From: Dharma Datubara <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, April 08, 2000 12:32
Akhirnya, sepandai-pandainya Eyang Troy alias Jaya alias FNU Brawijaya
menutupi masa lalunya di PERMIAS, ternyata 'Jeffrey' membongkar sendiri
kedok aslinya atawa 'Jeffrey' udah ikut-ikutan "pikun seperti
Eyang"...hmm..masih inget khan kata2 ini..;))
===================================
Taroklah Jeffrey Anjasmara = FNU Brawijaya.
Anda jangan dulu gembira. Lae Irwan saja biasa saja kok.
Seharusnya anda sedih : mengapa anda baru tahu sekarang <saya juga baru
tahu sekarang nih kalau memang itu betul>
Prestasi intelektual seseorang di bidang kerahasiaan tidak hanya
ditentukan :
apakah bisa dibongkar atau tidak <ini sih pemikiran kuno>. Juga berapa lama
rahasia itu bisa
disembunyikannya.
Sedangkan lama tidaknya sebuah rahasia itu tersembunyi tergantung
disain operasional informasi yang dibentuknya. FNU Brawijaya telah
memperlihatkan kelas intelektualitasnya tentang itu.
Saya bicara dari aspek inteleltualitas. Soalnya dilihat dari moral,
etika, atau agama, itu harus dilihat dari sisi apanya.
Yang jelas esensi dari kemampuan FNU Brawijaya dalam hal "Disain
Operasional Informasi" harus anda manfaatkan. Misalkan dalam memproduksi
"Pakaian Tidur Two in One untuk Suami-Istri". Bukankah hal ini saya
pernahusulkan tempo hari. Mas Okki pun mendukungnya.
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu