuali, kalau kita (Pemerintah) tega membiarkan
puluhan nyawa menjadi korban setiap hari sampai batas
waktu yang tak tentu.
3. Setelah situasi tenang dan aman dapat dicapai,
barulah Pemerintah bisa memulai negosiasi dengan
seluruh kelompok kepentingan, baik di Aceh, Ambon, dan
daerah lainnya untuk mengupayakan solusi yang optimal.
Singkatnya, ciptakan lebih dahulu suasana aman dan
damai, dengan mengusahakan sekecil mungkin korban
nyawa manusia.

Usulan ini terutama dilandasi oleh naluri kemanusiaan
saya yang "miris" terus2an menyaksikan pertumpahan
darah dan korban jiwa yang tak henti-hentinya terjadi
di tanah air. Tentu ada pro dan kontra atas usulan
ini, tergantung dari sudut pandang kepentingan mana
kita ingin menyelesaikan konflik di dalam negeri.
Percayalah, pertimbangan saya cuma soal rasa
kemanusiaan, tak lebih dan tak kurang.

Salam prihatin,

Priyo Pujiwasono
Washington, DC

------------------------------
Aku menahan air mata
punggungku dingin
tetapi aku mesti melawan
karena aku menolak bersekutu dengan kamu!
Kenapa anarki jalanan
mesti ditindas dengan anarki kekuasaan?
Apakah hukum tinggal menjadi syair lagu disco?
Tanpa pancaindra untuk fakta
tanpa kesadaran untuk jiwa
tanpa jendela untuk cinta kasih
Sayur mayurlah kamu
Dibius pupuk dan insektisida
kamu hanya berminat menggemukkan badan
Tidak mampu bergerak menghayati cakrawala
Terkesima
Terbengong
Terhiba-hiba
Berakhir menjadi hidangan para raksasa
O, akal sehat jaman ini
kerna menolak menjadi edan
aku melawan kamu!..........

(WS Rendra: "Megatruh")
Megat-ruh maksudnya "memutus ruh",
mungkin maksudnya memutus hubungan dengan roh (jahat)
dengan melawan!


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Thousands of Stores.  Millions of Products.  All in one place.
Yahoo! Shopping: http://shopping.yahoo.com

Kirim email ke