Elementary ... my dear Watson!
             (The case of not-so-elusive Jeffrey)

     "Prestasi intelektual seseorang di bidang kerahasiaan
      tidak hanya ditentukan: apakah bisa dibongkar atau tidak
      <ini sih pemikiran kuno>. Juga berapa lama rahasia itu
      bisa disembunyikannya.... FNU Brawijaya telah memperlihatkan
      kelas intelektualitasnya tentang itu." -- Nasrullah Idris

Kembali ada bahan yang 'stimulating'untuk menulis di akhir minggu
ini. Kalau ada yang menaruh simpati (atau tepatnya "kasihan" -- I
do!) itu hal yang biasa, karena pada dasarnya di list ini juga masih
banyak orang yang 'baek-baek' (decent,  compassionate, or simply nice
folks), tetapi kalau kemudian ada yang memuji "kelas intelektualitas"
nya ... nah, ini baru berita!

Apa yang bisa dibilang "intelek" dari kemampuan mengganti isi field
"Return Address" di email program yang kita pakai? Semua orang yang
mengerti letak huruf-huruf A-B-C... di keyboard komputer bisa
melakukan ini -- rumor has it, that even Boogie can do better tricks
[Note: Boogie is the legendary and elusive cybermonkey I mentioned in
my high-brows joke on my recent email -- I know, not very many people
get the joke (read again: "Darwin & Cybermonkey Theory " - 8 Mar
2000).

Sebetulnya banyak yang sudah tahu (atau menduga) siapa sesungguhnya
si "Jeffrey Anjasmara" ini. Tetapi seperti sudah saya tulis,
kebanyakan mereka itu "orang baek-baek", jadi tidak terlalu
mempersoalkan masalah ini. Kebanyakan orang lebih tertarik dan
mendasarkan penilain pada materi dan isi tulisan, yang lebih
mencerminkan karakter seseorang, ketimbang isi "return address" nya.
Tentu saja pendapat umum ini akan berubah bila hal-hal diluar
kewajaran dilakukan, kalau identitas palsu/samaran tersebut dipakai
untuk maki-maki kiri-kanan atau kelakuan "jorok" (pinjam istilah Budi
Haryanto), kalau anonimitas [semu] tersebut dimanfaatkan sebagai
'unfair-advantage' (so he can "safely" harass, threaten, and berate
others).

Walau setiap orang punya alasan pribadi mengapa musti
"sembunyi-sembunyi" seperti itu, saya sangat sependapat dengan
pendapat Irwan Ariston: "Toh sekarang sudah jaman reformasi, kenapa
kita masih takut untuk bersuara kalau memang kita yakini apa yang
kita omongkan itu bisa dipertanggung jawabkan dan juga punya tujuan
baik." Selanjutnya Irwan menyarankan 'wayout' yang tidak kalah
menariknya (or 'amusing', to be exact): " Kalau ternyata hal tersebut
memberatkan, saya sarankan sih untuk membuat email baru lagi sekalian
bangun
karakter baru agar tidak bisa dikenali."

Sebetulnya ada cara yang lebih elegan (dan jantan), seperti sudah
saya anjurkan dalam email yang lalu "to tell us who you really are",
atau just make a 'gentle exit' - pelan-pelan lengser atau menghilang
begitu orang lain mulai menunjukkan kecurigaan. It may not be
something to tell home about, but it could save so much face.

Ada beberapa email (japri) yang intinya menanyakan kenapa saya kok
begitu "yakin", sampai berani menganjurkan hal-hal diatas. Well,
sebetulnya saya nggak sampai hati buka rahasia [on the other hand, I
can't tolerate abusive behavior), tetapi karena sekarang sudah
menjadi rahasia umum (siapa 'Jeffrey Anjasmara' ini) - sekarang saya
bisa menunjukkan bagaimana saya tahu dengan pasti. It is very simple,
the clue is out there in the list itself. Anyone can have akses to
the clue. Begini ceritanya:

Dalam setiap email --yang sebetulnya merupakan kumpulan paket-paket
kecil atau 'datagram'-- selalu ada identifikasi dari mana dan mau ke
mana paket email tersebut akan pergi. Sebetulnya tidak beda dengan
menulis address kalau kirim apa-apa lewat pos. Return address
biasanya ada, secara konvensi sebagai alamat pengembalian, kalau yang
dikirim -karena sesuatu hal- tidak sampai alamat yang dituju.
Singkatnya, supaya pembicaraan ini tidak kelewat teknis, di header
email kita selalu ada identifikasi dari mana email tersebut dikirim,
yang sering diberi label sebagai "Originating-IP" [Catatan: "Full
header" ini kadang tidak kelihatan karena 'default setting'nya
begitu, kalau pakai Eudora, tinggal pencet button "Blah-blah" nya].

Apakah "Originating-IP" itu? Ini adalah IP# atau nomor IP (Internet
Protocol), serangkaian angka 'oktet' yang di-assign secara unik pada
setiap mesin yang terhubung ke Internet. IP# di komputer itu kita
bisa tetap (fixed) atau sementara (dynamic). Kalau hubungan itu
"sementara", misalnya dengan cara dial-up yang lazim kita pakai itu,
IP# ini adalah yang di-assign ke port dari terminal server (dial-up
pool) yang kita pakai (apakah itu University dial-up ataupun ISP).

Dibalik satu (atau lebih) nomor telpon untuk dial ke kampus atau ISP
itu ada beberapa ratus (atau ribu, tergantung jumlah pemakai) modem
yang menerima permintaan koneksi. Setiap modem terhubung pada sebuah
IP-port, dengan IP# yang unik diatas. Setiap kali kita kita memulai
hubungan modem, komputer kita mendapat IP# sesuai dengan modem yang
*kebetulan* avaialable. Lebih sering ketimbang tidak, kita mendapat
IP# yang berlainan setiap kali dial. Secara statistik kemungkinan
untuk mendapat IP# yang sama pada dua event dial yang berlainan
sangat kecil, one in a million (angka persisnya tergantung jumlah
modem-port dan jumlah pemakai dial-up). Kalau anda terima dua (atau
lebih) email dengan IP# yang sama, the chance is ... inii datang dari
satu event dialup yang sama -- yang berarti mersin yang sama masih
nyambung ke port yang sama pula. [catatan: Banyak yang nyambung ke
dial-up berhari-hari tanpa redial lagi, apalagi kalau ongkos telpon
dan biaya connect ke ISP/kampusnya tidak dihitung pakai waktu/pulsa.
Fenomena ini dikalangan ISP disebut "camping out."]

Saya harap penjelasan background teknis ini tidak membosankan --ini
short-cut untuk membantu mereka yang tidak terlalu paham aspek teknis
Internet-- but let's get down to the business:

Kita akan melihat kembali ke email lama di Permias-list. kalau
kebnayakan sudah di-delete, arsip yang headernya lengkap juga masih
bisa di ambil di IDS list (untuk subscribed members) dengan mengirim
email ke listserver: [EMAIL PROTECTED], dimana isi dari
emailnya adalah baris-baris: GET IDS LOG9907B dan GET IDS LOG9907C

Berikut adalah summary dari koneksi yang berasal dari IP#
24.29.42.151 secara kronologis (kutipan header yang agak lengkap saya
lampirkan dibawah, meskipun menarik juga membaca kembali isi lengkap
emailnya :-) ...

  (1) 13 Jul 1999 09:52:16 FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
  (2) 13 Jul 1999 10:05:05 FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
  (3) 14 Jul 1999 09:39:48 Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
  (4) 14 Jul 1999 11:34:04 Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
  (5) 14 Jul 1999 12:06:04 FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
  (6) 15 Jul 1999 08:17:24 Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
  (7) 15 Jul 1999 09:20:15 FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>

Menarik sekali kan? bagaimana IP# yang sama (24.29.42.151) bisa
secara berurutan dipakai oleh 2 kali Brawijaya, kemudian 2 kali oleh
Anjasmara (pertama ketika "memperkenalkan diri" di IDS), dan
seterusnya balik-balik diantara keduanya.

Tidak dapat disangkal lagi bahwa ketujuh email diatas berasal dari
koneksi dial-up yang sama ('camping out' di modem-pool milik kampus
RPI), dilakukan memakai komputer yang sama (bahkan Anda bisa tahu
kalau dia pakai Window 95 ... update dong, Jay :-). Secara statistik,
kemungkinan ketujuh email diatas dilakukan dari dial-up event yang
berbeda adalah astronomical - lebih kecil dari kemungkinan orang
kesamber petir. Your Honor, I rest my case!

Closing remarks: You don't have to be a Sherlock Holmes or a super
cyber-sleuth to go around, check the facts, and draw a good
conclusion - but it always nice to be able to say: "Elementary ... my
dear Watson!"

Have a nice weekened,

Moko/
-----

LAMPIRAN: Email-header originating IP# 24.29.42.151, 13-15 Juli 1999

(1)=====================================================================
Received: from rpi.edu (cm-24-29-42-151.nycap.rr.com [24.29.42.151]) by
           ns2.nycap.rr.com (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id JAA14444; Tue,
           13 Jul 1999 09:44:57 -0400 (EDT)
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Tue, 13 Jul 1999 09:52:16 -0400
From:         FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:      Rp 43 Trilyun nguap di Pertamina
X-To:         Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
X-cc:         [EMAIL PROTECTED]

(2)=====================================================================
Received: from rpi.edu (cm-24-29-42-151.nycap.rr.com [24.29.42.151]) by
           ns2.nycap.rr.com (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id JAA19265 for
           <[EMAIL PROTECTED]>; Tue, 13 Jul 1999 09:57:55 -0400 (EDT)
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Tue, 13 Jul 1999 10:05:05 -0400
From:         FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>

(3)=====================================================================
Received: from 24.29.42.151 by www.hotmail.com with HTTP; Wed, 14 Jul
           1999 06:39:48 PDT
X-Originating-IP: [24.29.42.151]
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Wed, 14 Jul 1999 09:39:48 EDT
From:         Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>

Nama/Name                     : Jeffry Anjasmara
Alamat rumah/kampus/kerja     : Rutgers, Bedmisnter, NJ
Nomor telepon/phone's #       :
Alamat permanen & # telepon   : Tidak ada
Email Address[es]             : [EMAIL PROTECTED]
Pendidikan/Education          : S1 (Ekonomi)
Pekerjaan & lembaga           : Swasta
Pengalaman kerja              : 1 tahun

(4)======================================================================
Received: from 24.29.42.151 by www.hotmail.com with HTTP; Wed, 14 Jul 1999
           08:34:04 PDT
X-Originating-IP: [24.29.42.151]
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Wed, 14 Jul 1999 11:34:04 EDT
From:         Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:      Re: Pemakaian Agama untuk Tujuan Politik Tertentu (Label
               Halal-Haram)

(5)======================================================================
Received: from rpi.edu (cm-24-29-42-151.nycap.rr.com [24.29.42.151]) by
           ns2.nycap.rr.com (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id LAA26083 for
           <[EMAIL PROTECTED]>; Wed, 14 Jul 1999 11:58:41 -0400 (EDT)
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Wed, 14 Jul 1999 12:06:04 -0400
From:         FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:      (no subject)

(6)======================================================================
Received: from 24.29.42.151 by www.hotmail.com with HTTP; Thu, 15 Jul 1999
           05:17:24 PDT
X-Originating-IP: [24.29.42.151]
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Thu, 15 Jul 1999 08:17:24 EDT
From:         Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:      Re: Label Halal-Haram)

(7)======================================================================
Received: from rpi.edu (cm-24-29-42-151.nycap.rr.com [24.29.42.151]) by
           ns2.nycap.rr.com (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id JAA21364 for
           <[EMAIL PROTECTED]>; Thu, 15 Jul 1999 09:13:01 -0400 (EDT)
Message-ID:  <[EMAIL PROTECTED]>
Date:         Thu, 15 Jul 1999 09:20:15 -0400
From:         FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]>
Subject:      (no subject)

=========================================================================

Kirim email ke